Sejak Awal Lionel Messi Memang Mau Potong Gaji, Barcelona yang Bikin Masalah?
Richard Andreas | 31 Maret 2020 10:20
Bola.net - Presiden Barcelona, Josep maria Bartomeu, menegaskan bahwa sang kapten, Lionel Messi, tidak pernah menentang gagasan pemotongan gaji tim utama yang disuarakan oleh pihak klub. Messi tahu langkah itu perlu diambil di tengah krisis.
Saat ini sepak bola memang tengah dihentikan sementara akibat pandemi virus corona. Penghentian ini membawa dampak besar, khususnya ancaman masalah finansial terhadap klub.
Barca pun menghadapi masalah yang sama. Meski termasuk salah satu klub terbesar di dunia, mereka menghadapi ancaman kerugian finansial yang sangat besar. Pemotongan gaji dianggap sebagai keputusan terbaik.
Kini, para pemain sepakat memotong gaji mereka sampai 70 persen untuk sementara sampai pandemi ini mereda. Pemotongan ini perlu untuk membantu staf klub lainnya tetap mendapatkan 100 persen gaji mereka.
Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Sempat Jadi Kontroversi
Soal isu pemotongan gaji, pihak klub lagi-lagi menunjukkan kegagalan mereka dalam mengelola masalah. Selama beberapa hari terakhir, Blaugrana membiarkan isu berkembang liar perihal sikap para pemain.
Muncul kabar bahwa pemain-pemain Barca menolak pemotongan gaji tersebut, bahwa mereka percaya klub punya banyak uang. Nahasnya, klub tidak bergerak untuk membantah tudingan-tudingan miring tersebut.
Merasa tidak dilindungi klub, Messi akhirnya mewakili para pemain untuk membela diri. Dia menegaskan bahwa sejak awal ruang ganti tidak pernah menolak gagasan pemotongan gaji, bahkan mereka sudah tahu sejak awal.
"Saya tidak terkejut melihat klub ingin kami disorot habis-habisan dan mencoba memberikan tekanan pada kami untuk melakukan hal yang sebenarnya sejak awal sudah ingin kami lakukan [potong gaji]," ujar Messi.
Komitmen Para Pemain
Kini, Bartomeu tidak bisa mengelak. Dia hanya berkata bahwa sejak awal para kapten Barca pun sudah berniat memotong gaji mereka, tentu termasuk La Pulga.
"Sejak pertama Messi berkata pada saya bahwa pemotongan gaji ini perlu dilakukan. Proposal ini datang dari para kapten. Ini adalah gestur yang menunjukkan komitmen mereka terhadap klub," kata Bartomeu kepada Sport.
Artinya, sejak awal para pemain memang ingin memotong gaji mereka. Entah apa alasan klub membiarkan isu berguling liar.
Bantahan Bartomeu
Soal isu-isu miring tersebut, Bartomeu juga tidak terlelu mementingkannya. Dia berdalih isu itu datang dari luar, bukan dari klub. Dia tahu Messi harus keluar bicara karena pemain merasa frustrasi dengan isu tersebut, padahal negosiasi sedang berlangsung.
"Mungkin para pemain merasa frustrasi mendengar apa yang dikatakan oleh orang-orang di dalam dan di luar klub, yang tidak memegang informasi selengkapnya," sambung Bartomeu.
"Namun, negosiasi itu hanya dipimpin oleh Oscar Grau dan saya, dan kami tidak mengatakan apa pun," tandasnya.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
- Wow, Mason Mount Dapat Pujian dari Lionel Messi
- 3 Pemain Impian Xavi Andai Melatih Barcelona: Jadon Sancho, Neymar dan Serge Gnabry
- Apa yang Membuat Barcelona Sampai Kepincut Setengah Mati dengan Trincao?
- Liverpool Ogah Rekrut Kembali Philippe Coutinho karena Usia, Kok Bisa?
- Barcelona Siap Jadikan Junior Firpo Pelicin Transfer Lautaro Martinez
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mantan Pemain Real Madrid Sebut Vinicius Bisa Bangkit dengan Cara Ini
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:01
-
Ruben Neves Tertarik Gabung Real Madrid, tapi Florentino Perez Menolak
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 15:39
-
Real Madrid Bisa Rekrut Dua Bek Tengah Sekaligus Musim Panas
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 15:33
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06

