Presiden La Liga Kritik Ligue 1: Sepak Bola Bukan Aktivitas yang Berbahaya
Yaumil Azis | 29 April 2020 02:39
Bola.net - Pemberhentian dini Ligue 1 2019/20 tak hanya disoroti publik saja. Presiden La Liga, Javier Tebas, bahkan ikut memberikan kritik pedas terhadap pentas sepak bola tertinggi di Prancis tersebut.
Keputusan pemberhentian Ligue 1 sendiri sebenarnya belum benar-benar resmi. Namun pemerintah setempat telah mengeluarkan larangan menggelar pertandingan sampai bulan September mendatang.
Prancis mengikuti Belanda yang juga melarang digelarnya kompetisi olahraga maupun pentas musik sampai September nanti. KNVB, tak lama setelahnya, langsung menghentikan Eredivisie 2019/20.
Sementara itu, beberapa kompetisi papan atas lainnya seperti Premier League, Serie A, dan La Liga sedang dalam perjalanan untuk menggelar pertandingan lagi. Bahkan Bundesliga rencananya akan bergulir lagi mulai awal bulan Mei ini.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Sepak Bola Tidak Berbahaya
Tebas tidak habis pikir mengapa Prancis memutuskan untuk menghentikan Ligue 1 secara prematur. Sebab baginya, sepak bola bukan aktivitas berbahaya seperti memancing ikan di dalam badai.
"Saya tidak paham mengapa ada ancaman dalam memainkan sepak bola dari balik pintu tertutup, dengan segala tindakan pencegahan, ketimbang bekerja di garis depan, berada di kapal pemancing saat ombak sedang tinggi, dll," ujarnya dikutip dari Goal International.
"Jika sektor ekonomi penting tidak bisa dimulai lagi, dalam sikap aman dan terkendali, mereka bisa berakhir menghilang. Bisa terjadi di sepak bola profesional. Di negara lain, tim sudah mulai berlatih. Itu seharusnya dijadikan contoh," lanjutnya.
Sektor Penting dalam Ekonomi Negara
Tebas meyakini bahwa sepak bola merupakan aspek yang penting dalam perputaran ekonomi di Spanyol. Itulah mengapa semua pihak yang terkait saling membantu agar La Liga bisa kembali digelar seperti sedia kala.
"Di Spanyol, sepak bola adalah pengendara ekonomi penting yang harus kami aktifkan kembali seperti yang lainnya," tambah Tebas.
"Kami terus berfokus pada pengaktifan kembali, dengan sikap yang bertanggungjawab dan mengikuti rekomendasi kesehatan, secepat mungkin," pungkasnya.
Saat ini Barcelona sedang memuncaki klasemen La Liga dengan keunggulan dua poin atas rivalnya, Real Madrid, setelah melalui 27 pertandingan. Zona Liga Champions lainnya dihuni oleh Sevilla dan Real Sociedad.
(Goal International)
Baca juga:
Pencapaian Lionel Messi di Barcelona Dinilai Mustahil Disalip, Sepakat?
Soal Liga Domestik Lanjut atau Tidak, UEFA Tetapkan Deadline 25 Mei
Barcelona Mulai Bergerak Dekati PSG untuk Rekrut Marquinhos
Barcelona Bermanuver untuk Transfer Andre Onana
Ini Rahasia Lionel Messi Jago Free Kick: Bikin Engkel Jadi Menekuk Seperti Keseleo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Barcelona Inginkan Joao Pedro, Chelsea: Maaf, Gak Dulu!
Piala Dunia 20 Juli 2026, 11:00
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












