Mengupas Kejayaan Barcelona: Proyek La Masia dan Sentuhan Jitu Sersan Flick!
Richard Andreas | 16 Mei 2025 11:45
Bola.net - Barcelona memastikan gelar juara La Liga 2024/2025 usai menang 2-0 atas Espanyol, dua laga sebelum musim berakhir. Kemenangan ini menandai musim dominan yang tak diprediksi siapa pun pada awal musim.
Sekitar setahun yang lalu, Real Madrid baru saja menjalani musim fantastis dengan menjuarai La Liga dan Liga Champions. Tak hanya itu, Madrid juga merekrut Kylian Mbappe untuk memperkuat tim yang sebelumnya unggul 10 poin atas Barcelona di liga.
Presiden Barca, Joan Laporta, sempat berkomentar soal kedatangan Mbappe: "Sebagai seorang cule, ini bukan kabar baik." Namun ia menegaskan bahwa strategi klubnya lebih pada membangun proyek berbasis pemain La Masia.
Strategi tersebut memang lahir dari keterbatasan finansial, namun Barca punya sejarah sukses bersama pemain-pemain jebolan akademi mereka. Generasi terbaru dari La Masia juga menunjukkan potensi besar yang tak bisa diabaikan.
Sersan Flick, Rekrutan Musim Panas yang Paling Menentukan

Awal musim 2024/2025 menyimpan banyak ketidakpastian bagi Barcelona. Laporta menjanjikan tidak akan ada kekacauan pendaftaran pemain seperti musim-musim sebelumnya, namun Dani Olmo, satu-satunya rekrutan utama, tetap harus absen di laga-laga awal karena masalah pendaftaran akibat keterbatasan gaji.
Hansi Flick langsung mengambil hati para suporter dengan cepat, dengan pendekatannya yang tenang dan menghormati budaya lokal. Ia juga menjalankan tugas media dengan sikap tenang dan percaya diri yang menenangkan. Yang paling penting, ia cepat mendapatkan kepercayaan dari para pemain.
"Dia memang punya sisi seperti seorang sersan," ujar Pedri kepada El Mundo Deportivo, "tapi dia sangat baik dalam berinteraksi dengan pemain. Dia dekat dengan tim, suka berbicara langsung dengan kami."
Persiapan Fisik Lebih Keras, Pembeda di Era Flick

Sebelum memulai musim, Laporta menekankan bahwa tim harus "lebih siap secara fisik" untuk bersaing di empat kompetisi. Di era Xavi, Barca kerap kehilangan intensitas di 15-20 menit akhir laga, yang sering kali membuat mereka kehilangan poin penting.
Namun, berkat kerja keras Flick dan tim pelatih fisiknya, Barcelona mencapai level stamina yang luar biasa. Mereka mampu menekan dan mengganggu lawan hingga peluit akhir pertandingan berbunyi.
"Kami bekerja jauh lebih keras dari sebelumnya, dan itu terlihat di pertandingan," kata Pedri. "Tim tidak menurun setelah menit ke-70 atau 80, kami tetap konsisten secara fisik."
Hal ini terbukti sepanjang musim, ketika Barca sering membalikkan keadaan untuk menang, bahkan saat jadwal pertandingan terasa berat, terutama setelah jeda internasional.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mimpi Besar Eden Hazard: Dari Como, Cesc Fabregas Pindah Melatih ke Chelsea
Liga Inggris 6 Februari 2026, 16:26
-
Prediksi Barcelona vs Mallorca 7 Februari 2026
Liga Spanyol 6 Februari 2026, 11:41
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 6 Februari 2026, 11:28
-
Michael Carrick Tak Mau Terbuai dengan Hasil Bagus Manchester United
Liga Inggris 6 Februari 2026, 10:03
-
Baru Menjabat, Eksperimen Alvaro Arbeloa Bikin Petinggi Real Madrid Gerah
Liga Spanyol 6 Februari 2026, 09:53
LATEST UPDATE
-
Livin Mandiri Akhirnya Pecah Telur di Putaran Kedua Proliga 2026
Voli 6 Februari 2026, 23:47
-
Alejandro Garnacho, Harga 40 Juta Euro, dan Ujian Kesabaran di Chelsea
Liga Inggris 6 Februari 2026, 21:26
-
Hasil Persib vs Malut United: Menang 2-0, Maung Bandung Masih Sempurna di Kandang
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 21:01
-
3 Laga, 3 Kemenangan: Bagaimana Michael Carrick Membalik Nasib Manchester United
Liga Inggris 6 Februari 2026, 20:53
-
TULUS Ramaikan Ramadan di KLBB Festival 2026, Siap Hadirkan Malam Penuh Rasa di GBK
Lain Lain 6 Februari 2026, 20:33
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Persebaya 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 20:27
-
Endrick Meledak di Lyon: Cetak Gol Spektakuler, Jadi Ancaman Baru di Ligue 1
Liga Eropa Lain 6 Februari 2026, 20:27
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Madura United 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 20:22
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Dewa United 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 19:29
-
Liam Rosenior Marah-Marah di Laga Chelsea vs Arsenal, Apa yang Terjadi?
Liga Inggris 6 Februari 2026, 19:29
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Borneo FC 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 19:23
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42



