Mourinho Tunjukkan Bagaimana Cara Menangani Mbappe dan Bellingham
Gia Yuda Pradana | 20 Agustus 2026 14:06
Bola.net - Jose Mourinho mulai menunjukkan pendekatannya untuk menangani dua bintang terbesar Real Madrid, Kylian Mbappe dan Jude Bellingham. Pelatih asal Portugal itu memahami bahwa pemain elite membutuhkan kebebasan untuk menampilkan kemampuan terbaiknya.
Real Madrid menunjuk Mourinho dengan harapan mental juara kembali menguat setelah dua musim tanpa trofi. Tantangan utamanya adalah menyatukan Mbappe, Bellingham, dan Vinicius Junior agar mampu bermain sebagai sebuah unit yang saling melengkapi.
Dalam wawancara bersama El Chiringuito, Mourinho berbicara mengenai performa Bellingham dan Mbappe di Piala Dunia. Pernyataannya memberikan gambaran mengenai filosofi yang akan diterapkan untuk mengelola pemain dengan karakter serta ego besar.
Mourinho Ingin Bintang Tetap Jadi Diri Sendiri
Mourinho memberikan penilaian tinggi terhadap performa kedua pemain tersebut di Piala Dunia bersama Inggris dan Prancis. Ia menilai tugas pelatih ketika menangani pemain terbaik bukan mengubah karakter mereka, melainkan memastikan kemampuan individu mereka memberikan manfaat bagi tim.
“Apa yang dilakukan Jude Bellingham dan Kylian Mbappe di Piala Dunia sungguh luar biasa. Jude menjalani turnamen yang luar biasa dan Mbappe mencetak sejarah,” ujar Mourinho.
Ia kemudian menyampaikan prinsip yang menjadi inti pendekatannya terhadap pemain bintang. “Ketika Anda bekerja dengan yang terbaik, Anda harus membuat yang terbaik ini mampu, dalam dinamika tim, menjadi diri mereka sendiri. Mereka harus menjadi diri mereka sendiri.”
Mbappe dan Bellingham Butuh Kebebasan
Pernyataan tersebut memperlihatkan perbedaan pendekatan Mourinho dibandingkan pelatih yang terlalu membatasi peran pemain. Ia tetap dikenal sangat disiplin dalam latihan, pola makan, dan tuntutan kemenangan, tetapi memberikan kebebasan lebih besar ketika pemain berada di lapangan.
Pendekatan itu dapat menjadi keuntungan bagi Mbappe dan Bellingham karena keduanya memiliki kemampuan untuk menciptakan perbedaan secara individual. Mbappe membutuhkan ruang untuk memaksimalkan kecepatan dan penyelesaian akhir, sedangkan Bellingham memiliki kebebasan bergerak serta kemampuan memasuki area berbahaya.
Mourinho juga memiliki rekam jejak dalam memaksimalkan pemain kelas dunia. Saat menangani Real Madrid sebelumnya, ia mampu memanfaatkan kekuatan Mesut Ozil dan Cristiano Ronaldo, sementara di Chelsea ia mendapatkan kontribusi besar dari John Terry serta Frank Lampard.
Tantangan Mengembalikan Mental Juara
Real Madrid berharap Mourinho mampu mengembalikan mental juara skuad setelah periode tanpa gelar. Keberhasilannya tidak hanya akan ditentukan oleh taktik, tetapi juga kemampuannya mengelola pemain dengan status bintang besar.
Mbappe, Bellingham, dan Vinicius menjadi pusat proyek tersebut dengan karakter permainan yang berbeda. Jika Mourinho mampu membuat ketiganya memahami peran masing-masing tanpa menghilangkan kebebasan individu, Real Madrid berpeluang tampil lebih solid.
Pendekatan Mourinho kini memberikan gambaran bahwa ia tidak ingin memaksakan para bintang masuk ke pola yang kaku. Ia ingin mereka bermain dengan karakter terbaiknya sekaligus memastikan kualitas tersebut bekerja untuk kepentingan Real Madrid.
Sumber: The Real Champs
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bernardo Silva Akhirnya Merasakan Sendiri Besarnya Identitas Real Madrid
Liga Spanyol 20 Agustus 2026, 11:11
-
Formasi Pertahanan Ideal Real Madrid untuk Awal Musim 2026-27
Liga Spanyol 20 Agustus 2026, 09:12
-
Ambisi Besar Barcelona: Lanjutkan Dominasi Domestik dan Taklukkan Eropa
Liga Spanyol 20 Agustus 2026, 08:56
-
Jose Mourinho Ungkap Percakapan yang Bikin Vinicius Junior Bertahan di Real Madrid
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 15:45
-
29 Menit Yan Diomande, Indikasi Positif untuk Real Madrid
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 14:20
LATEST UPDATE
-
Juventus Jajaki Emerson Palmieri untuk Perkuat Bek Kiri
Liga Italia 20 Agustus 2026, 17:33
-
Prediksi Espanyol vs Real Madrid 23 Agustus 2026
Liga Spanyol 20 Agustus 2026, 17:14
-
Inter Milan Tegaskan Sikap soal Lautaro Martinez, Barcelona Sulit Membajak
Liga Italia 20 Agustus 2026, 17:03
-
Prediksi Inter vs Monza 22 Agustus 2026
Liga Italia 20 Agustus 2026, 16:43
-
Tottenham Bergerak Cepat! Ingin Bajak Savinho dan Omar Marmoush dari Man City
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 16:33
-
Prediksi Hull City vs Man Utd 22 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 16:14
-
Belum Menyerah! Manchester City Siap Ajukan Tawaran untuk Enzo Fernandez
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 16:00
-
Kapan Liverpool Bisa Tuntaskan Transfer Bradley Barcola?
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 15:30
-
Prediksi Arsenal vs Coventry City 22 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 15:00
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 20 Agustus 2026, 14:14
-
Mourinho Tunjukkan Bagaimana Cara Menangani Mbappe dan Bellingham
Liga Spanyol 20 Agustus 2026, 14:06
-
Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
Tim Nasional 20 Agustus 2026, 13:59
-
Hormati Matheus Cunha, Marcus Rashford Tak Minta Nomor 10 di MU
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 13:33
-
Yan Diomande Bisa Bikin Florentino Perez Lupakan Michael Olise
Liga Spanyol 20 Agustus 2026, 13:08
-
Jorge Mendes Gagas Barter Rafael Leao dengan Ruben Dias
Liga Italia 20 Agustus 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
