Tanpa Iniesta, Guardiola dan Tiki-taka Mungkin Takkan Lahir di Barcelona
Yaumil Azis | 6 Februari 2020 05:31
Bola.net - Tidak bisa dimungkiri kalau Josep Guardiola pantas disebut sebagai salah satu pelatih terbaik dunia saat ini. Namun, ia mungkin tidak akan pernah dikenal seperti demikian kalau Andres Iniesta tidak berada di Barcelona.
Karir kepelatihan Guardiola dimulai pada tahun 2008 silam. Ia diberi kepercayaan untuk menjadi pengganti Frank Rijkaard, yang terbilang sukses dengan raihan lima trofi, sebagai pelatih kepala Barcelona.
Cukup banyak yang menyangsikan keputusan Barcelona untuk mengangkat Guardiola sebagai pelatih. Sebab, Guardiola bukan sosok yang memiliki segudang pengalaman. Waktu itu, ia masih sangat hijau. Apalagi jika dibandingkan dengan Rijkaard.
Namun pada akhirnya, ia berhasil menjawab keraguan itu. Tidak tanggung-tanggung, Guardiola langsung mempersembahkan treble di musim perdananya. Sontak namanya langsung dikenal sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia sampai sekarang.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Andil Iniesta untuk Guardiola
Tidak akan ada yang menyangka bahwa cerita Guardiola di Barcelona bisa saja berbanding terbalik dengan yang diketahui sekarang. Ia menelan kekalahan pada dua laga pertamanya, masing-masing dari Numancia dan Racing Santander.
Di masa-masa awal kepelatihannya, Guardiola mendapatkan tekanan yang sangat hebat. Untungnya ada Andres Iniesta yang memberinya semangat dan tidak keluar dari jalurnya.
"Itu benar. Dia berada di bawah tekanan karena ini adalah Barca dan tekanannya tinggi - saya tahu itu sebagai seorang pemain sejak masih berusia 12 tahun, tapi bila anda pelatih, tekanan itu akan semakin tinggi," ujar Iniesta kepada FourFourTwo.
"Publik sudah duluan meragukannya dan fans tidak senang. Itu tidak mudah dan dia bukan pelatih berpengalaman yang sudah terbiasa dengan itu. Hal terkecil yang bisa saya lakukan adalah memintanya untuk tidak mengubah apapun," lanjutnya.
Para Pemain Senang
Publik mungkin dibaluti dengan keraguan saat Barcelona menunjuk Guardiola, sosok yang minim pengalaman, sebagai pelatihnya. Tetapi tidak dengan para pemain yang percaya dengan metodenya.
"Tidak ada dari mereka [kritikus] yang bisa melihat apa yang kami lakukan di pra-musim. Pemain bisa, dan kami senang dengan caranya bekerja, dengan gaya yang lebih jelas," tambahnya.
"Apa yang dia inginkan sangat jelas dan ia mengkomunikasikan itu dengan sangat baik kepada kami," pungkasnya.
(FourFourTwo)
Baca Juga:
- Terang-terangan, Barcelona Akui Naksir dengan Pierre-Emerick Aubameyang
- Barcelona Sudah Temukan Calon Pengganti Dembele dan Suarez yang Cedera, Siapa?
- Quique Setien Tegaskan Lionel Messi Masih Bahagia di Barcelona
- Konflik dengan Lionel Messi, Presiden Barcelona Pastikan Posisi Eric Abidal Tetap Aman
- Meski Sedang Kisruh, Zidane Yakin Barcelona Tetap Perkasa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Hal Penting Jelang Athletic Club vs Barcelona di La Liga
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 18:25
LATEST UPDATE
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59












