Rudiger Serang Balik Bek Getafe: Kalau Mau Cederai, Sudah Saya Lakukan!
Afdholud Dzikry | 17 Maret 2026 09:59
Bola.net - Antonio Rudiger akhirnya buka suara soal insiden horor lawan Getafe pekan lalu. Bintang Real Madrid ini membela diri dengan sangat keras karena dituding sengaja menghantam Diego Rico. Kejadian tersebut memang sempat viral lantaran lutut Rudiger mengenai kepala Rico.
Pemain asal Jerman ini dituduh punya niat jahat saat Rico terjatuh di lapangan. Padahal, wasit VAR sendiri tidak memberikan hukuman apa pun saat pertandingan berlangsung. Namun, kritik tajam dari publik terus mengalir deras hingga saat ini.
Meski begitu, Komite Wasit belakangan menilai Rudiger harusnya memang mendapat kartu merah. Rudiger sendiri merasa tuduhan tersebut sangat berlebihan dan tidak berdasar. Ia mengklaim gaya mainnya memang keras namun tetap punya batasan.
Berikut adalah pembelaan lengkap dari bek tangguh milik Los Blancos tersebut.
Bantahan Keras Soal Niat Mencederai
Rudiger menolak keras tuduhan bahwa dirinya sengaja ingin menyakiti lawan di lapangan. Ia merasa rekaman video gerakan lambat telah membuat segalanya terlihat jauh lebih buruk dari aslinya. Menurutnya, kontak fisik tersebut adalah hal biasa dalam tensi tinggi pertandingan.
"Saya sudah melihat tayangan ulangnya dan tampak mengerikan. Namun jika Anda melihat permainannya langsung, saya tidak membunuhnya," kata Antonio Rudiger.
"Dia seharusnya tidak melebih-lebihkan kontak fisik yang terjadi. Karena jika saya berniat mencederainya, pasti sudah saya lakukan," tambah Rudiger.
Sindiran Menohok untuk Diego Rico
Eks bek Chelsea ini merasa sang lawan sengaja berakting demi mendapatkan simpati publik. Ia menyindir sikap Diego Rico yang terus membahas insiden tersebut di berbagai media keesokan harinya. Rudiger bahkan menyebut Rico hanya ingin menjadi pusat perhatian di tengah kekalahan Getafe.
"Saya bicara dengannya setelah laga. Jika Anda membekukan gambar, itu tidak menceritakan segalanya kepada Anda," jelas Antonio Rudiger.
"Mungkin dia ingin menjadi bintang dalam pertunjukan ini. Namun seharusnya dia tetap bersikap rendah hati saja," sindir Rudiger.
Batasan Gaya Main yang Keras
Sebagai pemain veteran, Rudiger mengakui bahwa dirinya sangat menyukai duel-duel fisik yang brutal. Baginya, benturan badan adalah bumbu yang membuat sepak bola menjadi sangat menarik untuk dimainkan. Ia tetap bersikeras bahwa dirinya masih bermain dalam koridor aturan yang berlaku.
"Saya suka bermain dengan tangguh di lapangan hijau. Tapi saya punya batasan yang tidak akan dilalui," tutur Antonio Rudiger.
"Itu sebabnya saya pikir pernyataan Rico sangat berlebihan. Itu bukan kartu merah, kenapa saya tidak diusir?" tanyanya.
Tanggung Jawab Besar Sebagai Senior
Di balik sikap garangnya, Rudiger ternyata punya sisi lembut sebagai mentor bagi para pemain muda. Ia sadar betul bahwa perannya saat ini sangat vital untuk membimbing talenta seperti Cesar Palacios dan kawan-kawan. Rudiger ingin memastikan para juniornya tetap membumi meski sudah masuk tim utama.
"Tugas saya adalah membantu meningkatkan kemampuan para pemain muda. Saya punya peran penting karena tim punya banyak talenta," ungkap Antonio Rudiger.
"Pemain muda harus menerima fakta bahwa mereka bukan Maldini. Mereka bukan Sergio Ramos saat baru memulai karier," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rudiger Serang Balik Bek Getafe: Kalau Mau Cederai, Sudah Saya Lakukan!
Liga Spanyol 17 Maret 2026, 09:59
-
Man City vs Real Madrid: Mbappe Is Back! Kabar Buruk Pep Guardiola
Liga Champions 17 Maret 2026, 09:07
-
Prediksi Man City vs Real Madrid 18 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 18:15
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 18-19 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 16:23
LATEST UPDATE
-
Unggul 5-2 di Leg Pertama, Bos PSG Waspadai Kebangkitan Chelsea
Liga Champions 17 Maret 2026, 12:32
-
Menolak Menyerah! Manchester City Yakin Bisa Comeback Lawan Real Madrid
Liga Champions 17 Maret 2026, 12:02
-
Skuad Valentino Rossi Ingin Gabungkan Pembalap Senior dan Junior di MotoGP 2027
Otomotif 17 Maret 2026, 11:53
-
Mikel Arteta Peringatkan Arsenal: Bayer Leverkusen Bakal Sangat Berbahaya!
Liga Champions 17 Maret 2026, 11:49
-
Tensi Leao dan Pulisic Memanas di AC Milan, Allegri Turun Tangan
Liga Italia 17 Maret 2026, 11:43
-
Matheus Cunha Merengek ke Casemiro: Please, Main di MU Setahun Lagi!
Liga Inggris 17 Maret 2026, 11:15
-
Chelsea vs PSG: Ujian Mental 3 Bintang Les Parisiens di Stamford Bridge
Liga Champions 17 Maret 2026, 11:01
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05











