Pro Kontra Penunjukan Zidane Sebagai Pelatih Anyar Madrid
Editor Bolanet | 5 Januari 2016 13:22
Didepaknya Benitez tak lepas dari serangkaian kesalahan yang dilakukan mantan pelatih Valencia itu. Kekalahan memalukan dari Barcelona pada laga El Clasico di Santiago Bernabeu hingga keteledoran di Copa del Rey nampaknya sudah mengikis habis kesabaran para petinggi Madrid. Akhirnya, karir Benitez bersama Los Blancos diputus ketika Cristiano Ronaldo cs ditahan imbang Valencia akhir pekan lalu.
Usai kepergian Benitez, penunjukan Zidane sebagai pelatih Interim Real Madrid tak lantas menyelesaikan riak masalah. Sekalipun banyak yang memberi dukungan, tetapi ditunjuknya Zidane disebut sebagai perjudian besar. Bagaimana kesimpulan ini bisa diambil dan mana pendapat yang lebih kuat, ada baiknya kita melihat track record Zidane.
Sebagai seorang pemain, kualitas Zidane tidak perlu meragukan lagi. Ia menjadi pahlawan Prancis saat Les Blues menjuarai Piala Dunia 1998. Sebagai pemain ia juga pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia melalui penghargaan FIFA Ballon d'Or tahun 1998. Selama Enam tahun berkarir di Santiago Bernabeu, Zidane nyaris menyabet semua gelar yang tersedia bagi El Real, mulai dari gelar La Liga sampai Gelar Liga Champion. Hanya trofi Copa Del Rey yang gagal ia persembahkan bagi tim ibukota Spanyol tersebut.
Pengetahuannya mengenai seluk beluk Real Madrid semakin bertambah setelah ia diminta menjadi penasehat Florentino Perez pada tahun 2010. Setahun kemudian ia mendapatkan promosi dari Perez untuk menjadi direktur Olahraga Real Madrid hingga tahun 2014. Meski ia mengenal dengan baik seluk beluk Real Madrid, namun banyak pihak yang meragukan kapasitas Zizou yang minim jam terbang dalam dunia kepelatihan.
Karir kepelatihannya dimulai pada tahun 2013, dimana ia ditunjuk untuk menjadi bagian dari staff kepelatihan Real Madrid sebagai asisten pelatih Carlo Ancelotti. Bersama Ancelotti, ia sukses mempersembahkan Trofi La Decima untuk kubu Los Blancos dan Trofi Copa Del Rey.
Satu tahun berselang ia diminta untuk menangani Real Madrid Castilla yang terdegradasi dari Segunda Division ke Segunda Division B. Di tahun pertamanya sebagai pelatih Castilla, ia hanya mampu membawa Enzo Zidane dkk finish di peringkat 6 Segunda Division B. Musim ini prestasinya cukup membaik, di mana sampai awal Januari 2016 ini Real Madrid Castilla berada di peringkat dua klasemen Segunda B Group 2, terpaut empat poin dari sang pemuncak klasemen .
Meski mengalami tren peningkatan dalam karir kepelatihannya di Castilla, namun pengalaman itu tidaklah cukup untuk membesut tim sebesar Real Madrid. Apalagi Zidane belum sekalipun membesut sebuah tim utama yang bermain di kompetisi tertinggi di Spanyol maupun di Eropa.
Selain minim pengalaman, Zidane juga mendapat tekanan yang berat untuk membesut Los Blancos di sisa musim ini. Zidane dihadapkan dengan bayang-bayang pemecatan di akhir musim apabila ia tidak mampu memberikan trofi bagi El Real di akhir musim ini.
Saat ini hanya ada dua trofi yang tersisa untuk didapatkan Madrid di akhir musim, yaitu Trofi Liga Champions dan Trofi La Liga. Di babak 16 besar Liga Champions, Madrid sudah ditunggu AS Roma pada bulan Februari nanti, sedangkan di La Liga ia harus membawa Cristiano Ronaldo dkk memangkas selisih empat poin dari sang pemuncak klasemen sementara Atletico Madrid.
Bagaimana pendapat anda Bolaneters? Apakah penunjukan Zinadine Zidane sebagai pelatih anyar Madrid adalah keputusan yang tepat? Silahkan berikan pendapat anda pada kolom komentar.[initial]
Baca Juga:
Jadi Pelatih Madrid, Zidane Langsung Ingin Pulangkan Casillas
Ini Alasan Madrid Tunjuk Zidane
Beckham: Zidane Yang Terbaik Untuk Latih Madrid
Gantikan Benitez, Zidane Langsung Ingin Juara
Perez: Tak Ada Yang Tak Mungkin Bagi Zidane
Zidane, Prancis Pertama Tangani Real Madrid
Hubungan Zidane dan Ronaldo Tak Terlalu Bagus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











