Wah! Kalah Telak dari Atletico Buat Pemain Barcelona Ragukan Taktik Hansi Flick
Tim Bolanet | 15 Februari 2026 04:00
Bola.net - Kekalahan telak Barcelona dari Atletico Madrid di ajang Copa del Rey meninggalkan dampak lebih dalam dari sekadar skor di papan hasil. Hasil 0-4 pada leg pertama semifinal memicu diskusi serius di internal tim mengenai pendekatan taktik yang diterapkan.
Hasil tersebut membuat tugas Barcelona kian berat menjelang leg kedua di Camp Nou pada Maret mendatang. Di balik dominasi domestik musim ini, kekalahan tersebut membuka ruang evaluasi menyeluruh di ruang ganti.
Sejumlah pemain Barcelona disebut telah menyampaikan pandangan mereka langsung kepada pelatih Hansi Flick. Mereka meminta adanya penyesuaian sistem demi menghadapi laga-laga krusial ke depan.
Kekalahan Telak Picu Evaluasi Internal

Barcelona sejatinya menjalani musim yang solid di bawah arahan Hansi Flick. Mereka memimpin klasemen La Liga, lolos ke fase gugur Liga Champions, dan menjuarai Piala Super Spanyol usai mengalahkan Real Madrid pada Januari.
Namun, performa tersebut runtuh saat menghadapi Atletico Madrid di Copa del Rey. Tim asuhan Diego Simeone mengeksploitasi garis pertahanan tinggi Barcelona dan tampil tanpa ampun.
Malam sulit itu semakin berat setelah gol Pau Cubarsi dianulir akibat offside setelah penundaan VAR selama delapan menit, serta kartu merah Eric Garcia yang membuat Barcelona menyelesaikan laga dengan 10 pemain.
Pemain Soroti High Line dan Kondisi Tim
Menurut laporan The Athletic, sesi latihan keesokan harinya diwarnai evaluasi terbuka. Flick mempertanyakan mentalitas dan intensitas pemain, namun kritik juga diarahkan kepada pendekatan sang pelatih.
Para pemain menyampaikan bahwa penggunaan garis pertahanan tinggi “bukan gagasan terbaik karena kondisi tidak mendukung”. Mereka menilai gaya tersebut sulit diterapkan tanpa kehadiran pemain kunci seperti Raphinha dan Pedri, yang absen karena cedera.
Meski tidak ingin meninggalkan filosofi Flick sepenuhnya, para pemain meminta pragmatisme yang lebih besar dalam laga-laga tertentu. Mereka juga menginginkan adaptasi yang lebih baik terhadap komposisi pemain yang tersedia.
Kemarahan atas VAR dan Fokus ke Laga Berikutnya
Barcelona juga disebut sangat kecewa dengan keputusan VAR yang menganulir gol Cubarsi. Gol tersebut berpotensi mengubah momentum laga menjadi 4-1 dan memberi harapan untuk bangkit.
Gelandang Frenkie de Jong meluapkan kekesalannya secara terbuka. “Dalam foto offside, Anda bahkan tidak bisa melihat sentuhan bola saat Fermin menembak."
"Lalu muncul gambar lain yang jelas menunjukkan bek berjarak satu meter di belakang Lewandowski. Ini sangat aneh, ini sebuah skandal,” ujarnya.
Leg kedua baru akan digelar pada 3 Maret, memberi Flick waktu untuk memulihkan pemain cedera. Sebelum itu, Barcelona dituntut merespons situasi ini saat melanjutkan perburuan gelar La Liga dengan bertandang ke markas Girona.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jose Mourinho ke Real Madrid, Mungkinkan Cristiano Ronaldo Menyusul?
Liga Spanyol 15 Mei 2026, 23:58
-
Unai Emery Dianggap Layak Latih Real Madrid, Ini Alasannya
Liga Spanyol 15 Mei 2026, 23:24
LATEST UPDATE
-
Link Streaming PSM vs Persib - Pekan 33 BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 17 Mei 2026, 12:35
-
Hasil Lengkap Pertandingan Thailand Open 2026
Bulu Tangkis 17 Mei 2026, 12:00
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Thailand Open 2026, 12-17 Mei 2026
Bulu Tangkis 17 Mei 2026, 12:00
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 16-20 Mei 2026
Liga Inggris 17 Mei 2026, 11:55
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01

















