Wasit yang Beri Kartu Merah Messi Dinilai Juga Harus Dihukum, Ada Apa?
Richard Andreas | 22 Januari 2021 04:00
Bola.net - Sudah sepekan berlalu, insiden kartu merah Lionel Messi di final Supercopa de Espana masih saja dibicarakan. Wasit yang memimpin duel Barcelona vs Athletic Bilbao itu dinilai perlu diselidiki.
Barca harus membuang asa meraih trofi pertama tahun ini. Pasukan Ronald Koeman takluk 2-3 dari Bilbao dalam duel 120 menit setelah sempat unggul dua kali.
Kegagalan ini menyakitkan, tapi yang membuatnya lebih pahit adalah insiden kartu merah Messi di menit akhir pertandingan. Kala itu Messi jelas menjotos pemain Bilbao, Asier Vilalibre, dalam momen serangan terakhir Barca.
Apa yang terjadi setelahnya? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Dihukum dua laga
Insiden jotosan Messi ini terlihat jelas di tayangan ulang. Wasit Gil Manzano menghentikan laga, melihat VAR, dan kembali ke lapangan untuk memberikan kartu merah.
Keputusan ini tepat. Messi kemudian dihukum larangan bertanding pada dua laga setelahnya, yang membuktikan bahwa kartu merah tersebut sudah tepat.
Namun, pertanyaan dilontarkan oleh Jaume Roures, salah satu analis sepak bola Spanyol. Dia setuju Messi layak dikartu merah, tapi di saat yang sama Roures pun mempertanyakan kualitas Manzano seabgai wasit.
"Benar bahwa Messi melakukan tindakan yang seharusnya tidak dia lakukan dan yang belum pernah dia lakukan sebelumnya," buka Roures.
Meragukan wasit
Roures punya argumen kuat. Menurutnya, Messi tidak akan sampai frustrasi dan membuat pelanggaran fatal demikian jika sebelumnya tidak terus diganggu pemain Bilbao.
Nyaris sepanjang laga Messi selalu menerima tekel-tekel kasar dari pemain Bilbao, tapi wasit Manzano bergeming. Menurut Roures, andai wasit bersikap lebih tegas dan melindungi Messi, seharusnya insiden jotosan itu tidak perlu terjadi.
"Saya kira seharusnya insiden Messi itu tidak terjadi, sebab wasit tidak pernah mengintervensi pelanggaran-pelanggaran terhadap Messi," lanjut Roures.
"Jika wasit memberikan sejumlah kartu kuning [pada pelanggar Messi] seharusnya insiden ini tidak terjadi. Mereka [penyelenggara kompetisi] seharusnya juga menghukum wasit," tutupnya.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
- Kalah dari Tim Gurem, Zidane Masih Aman dari Pemecatan
- Ihwal Suksesor Ramos, Real Madrid Impor Bek dari Belanda?
- Barisan Benteng Kokoh di La Liga Musim Ini: Mulai Sergio Ramos Hingga Kieran Trippier
- Lionel Messi Pukul Lawan dan Kartu Merah, Wasitnya Justru Diminta Dihukum
- Kalah Lawan Tim Divisi 3, Zinedine Zidane: Tidak Memalukan, Begitulah Sepak Bola
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Real Sociedad vs Barcelona: Barca Keok, Fermin Lopez Tertawakan Keputusan Wasit
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 19:11
-
Bernabeu Memanas, Vinicius Jr Kirim Kode Kuat Siap Pergi dari Real Madrid
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 18:53
-
Barcelona Kantongi 2 Calon Pelatih Pengganti Hansi Flick, Salah Satunya Arteta
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 15:31
LATEST UPDATE
-
Madrid vs Monaco: Arbeloa Pasang Target 8 Besar UCL dan Misi Damai dengan Suporter
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:22
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:10
-
Carrick Effect! Kobbie Mainoo Putuskan Bertahan di MU
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:51
-
Real Madrid vs Monaco, Mbappe: Terima Kasih Mantan, Tapi Madrid Wajib Menang!
Liga Champions 20 Januari 2026, 09:50
-
Manchester United Incar Niko Kovac, Bagaimana Nasib Michael Carrick?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26










