Mourinho: Panggil Saya The Only One!
Editor Bolanet | 14 Agustus 2012 08:00
- Jose Mourinho mengatakan bahwa julukan The Special One sudah tak lagi cocok bagi dirinya. Mou ingin orang mengenalnya dengan julukan baru: The Only One.
Alasan Mou cukup masuk akal. Mou menunjuk fakta bahwa dia adalah satu-satunya pelatih yang bisa menjadi juara di empat liga berbeda. Mou telah berhasil merajai Liga Portugal, Liga Premier Inggris, Serie A Italia, dan La Liga Spanyol.
DI Inggris, saya dikenal sebagai The Special One. Berkat karunia Tuhan, semua berjalan lancar bagi saya. Saya telah menjadi juara di empat liga. Karena itu, sudah saatnya orang memanggil saya The Only One, ucap Mou kepada stasiun televisi Portugal SIC.
Mourinho menyatakan bahwa dirinya telah memenangkan hampir segalanya di level klub. Dan sepanjang perjalanan yang dilaluinya, Mou mengaku telah belajar untuk mengurangi sikap egois dan arogannya.
Mou mengaku sangat puas ketika bisa mengantarkan menjadi juara. Mou merasakan kepuasan tersendiri karena bisa mempersembahkan trofi untuk klub yang menurutnya sudah 50 tahun tak juara.
Mou lalu menegaskan bahwa tujuannya tetaplah mencari kemenangan buat Real Madrid. Namun Mou mengatakan bahwa dia kini memiliki motif yang berbeda. Jika sebelumnya dia ingin menang untuk memuaskan diri sendiri, kini ia ingin menang untuk membahagiakan orang-orang di sekelilingnya. (mrc/hsw)
Alasan Mou cukup masuk akal. Mou menunjuk fakta bahwa dia adalah satu-satunya pelatih yang bisa menjadi juara di empat liga berbeda. Mou telah berhasil merajai Liga Portugal, Liga Premier Inggris, Serie A Italia, dan La Liga Spanyol.
DI Inggris, saya dikenal sebagai The Special One. Berkat karunia Tuhan, semua berjalan lancar bagi saya. Saya telah menjadi juara di empat liga. Karena itu, sudah saatnya orang memanggil saya The Only One, ucap Mou kepada stasiun televisi Portugal SIC.
Mourinho menyatakan bahwa dirinya telah memenangkan hampir segalanya di level klub. Dan sepanjang perjalanan yang dilaluinya, Mou mengaku telah belajar untuk mengurangi sikap egois dan arogannya.
Mou mengaku sangat puas ketika bisa mengantarkan menjadi juara. Mou merasakan kepuasan tersendiri karena bisa mempersembahkan trofi untuk klub yang menurutnya sudah 50 tahun tak juara.
Mou lalu menegaskan bahwa tujuannya tetaplah mencari kemenangan buat Real Madrid. Namun Mou mengatakan bahwa dia kini memiliki motif yang berbeda. Jika sebelumnya dia ingin menang untuk memuaskan diri sendiri, kini ia ingin menang untuk membahagiakan orang-orang di sekelilingnya. (mrc/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jose Mourinho ke Real Madrid, The Special One is Back!
Liga Spanyol 18 Mei 2026, 15:45
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
LATEST UPDATE
-
Kala Elliot Anderson Menggoda Manchester United di Old Trafford
Liga Inggris 18 Mei 2026, 19:07
-
Dani Carvajal Resmi Berpisah dengan Real Madrid di Pengujung Musim
Liga Spanyol 18 Mei 2026, 18:35
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 18 Mei 2026, 18:14
-
Marcus Rashford itu Cocok untuk Arsenal, Namun Ada Tapinya
Liga Inggris 18 Mei 2026, 17:31
-
Prediksi Chelsea vs Tottenham 20 Mei 2026
Liga Inggris 18 Mei 2026, 17:12
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Malaysia Masters 2026, 19-24 Mei 2026
Bulu Tangkis 18 Mei 2026, 16:47
-
Hansi Flick Buka Suara soal Masa Depan Joao Cancelo di Barcelona
Liga Inggris 18 Mei 2026, 16:38
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13











