Performa Messi Terancam Menurun Karena Tato?
Rero Rivaldi | 30 Agustus 2017 15:30
Bola.net - - Para pemain sepakbola yang senang menghiasi tubuh mereka dengan tato disarankan untuk berhati-hati. Pasalnya, seorang dokter asal Jerman belum lama ini mengklaim bahwa tato berpotensi mengurangi skill seorang pesepakbola,
Tato dan pemain sepakbola bukan lagi barang baru. Dari tahun ke tahun, semakin banyak pesepakbola yang gemar menghiasi tubuh mereka dengan berbagai macam desain khusus.
Ada yang melambangkan momen khusus ketika menjadi juara, seperti yang dilakukan oleh Sergio Ramos usai Real Madrid memenangkan La Decima di 2014 silam.
Tak sedikit pula pemain yang memiliki makna filosofis di balik tatonya. Seperti bintang anyar , , yang membuat tato khusus untuk menghormati sang ibunda.
Namun meski membuat seseorang nampak keren dan gagah, tato bisa membawah pengaruh buruk pada seorang pemain.
Hal itu diungkap oleh seorang ahli kesehatan asal Jerman bernama Ingo Frobose. Ia mengatakan tato akan membuat proses pemulihan pemain menjadi lebih lama, karena tinta yang melekat pada tubuh bakal menjadi racun.
Bahkan dokter Frobose meminta para klub untuk melarang para pemain mereka menato tubuh.
Saya akan melarang para pemain melakukan tato. Banyak klub yang memperhatikan semua aspek kesehatan para pemain secara detail, namun mereka tak peduli soal ini, tuturnya di The Sun.
Berbagai macam studi menunjukkan bahwa pemain mengalami tiga hingga lima persen penurunan performa usai membuat tato. Kulit adalah organ tubuh terakhir yang melapisi badan kita - namun kita malah meracuninya.
Pemain yang sering disebut sebagai terbaik sepanjang masa, Lionel Messi, sering menato tubuhnya dalam beberapa tahun terakhir. Dan entah ada hubungannya atau tidak, sejak saat itu sinarnya mulai kalah dari rival terbesarnya, Cristiano Ronaldo.
Musim lalu, Messi hanya sanggup membawa Barca menjadi juara Copa del Rey. Sementara Ronaldo, yang tak menato tubuhnya dan berusia dua tahun lebih tua, sukses memenangi Liga Champions dan La Liga usai sebelumnya membawa Portugal juara Euro 2016.
Lebih lanjut dokter Frobose mengatakan bahwa tinta tato bisa diserap tubuh dan masuk ke kelenjar getah bening, yang berpotensi menjadi kanker. Selain itu tato juga bisa mengganggu kerja tubuh dalam mengeluarkan keringat dan mengatur suhu.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
LATEST UPDATE
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











