Starting XI Terakhir Jose Mourinho di Real Madrid: Di Mana Mereka Sekarang?
Ari Prayoga | 18 Mei 2026 16:29
Bola.net - Kebersamaan Jose Mourinho dengan Real Madrid resmi berakhir pada Juni 2013. Pertandingan terakhir sang pelatih bersama Los Blancos ditutup dengan kemenangan 4-2 atas Osasuna di Santiago Bernabeu.
Meski periode Mourinho di Madrid hanya berlangsung tiga musim, warisannya masih dikenang hingga kini. Ia sukses memutus dominasi Pep Guardiola dan Barcelona lewat gelar La Liga dengan torehan 100 poin yang kala itu menjadi rekor luar biasa.
Di level Eropa, Madrid juga kembali disegani. Mourinho membawa klub ibu kota Spanyol itu mencapai semifinal Liga Champions selama tiga musim beruntun setelah sebelumnya selalu tersingkir di babak 16 besar dalam enam edisi berturut-turut.
Namun musim terakhirnya berjalan penuh konflik. Madrid gagal bersaing dalam perebutan gelar liga dan kalah dari Atletico Madrid asuhan Diego Simeone di final Copa del Rey.
Mourinho kini dikabarkan sudah sepakat untuk kembali ke kursi pelatih Real Madrid mulai musim 2026/2027.
Lebih dari satu dekade berlalu, bagaimana nasib starting XI Mourinho di laga terakhirnya bersama Real Madrid?
Jesus Fernandez
Kiper jebolan akademi Madrid ini mendapat kesempatan langka tampil sebagai starter di laga penutup musim. Situasi penjaga gawang Madrid kala itu memang panas setelah hubungan Mourinho dengan Iker Casillas memburuk.
Setelah hengkang dari Madrid, Jesus menjalani karier nomaden di sejumlah klub kecil Eropa. Kini, di usia 37 tahun, ia berstatus tanpa klub usai meninggalkan tim divisi dua Rumania, Politehnica Iasi.
Alvaro Arbeloa

Alvaro Arbeloa menjadi salah satu pemain loyal Mourinho di Madrid. Bek kanan tersebut menutup karier profesionalnya beberapa tahun lalu dan kini aktif di dunia kepelatihan.
Sementara penggantinya di laga itu, Diego Llorente, justru berhasil membangun karier cukup stabil di La Liga dan Premier League bersama klub seperti Real Sociedad hingga Leeds United.
Arbeloa kini berstatus sebagai pelatih Real Madrid setelah ditunjuk menggaantikan Xabi Alonso pada Januari 2026 kemarin.
Ricardo Carvalho
Bek veteran Portugal ini juga memainkan laga terakhirnya bersama Madrid pada malam tersebut. Setelah kontraknya habis, ia mengikuti Mourinho kembali ke lingkaran sepak bola yang dekat dengan sang pelatih.
Usai membela Monaco dan sempat bermain di China bersama Shanghai SIPG, Carvalho pensiun pada 2017. Saat ini ia menjadi asisten pelatih tim nasional Portugal di bawah arahan Roberto Martinez.
Raul Albiol
Nama Raul Albiol mungkin kalah tenar dibanding rekrutan Madrid lain pada era galacticos jilid kedua. Namun bek tengah ini justru memiliki karier panjang dan konsisten.
Setelah meninggalkan Madrid, Albiol sukses bersama Napoli dan Villarreal. Ia meraih berbagai gelar, termasuk Liga Europa dan La Liga. Kini ia masih bermain di Italia bersama Pisa meski sudah memasuki usia senja sebagai pesepak bola.
Jose Callejon
Menariknya, di laga terakhir Mourinho, Jose Callejon dimainkan sebagai bek kiri. Padahal dalam perjalanan kariernya ia lebih dikenal sebagai pemain depan.
Callejon menghabiskan hampir satu dekade di Italia bersama Napoli dan Fiorentina sebelum kembali ke Spanyol. Ia resmi pensiun setelah membantu Marbella bertahan dari degradasi musim lalu.
Luka Modric

