Pelatih Bayern Munchen Ternyata Punya Jasa Besar Kepada Luka Jovic
Yaumil Azis | 29 Juni 2019 05:16
Bola.net - Penyerang anyar Real Madrid, Luka Jovic, punya hutang budi besar kepada Niko Kovac. Jika bukan karenanya, pria berumur 21 tahun itu mungkin tidak akan pernah merasakan kesempatan tampil di Santiago Bernabeu dalam karir sepak bolanya.
Jovic merasakan pengalaman dilatih oleh Niko Kovac pada musim 2017-2018 lalu, tepatnya saat ia baru berlabuh di Eintracht Frankfurt. Pada musim tersebut, Jovic hanya mampu mencatatkan sembilan gol dan dua assist dari 27 pertandingan.
Kebersamaan itu tidak berlangsung lama, sebab Kovac memutuskan utnuk menukangi Bayern Munchen pada musim berikutnya. Dan saat itu juga, Jovic mulai menunjukkan kualitasnya sebagai calon striker berbahaya di Eropa.
Di tangan Adi Hutter selaku pelatih anyar Frankfurt, Jovic berhasil mencetak 27 gol dan tujuh assist dari 48 penampilan di berbagai kompetisi. Dua gol di antaranya bahkan bersarang di gawang klub raksasa Inggris, Chelsea, pada ajang Liga Europa.
Dilihat dari kedua situasi itu, tentu Adi Hutter yang pantas disebut berjasa kepada Luka Jovic. Pasalnya sejak kepergian Kovac, pemain asal Serbia tersebut mampu menjadi seorang goal-getter yang berbahaya untuk tim lawan.
Tapi Jovic justru menganggap Kovac lah yang membantunya menjadi striker seperti sekarang. Ia mengaku telah dikembalikan ke jalur yang benar oleh pelatih berumur 47 tahun tersebut.
"Kovac membantu saya kembali ke jalur yang tepat," tutur Jovic, yang dulunya juga pernah membela Red Star Belgrade dan Benfica, secara singkat kepada Marca.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Dilatih Sangat Keras
Jovic mengaku ditempa secara keras oleh Kovac dalam satu musim kebersamaannya di Frankfurt. Ia dituntut untuk terus berlatih dan mengeluarkan kemampuan potensi yang semasa itu belum terlihat sama sekali.
"Dia tak membiarkan saya beristirahat satu menit pun di sesi latihan. Dia selalu menuntut lebih dari saya," tambahnya.
"Saya sangat berterima kasih kepadanya. Dia adalah pelatih yang sangat penting dalam karir saya. Dia membuat saya menjadi pemain serta pribadi yang lebih baik," tandasnya.
Kini, publik sedang menantikan aksinya di bawah asuhan Zinedine Zidane pada musim depan. Besar harapannya ia menjadi sosok yang dibutuhkan oleh Real Madrid, bahkan menjadi pemain yang mampu melampaui striker utama saat ini, Karim Benzema.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











