RFEF 'Cuci Tangan' Soal Kasus Barca
Editor Bolanet | 4 April 2014 19:20
- Keputusan Komite Disiplin FIFA yang menjatuhkan sanksi larangan melakukan aktivitas transfer terhadap Barcelona FC mengejutkan banyak pihak. Sanksi itu terkesan tiba-tiba meski sebenarnya proses penyelidikan sudah berlangsung lama.
Selain Barca, FIFA juga menjatuhkan sanksi berupa denda kepada Asosiasi Sepakbola Spanyol (RFEF). FIFA menganggap RFEF ikut bertanggung jawab atas kesalahan Barca karena mereka adalah pihak yang paling berwenang dalam urusan sepakbola di Spanyol.
Yang mengejutkan, RFEF kemudian malah 'cuci tangan' dari kasus itu. Mereka mengaku tidak memberikan izin registrasi kepada Barca untuk membeli pemain-pemain muda dari luar negeri.
Transfer pemain-pemain muda yang membuat Barca dihukum mendapat pengesahan dari Federasi Sepakbola Catalonia (FCF). Kami sudah menolak izin registrasi Barca karena bertentangan dengan aturan. FIFA menetapkan bahwa transfer semacam ini menjadi tanggung jawab sub-asosiasi, jadi FCF yang memberikan izin kepada Barca. RFEF bahkan sudah memberitahu FCF soal pelanggaran itu tapi mereka tetap saja mengizinkan Barca, terang Jorge Perez Arias, Sekjen RFEF, kepada SER.
Ucapan Arias itu menunjukkan bahwa RFEF sudah memulai langkah untuk cuci tangan atas kasus ini. [initial]
(foes/hsw)
Selain Barca, FIFA juga menjatuhkan sanksi berupa denda kepada Asosiasi Sepakbola Spanyol (RFEF). FIFA menganggap RFEF ikut bertanggung jawab atas kesalahan Barca karena mereka adalah pihak yang paling berwenang dalam urusan sepakbola di Spanyol.
Yang mengejutkan, RFEF kemudian malah 'cuci tangan' dari kasus itu. Mereka mengaku tidak memberikan izin registrasi kepada Barca untuk membeli pemain-pemain muda dari luar negeri.
Transfer pemain-pemain muda yang membuat Barca dihukum mendapat pengesahan dari Federasi Sepakbola Catalonia (FCF). Kami sudah menolak izin registrasi Barca karena bertentangan dengan aturan. FIFA menetapkan bahwa transfer semacam ini menjadi tanggung jawab sub-asosiasi, jadi FCF yang memberikan izin kepada Barca. RFEF bahkan sudah memberitahu FCF soal pelanggaran itu tapi mereka tetap saja mengizinkan Barca, terang Jorge Perez Arias, Sekjen RFEF, kepada SER.
Ucapan Arias itu menunjukkan bahwa RFEF sudah memulai langkah untuk cuci tangan atas kasus ini. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Inginkan Joao Pedro, Chelsea: Maaf, Gak Dulu!
Piala Dunia 20 Juli 2026, 11:00
-
FIFA Perkenalkan Cincin Juara untuk Pemenang Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juli 2026, 21:06
-
Joan Laporta: Lionel Messi adalah Masa Lalu, Lamine Yamal Masa Depan
Piala Dunia 18 Juli 2026, 10:00
LATEST UPDATE
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












