Real Madrid Ahlinya Menjual Pemain Bekas dengan Harga Tinggi, Ini Buktinya!
Richard Andreas | 18 Juli 2019 10:20
Bola.net - Real Madrid punya reputasi khusus perihal menjual pemain dengan harga tinggi pada beberapa bursa transfer terakhir. Los Blancos memang doyan membeli pemain mahal, tetapi bukan berarti mereka tidak bisa menjual.
Pada era pertama Zinedine Zidane, kurang lebih empat tahun lalu, Madrid terbukti lebih sering mendatangkan pemain muda dengan harga murah. Pun, Marca menyebut bahwa Madrid pintar menjual pemain di atas nilai pasar.
Sejak 2013/14, dengan penjualan Mesut Ozil, Gonzalo Higuain, Raul Albiol, Jose Callejon , dan Pedro Leon, El Real mampu melepas pemain di atas market value alias nilai pasar mereka. Bisnis yang cerdas untuk raksasa Eropa itu.
Melihat data Transfermarkt, Madrid mendapatkan untung sekitar 20 juta euro dari pendapatan yang seharusnya pada musim 13/14 itu. Penjualan Higuain merupakan yang paling tinggi, lebih 9 juta euro dari nilai pasarnya 30 juta euro.
Angka tersebut jauh lebih tinggi pada musim 2014/15, Madrid untung 29 juta euro. Salah satu penyebabnya adalah penjualan Angel di Maria ke Manchester United untuk 75 juta euro, yang sebenarnya punya nilai jual 50 juta euro.
Pada 2015/16, hanya sedikit pemain yang pergi. Yang paling kentara adalah transfer keluar Asier Illaramendi, Madrid mendapatkan sekitar 30 juta euro dari gelandang yang tidak benar-benar bagus.
Jese, Alvaro Morata, dan Danilo merupakan beberapa pemain terakhir yang meninggalkan Santiago Bernabeu. Penjualan Morata bikin Madrid untung lagi, Chelsea membayar 22 juta euro lebih besar dari nilai jual Morata.
Mengapa Real Madrid bisa melakukannya? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kejelian Madrid
Cristiano Ronaldo pun demikian. Dia datang ke Juventus untuk 117 juta euro, Madrid untung 17 juta euro dari nilai jual Ronaldo. Lalu, pada bursa transfer musim panas ini, ada penjualan Mateo Kovacic, Marcos Llorente, Raul de Tomas, dan Theo Hernandez.
Kovacic membantu Madrid mendapatkan untung 15 juta euro, 10 juta euro pada kasus Llorente, dan 5 juta euro untuk Theo. Keuntungan Madrid cukup besar, padahal bursa transfer masih berjalan.
Di sisi lain, sang rival, Barcelona tidak terlalu cerdas berbisnis seperti Madrid. Sejak 2014 lalu, neraca keuangan Barca selalu negatif. Satu-satunya pengecualian terjadi pada musim 2017/18, ketika Neymar hengkang ke PSG untuk 222 juta euro meski nilai pasarnya hanya 100 juta euro.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25














