Markas Barcelona Kisruh, El Clasico Pindah ke Santiago Bernabeu?
Yaumil Azis | 16 Oktober 2019 22:30
Bola.net - La Liga akan menyajikan pertandingan sengit yang mempertemukan dua klub raksasa Spanyol, Barcelona dan Real Madrid. Partai klasik itu rencananya akan dilangsungkan pada tanggal 26 Oktober mendatang.
Namun ada satu masalah menjelang laga penting tersebut. Belakangan ini, isu kemerdekaan Catalan sedang ramai disuarakan. El Clasico pun dikatakan rentan dijadikan panggung politik oleh kaum elit setempat.
Masalahnya adalah edisi pertama El Clasico musim 2019/20 ini akan digelar di markas Barcelona, Camp Nou. Permasalahan yang terjadi memiliki potensi besar untuk mengganggu laga penting itu.
Karena alasan keamanan, pihak berwenang ingin laga itu dipindahkan ke Santiago Bernabeu. Dengan begitu, Barcelona akan berlaku sebagai tuan rumah pada pertemuan kedua nanti yang digelar tahun 2020.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Permintaan Pemindahan Stadion
Seperti yang dilansir dari Goal International, pihak berwenang disebut telah mengirimkan permintaan pemindahan tempat kepada dua klub bersangkutan. Federasi sepak bola Spanyol, RFEF, pun telah memberi konfirmasi soal itu.
"RFEF telah menerima permintaan dari LFP dan telah memberikan masalahnya kepada Komite Kompetisi, yang sudah melimpahkan situasinya kepada klub," begitu bunyi pernyataan federasi.
"FC Barcelona dan Real Madrid punya waktu sampai hari Senin untuk memberikan respon. Setelah [komentar mereka] diterima dan dianalisis, kompetisi akan membuat keputusan," tandasnya.
Barcelona Buka Suara
Permintaan tersebut datang setelah terjadi bentrokan antara warga lokal Catalan dan polisi belum lama ini. Sementara demonstrasi besar-besaran rencananya akan dihelat pada hari yang sama saat El Clasico berlangsung.
Kerusuhan yang terjadi di tengah kota dipantik oleh hukuman sembilan hingga 13 tahun penjara yang dijatuhkan kepada pemimpin kelompok separatis pada Senin (14/10/2019) waktu setempat. Barcelona sendiri juga memberikan pernyataannya seputar keputusan tersebut.
"Penjara bukanlah solusi. Penyelesaian konflik di Catalonia harus keluar secara eksklusif dari dialog politik," demikian bunyi pernyataan dari klub, seperti yang dikutip dari Goal International.
"Oleh karenanya, klub meminta semua pimpinan politik untuk memimpin proses dialog dan negosiasi untuk menuntaskan konflik ini, yang juga harus memungkinkan pembebasan pemimpin sipil dan politik yang dihukum,".
Komentar Guardiola
Pelatih Manchester City dan eks nahkoda Barcelona, Josep Guardiola, juga angkat bicara soal permasalahan yang terjadi saat ini. Ia memberi dukungan terhadap pergerakan yang terjadi di Catalan.
"Para pemimpin yang dikecam hari ini [Senin waktu setempat] mewakili mayoritas partai politik di Catalonia. Spanyol hidup dalam arus otoriter di mana undang-undang anti-teroris digunakan untuk menuntut perbedaan pendapat," tutur Guardiola.
"Perkelahian ini tak akan berhenti sampai represi dihentikan dan kami menemukan solusi yang damai serta demokratis," tutupnya.
(Goal International)
Baca Juga:
- Kalahkan Mbappe, Lionel Messi Raih Trofi Sepatu Emas Eropa 2019
- Kendall Jenner Lewat, Cristiano Ronaldo Jadi Selebgram Termahal di Dunia
- 6 Hal Penting yang Perlu Diketahui tentang Lionel Messi
- James Milner: Messi Bisa Buat Anda Nampak Bodoh
- Jarang Bermain, Samuel Umtiti Menatap Kesempatan Terbaik di Barcelona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Habis Dihajar MU, Terbitlah Bodo/Glimt: Apa Kata Pep Guardiola?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:19
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
LATEST UPDATE
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
-
Lawan Arsenal, Inter Kebobolan Tiga Gol Terlalu Mudah
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:36
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Malam Gemilang Vinicius Junior, Bungkam Siulan Bernabeu
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:17
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



