Melihat Kembali Tekel-tekel Brutal Sergio Ramos pada Lionel Messi
Afdholud Dzikry | 14 Desember 2019 14:48
Bola.net - Sergio Ramos selama ini dikenal sebagai bek yang tak kenal kompromi. Bagaimana pun caranya, siapa pun lawannya, selama ancaman datang menuju pertahanannya, segala cara akan ia lakukan untuk menghentikannya.
Satu di antara pemain yang kerap bersinggungan dengan Sergio Ramos adalah Lionel Messi. Ramos dan Messi sering berduel saat membela klubnya masing-masing dalam tajuk El Classico, duel yang mempertemukan dua tim besar Spanyol, Barcelona dan Real Madrid.
Messi yang berstatus pemain terbaik dunia serta kepiawaiannya dalam menjebol gawang lawan, membuat Ramos kerap menjegal Lionel Messi.
Baru-baru ini, beredar video di media sosial, beberapa momen permainan kotor Sergio Ramos kepada Lionel Messi. Dalam tayangan tersebut, Ramos seperti sengaja melancarkan tekel yang justru tak mengenai bola.
Seolah-olah Ramos hanya ingin menghentikan laju Messi dalam membawa bola atau mencetak gol. Tak jarang pemain berjuluk La Pulga itu tersungkur hingga mengerang kesakitan setelah bentrok dengan Sergio Ramos.
Kendati demikian, Sergio Ramos menyebut tak ada maksud untuk mencederai Messi. "Hal-hal seperti ini terjadi. Saya tidak bermaksud menangkapnya, tetapi dia membuatnya terlihat buruk, dan tetap di lapangan," ujar Sergio Ramos, seperti dilansir dari Sportbible, Jumat (13/12/2019).
Kagumi Sosok Lionel Messi
Tetapi, di balik duel panasnya dengan Lionel Messi, Ramos ternyata tak enggan memberikan pujian hingga mengagumi sosok Lionel Messi. Ramos justru mengakui Messi merupakan pemain terbaik Argentina.
"Di sepakbola Argentina, mereka tahu betul bahwa Diego Maradona adalah pemain bersejarah yang mengubah Argentina. Tapi bagi saya, Messi adalah yang terbaik," ujar Sergio Ramos.
Kedua pemain rencananya akan berduel saat Real Madrid bersua Barcelona dalam tajuk El Classico, yang dijadwalkan berlangsung Rabu 18 Desember 2019.
El Clasico jilid pertama musim ini sejatinya digelar pada 26 Oktober 2019. Namun, laga tersebut dibatalkan karena situasi politik di Catalunya kala itu sedang memanas.
Sumber: Sportbible
Disadur dari: Bola.com (Penulis: Faozan Tri/Editor: Yus Mei Sawitri)
Published: 13/12/2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Selebrasi Unik Jude Bellingham: Gestur Minum di Bernabeu, Respons Kritik Fans?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:47
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
-
Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
Otomotif 21 Januari 2026, 18:54
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06














