Tiru Penalti Messi-Suarez, Mengapa Penalti Ramos-Benzema Tidak Sah di Mata Wasit?
Afdholud Dzikry | 17 Juli 2020 09:49
Bola.net - Real Madrid sukses meraih kemenangan saat menjamu Villarreal, Jumat (17/7/2020) dini hari WIB. Kemenangan yang sangat berarti karena tiga poin ini sekaligus memastikan gelar La Liga pulang kembali ke Madrid.
Menjamu Villarreal, Real Madrid memang hanya butuh satu kemenangan lagi untuk memastikan gelar La Liga menjadi milik mereka. Dan keberuntungan tampaknya memang sedang memihak Los Blancos musim ini.
Kemenangan berhasil tim asuhan Zinedine Zidane dapatkan, dan di tempat berbeda, Barcelona yang terus berupaya mencegah pesta di ibukota justru tertunduk di kandang sendiri saat melawan Osasuna.
Pesta juara pun tak terelakkan. Real Madrid memastikan gelar La Liga ke-34 masuk ke lemari koleksi trofi mereka. Sekaligus gelar La Liga pertama semenjak mereka ditinggalkan Cristiano Ronaldo dua musim silam.
Namun bukan gelar La Liga itu saja yang menjadi sorotan. Pertandingan di Alfredo Di Stefano Stadium ini juga diwarnai kontroversi penalti. Bukan hanya proses jatuhnya Sergio Ramos yang banyak diklaim tak harusnya dihadiahi penalti, namun juga proses eksekusi tendangan penalti itu.
Seperti Apa Kontroversi itu?
Pada menit ke-73 ketika Real Madrid saat itu sudah unggul satu gol, Sergio Ramos mampu merebut bola dan kemudian merangsek hingga ke pertahanan Villarreal. Ketika memasuki kotak penalti, Ramos mendapat tantangan dari Sofian Chakla yang berusaha menghentikannya.
Ketika bola memasuki garis kotak penalti, Ramos mencoba memberikan bola ke Vinicius Junior. Namun ketika bola belum sampai ke rekan setimnya, Ramos terjatuh setelah kaki Sofian Chakla mengenai kakinya.
Wasit pun perlu bantuan dari VAR untuk melakukan cek kembali dari insiden itu. Setelah melihat VAR, wasit Alejandro Hernandez memutuskan penalti.
Namun kontroversi tak berhenti di sana. Sergio Ramos yang maju sebagai eksekutor penalti membuat kontroversi lain. Alih-alih melakukan eksekusi langsung, kapten Los Blancos tersebut justru memberikan umpan pendek untuk kemudian ditendang Karim Benzema yang datang dari belakangnya.
Namun eksekusi penalti ini dibatalkan oleh wasit. Mengapa?
Penalti Harus Diulang
Gaya penalti seperti ini sejatinya bukan yang pertama terjadi di dunia sepak bola. Jauh sebelum kontroversi penalti Ramos-Benzema tersebut, Johan Cruyff dan Jesper Olsen pada 1982 silam pernah melakukannya di Ajax Amsterdam.
Tak hanya itu, Thierry Henry dan Robert Pires di Arsenal juga pernah melakukannya. Sementara di La Liga, dua bintang Barcelona, Lionel Messi dan Luis Suarez juga pernah melakukannya pada 2016 silam.
Namun mengapa penalti Ramos-Benzema tersebut tak disahkan wasit, dan meminta untuk diulang?
Usut punya usut, ternyata penalti ini harus diulang karena Benzema terlalu cepat masuk ke area kotak penalti sebelum Ramos menyentuh bola. Posisi Benzema ketika menerima bola ini juga yang diprotes oleh pemain Villarreal.
Di kesempatan kedua, Ramos dan Benzema tak 'main-main' lagi. Kali ini Karim Benzema yang maju sebagai eksekutor, dan sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Gol itu memastikan kemenangan Los Blancos dan sekaligus mengunci gelar La Liga menjadi milik mereka.
Reaksi Netizen: Messi-Suarez Lebih Mulus Eksekusinya
Reaksi Netizen: Jenius Bukan untuk Semua Orang
Reaksi Netizen: Messi-Suarez Harusnya Latih Ramos-Benzema
Reaksi Netizen: Apa Memang Harus ada Dramanya?
Reaksi Netizen: Mencoba Tiru Messi tapi Tak Berhasil
"Penalti Sergio Ramos ke Benzema akan dilihat dunia. Mereka mencoba meniru penalti terkenal Cruyff dengan Ajax dan Messi di Barcelona tetapi itu tidak berjalan dengan baik."
Baca Artikel Menarik ini Juga Bolaneters!
Real Madrid Juara! Ini Klasemen Pekan ke-37 Liga Spanyol 2019/2020
Respek! Barcelona Beri Ucapan Selamat Juara La Liga 2019/2020 untuk Real Madrid
Real Madrid Juara La Liga Tanpa Cristiano Ronaldo, Netizen: Zinedine Zidane Jenius!
Reaksi Pemain Real Madrid Usai Pastikan Trofi La Liga Kembali ke Pangkuan Mereka
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:42
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
LATEST UPDATE
-
Klasemen Pembalap Moto2 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 18:08
-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 18:06
-
Link Streaming Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia vs Vietnam
Tim Nasional 7 Juni 2026, 17:14
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 17:05
-
Klasemen Sementara Moto3 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 17:04
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47