Tak banyak yang menyangka Luka Modric akan menjadi salah satu pemain terbaik dalam sejarah Madrid. Saat itu ia bahkan sempat dicap sebagai pembelian gagal.
Kini, Modric meninggalkan Bernabeu sebagai pemain paling berprestasi dalam sejarah klub dengan enam gelar Liga Champions. Di usia 40-an, ia masih aktif bermain dan kini memperkuat AC Milan.
Michael Essien
Kepindahan Michael Essien ke Madrid sempat menjadi sorotan karena ia kembali bekerja sama dengan Mourinho setelah sukses di Chelsea. Namun masa peminjamannya di Spanyol tidak terlalu berkesan.
Setelah bermain untuk AC Milan, dan Panathinaikos, Essien sempat melanglang buana ke Indonesia untuk memperkuat Persib Bandung di musim 2018/2019.
Kemudian, Essien pindah ke klub Azerbaijan, Sabail. Essien pensiun pada 2020 dan kini menjadi asisten pelatih di klub Denmark, Nordsjaelland.
Karim Benzema

Di era Cristiano Ronaldo, Karim Benzema kerap berada di balik bayang-bayang sang megabintang. Namun setelah Ronaldo pergi, Benzema menjelma menjadi ikon utama Madrid.
Ia membawa Madrid juara Liga Champions 2021-22 sekaligus memenangkan Ballon d'Or. Saat ini Benzema bermain di Liga Arab Saudi dan tetap menjadi salah satu striker paling disegani.
Benzema sempat memicu kontroversi ketika memutuskan hengkang dari Al Ittihad ke klub rival di Liga Arab Saudi, Al Hilal.
Mesut Ozil

Mesut Ozil menjadi salah satu pemain favorit Mourinho selama di Madrid. Pada laga terakhir sang pelatih, Ozil mencatat dua assist.
Beberapa bulan kemudian ia pindah ke Arsenal dalam transfer besar yang mengejutkan banyak pihak. Meski sukses meraih beberapa trofi FA Cup di Inggris, performa terbaik Ozil tetap dianggap terjadi saat berseragam Madrid.
Kini Ozil sudah pensiun dan lebih banyak aktif di luar lapangan.
Angel Di Maria
Hubungan Angel Di Maria dengan Mourinho dikenal sangat dekat. Sang winger bahkan pernah menyebut Mourinho sebagai pelatih terbaik yang pernah bekerja dengannya.
Di Maria bertahan semusim setelah Mourinho pergi dan menjadi sosok penting saat Madrid menjuarai La Decima pada 2014. Saat ini ia kembali ke klub masa kecilnya, Rosario Central, untuk menutup karier profesional.
Sementara itu, pemain pengganti di laga tersebut, Nacho Fernandez, berkembang menjadi legenda Madrid dengan lebih dari 350 penampilan dan status kapten klub sebelum pindah ke Arab Saudi.
Gonzalo Higuain
Laga kontra Osasuna juga menjadi salam perpisahan Gonzalo Higuain dengan Madrid. Striker Argentina itu meninggalkan klub setelah mencetak 121 gol dari 264 pertandingan.
Setelah sempat tampil tajam bersama Napoli, Higuain pindah ke Juventus dan memenangkan tiga gelar Serie A beruntun. Ia menutup kariernya di MLS bersama Inter Miami sebelum pensiun pada 2022.
Lebih dari satu dekade setelah era Mourinho berakhir, skuad terakhirnya di Real Madrid tetap meninggalkan cerita menarik. Beberapa pemain berubah menjadi legenda sepak bola dunia, sementara lainnya memilih jalan berbeda jauh dari sorotan publik.
Klasemen La Liga 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Diingatkan, Jose Mourinho Bukan Solusi Utama
Liga Spanyol 18 Mei 2026, 16:35
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 18 Mei 2026, 18:14
-
Marcus Rashford itu Cocok untuk Arsenal, Namun Ada Tapinya
Liga Inggris 18 Mei 2026, 17:31
-
Prediksi Chelsea vs Tottenham 20 Mei 2026
Liga Inggris 18 Mei 2026, 17:12
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Malaysia Masters 2026, 19-24 Mei 2026
Bulu Tangkis 18 Mei 2026, 16:47
-
Hansi Flick Buka Suara soal Masa Depan Joao Cancelo di Barcelona
Liga Inggris 18 Mei 2026, 16:38
-
Real Madrid Diingatkan, Jose Mourinho Bukan Solusi Utama
Liga Spanyol 18 Mei 2026, 16:35
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13










