Marcus Rashford Terseret Sengketa Lahan, Proyek Rumah Mewah Terancam Gagal dan Rugikan Rp300 Miliar!
Asad Arifin | 13 Oktober 2025 20:05
Bola.net - Bintang Barcelona, Marcus Rashford, tengah menghadapi masalah serius terkait proyek pembangunan rumah mewahnya di Inggris. Ia terlibat dalam sengketa tanah yang berpotensi membuat proyek mangkrak dan potensi kerugian hingga Rp300 miliar.
Masalah ini bermula dari proyek ambisius yang digagas Rashford pada 2020. Saat itu, ia membeli sebidang tanah luas di kawasan Cheshire, Inggris, dengan niat membangun hunian permanen bergaya modern. Rumah impiannya dirancang lengkap dengan fasilitas seperti kolam renang dalam ruangan, pusat kebugaran pribadi, taman lanskap, serta area konservasi satwa liar.
Namun, setelah lima tahun berjalan, proyek yang semula disebut sebagai dream home kini berubah menjadi mimpi buruk. Pembangunan tersendat karena berbagai faktor, mulai dari banjir, kenaikan biaya konstruksi, hingga konflik terkait kepemilikan lahan.
Kondisi tersebut membuat proyek berhenti total dan memicu spekulasi publik bahwa Rashford terjebak dalam proyek yang gagal terealisasi.
Sengketa Tanah dan Biaya Proyek yang Melonjak
Rashford diketahui membeli lahan seluas 63 hektare seharga £2,25 juta atau sekitar Rp45 miliar pada tahun 2020. Awalnya, proyek ini diproyeksikan rampung dalam beberapa tahun. Namun, kenyataannya di lapangan jauh dari rencana awal.
Menurut laporan The Sun, perbedaan pendapat dengan pihak kontraktor serta banjir yang berulang menjadi penyebab utama stagnasi proyek tersebut.
Selain itu, penundaan panjang dan perubahan desain bangunan menyebabkan biaya pembangunan membengkak drastis hingga mencapai £15 juta, atau setara Rp300 miliar. Kini, lahan yang seharusnya menjadi rumah mewah Rashford justru tampak terbengkalai, dipenuhi semak belukar dan peralatan berat yang tak lagi digunakan.
Kesaksian Warga dan Respons dari Pihak Rashford

Seorang pemilik lahan pertanian yang berbatasan langsung dengan area proyek Rashford mengungkapkan bahwa dirinya sempat didatangi seseorang yang mengaku mewakili sang pemain dan keluarganya. Orang tersebut disebut tengah menangani persoalan hukum terkait lahan yang masih diperdebatkan.
"Ia bilang ia sedang menangani sengketa tanah. Ada perselisihan tentang berapa banyak uang yang telah mereka bayarkan. Ia bertanya kepada kami tentang kontraktor," kata sumber The Sun tersebut.
"Rumahnya persis di tempat yang berawa. Kami punya ruang bawah tanah dan sampai tahun 2014 kering kerontang, tetapi sekarang kami punya pompa untuk menahan air karena permukaan air tanah sangat tinggi. Jadi, Anda bisa bayangkan rumah sebelah, dua lantai di bawah," imbuhnya.
Sumber: SportsBilble
Klasemen La Liga 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Berapa Kompensasi yang Harus Dibayar PSSI Jika Putus Kontrak Patrick Kluivert?
- 4 Alasan Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026: Termasuk Strategi yang Tidak Efektif
- Eliano Reijnders Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Sang Kakak Ungkapkan Rasa Bangga
- Beginilah Ulasan Media Korea Selatan Tentang Gagalnya Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026
- Sumardji Meluruskan Isu Perpecahan di Timnas Indonesia usai Gagal ke Piala Dunia 2026: Setiap Kalah, Situasinya Sulit
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan jadi Tim Italia Pertama yang Lolos Liga Champions 2026/2027
Liga Italia 18 April 2026, 11:00
LATEST UPDATE
-
Ulang Tahun ke-96, PSSI Pasang Target Lolos ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 19 April 2026, 19:39
-
Klasemen Pembalap WorldSSP 2026
Otomotif 19 April 2026, 19:38
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF U-17 2026
Tim Nasional 19 April 2026, 18:52
-
Live Streaming Juventus vs Bologna - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 19 April 2026, 18:45
-
Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
Otomotif 19 April 2026, 18:43
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00









