Perubahan Sikap Lewandowski Jelang Musim Terakhir: Fokus Kontribusi Efektif Ketimbang Durasi Bermain
Richard Andreas | 4 September 2025 10:53
Bola.net - Robert Lewandowski memasuki tahun terakhir kontraknya di Barcelona dengan mentalitas yang telah berubah. Di usia 37 tahun, pemain yang menjadi tulang punggung kesuksesan domestik Barcelona musim lalu kini mengambil pendekatan yang lebih realistis.
Perubahan tersebut sudah terlihat sejak awal musim dimulai. Lewandowski belum pernah menjadi starter di La Liga, sempat mengalami cedera, kemudian tampil sebagai pemain cadangan di dua pertandingan berikutnya.
Namun demikian, striker asal Polandia itu merespons situasinya dengan tenang. Berdasarkan laporan SPORT dalam konferensi pers, Lewandowski menegaskan bahwa perhatiannya tidak lagi tertuju pada durasi bermain, melainkan pada cara memberikan dampak positif bagi tim setiap kali mendapat kesempatan.
Perspektif Baru Lewandowski
Lewandowski menyatakan bahwa cara pandangnya terhadap peran di lapangan telah mengalami transformasi. Ia tidak lagi terpaku pada hitungan menit yang dijalani dalam setiap laga.
"Tahun ini, secara pribadi, saya menyikapi situasi dengan cara lain: Saya tidak terlalu fokus pada jumlah menit bermain, dan saya akan menjalani diskusi sepanjang musim," jelasnya. Striker berusia 37 tahun itu menambahkan bahwa kedalaman skuad Barcelona memungkinkan terjadinya rotasi pemain.
"Saya juga tidak berpikir harus bermain setiap saat: kami punya skuad yang memungkinkan rotasi, dan itu penting. Kadang lebih penting fokus pada kualitas menit bermain daripada kuantitas," ujarnya.
Pernyataan tersebut menjadi konfirmasi bahwa Lewandowski bersedia menerima peran yang lebih adaptif. Efektivitas kini menjadi prioritas utamanya dibandingkan sekadar menjalani pertandingan secara penuh.
Belajar dari Musim Lalu

Penyerang Polandia itu merujuk pada pengalaman musim sebelumnya ketika kondisi fisiknya sempat menurun drastis. Intensitas tinggi dalam banyak pertandingan membuat tubuhnya terkuras dan berujung pada cedera di akhir musim.
"Musim ini, kami akan terus menganalisis kondisi saya. Musim lalu saya bermain banyak laga dengan intensitas tinggi. Ada kalanya saya merasa sangat lelah, dan selain itu saya juga cedera di penghujung musim," ungkapnya.
Pengakuan tersebut menunjukkan perlunya manajemen fisik yang lebih teliti. Kelelahan menjadi kendala utama yang dihadapi Lewandowski, terutama saat memasuki fase krusial kompetisi.
Oleh karena itu, pengaturan ritme sejak awal musim menjadi hal yang vital. Kesadaran ini sejalan dengan ambisi besar Barcelona yang harus mempertahankan performa hingga kompetisi Eropa bergulir.
Tantangan Musim Terakhir di Barcelona
Lewandowski menekankan bahwa kepadatan jadwal akan menjadi ujian yang berat. Waktu pemulihan yang terbatas antar pertandingan menuntut pengelolaan stamina yang lebih bijaksana.
"Kami tahu bahwa ketika Liga Champions dimulai, waktu pemulihan antar pertandingan sangat sedikit, dan penting untuk mengatur kelelahan dengan baik. Saya pikir awal musim ini akan sama sulitnya dengan musim lalu, jadi kami harus siap," tegasnya.
Hansi Flick kini menghadapi tantangan besar dalam menjaga kondisi striker veteran tersebut. Strategi rotasi dan pemilihan timing yang tepat menjadi kunci agar Lewandowski dapat tampil optimal di pertandingan-pertandingan penting.
Meskipun telah berusia 37 tahun, kemampuan Lewandowski masih tidak terbantahkan. Pengalaman dan insting mencetak gol yang dimilikinya tetap dapat menjadi aset berharga Barcelona, khususnya saat memasuki momen-momen menentukan di berbagai kompetisi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Tempat Menonton Drawing Liga Champions Play-Off 2025/2026 Hari Ini
Liga Champions 30 Januari 2026, 16:37
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 30 Januari 2026, 11:15
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Dewa United 1 Februari 2026
Bola Indonesia 31 Januari 2026, 12:48
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs PSIM 1 Februari 2026
Bola Indonesia 31 Januari 2026, 12:43
-
Nonton Live Streaming Persis Solo vs Persib di Vidio - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 31 Januari 2026, 12:34
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 31 Januari 2026, 12:26
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 31 Januari 2026, 12:26
-
Bantah Isu Resign demi MU, Roberto De Zerbi Tegaskan Masih Setia di Marseille
Liga Inggris 31 Januari 2026, 11:52
-
Alex Marquez Diisukan Saling Lirik dengan Red Bull KTM Factory Racing untuk MotoGP 2027
Otomotif 31 Januari 2026, 11:45
-
Efek Domino, Inter Milan Coba Bajak Pemain Liverpool Ini?
Liga Inggris 31 Januari 2026, 11:22
-
Bekuk City dan Arsenal, MU Tidak Boleh Sombong ketika Jamu Fulham!
Liga Inggris 31 Januari 2026, 11:08
-
Fabio Quartararo Angkat Suara Soal Gosip Pindah ke Honda di MotoGP 2027: Banyak Omong!
Otomotif 31 Januari 2026, 10:58
-
Tantang Fulham, MU Dapatkan Satu Tambahan Tenaga
Liga Inggris 31 Januari 2026, 10:42
-
Sedih! Michael Carrick Pastikan Patrick Dorgu Menepi Cukup Lama dari Skuad MU
Liga Inggris 31 Januari 2026, 10:29
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 31 Januari 2026
Voli 31 Januari 2026, 09:44
LATEST EDITORIAL
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30




