Xavi Hernandez Ungkap Kesalahannya Selama Menangani Barcelona
Aga Deta | 8 Maret 2025 20:50
Bola.net - Xavi Hernandez, nama yang tak asing di dunia sepak bola, kini berbagi pengalamannya sebagai pelatih. Mantan gelandang Barcelona ini memulai karier kepelatihannya di Al Sadd sebelum kembali ke Camp Nou.
Setelah dua setengah tahun menangani Al Sadd dengan tujuh trofi, Xavi ditunjuk sebagai pelatih Barcelona pada November 2021. Namun, perjalanan karier kepelatihannya di Barcelona berakhir lebih cepat dari yang diharapkan.
Meski dipecat, Xavi tetap memandang positif masa kerjanya di Barcelona. Ia mengakui beberapa kesalahan manajemen dan dampak kepergian Sergio Busquets terhadap gaya permainan tim.
Dalam wawancara eksklusif dengan France Football, Xavi secara detail mengulas masa-masa tersebut, mengungkapkan pembelajaran berharga dan mengakui beberapa keputusan yang kurang tepat selama memimpin Barcelona.
Xavi dan Beban Harapan di Barcelona

Karier Xavi di Barcelona sebagai pelatih dipenuhi dengan ekspektasi tinggi. Sejarahnya yang gemilang bersama klub turut memengaruhi tekanan yang diterimanya.
Koneksi emosionalnya yang mendalam dengan Barcelona, menurut Xavi, terkadang menjadi bumerang. Ia mengakui bahwa emosi terkadang menguasai pengambilan keputusannya.
"Ekspektasinya sangat tinggi karena sejarah saya dengan Barcelona. Mungkin hubungan emosional saya yang mendalam dengan klub terkadang menyakiti saya, saya terlalu emosional, tetapi pengalaman ini adalah pengalaman belajar yang nyata bagi saya," kata Xavi.
Kesalahan dan Pembelajaran Berharga

Xavi mengakui bahwa masa jabatannya sebagai pelatih Barcelona bukanlah tanpa cela. Ia menyadari beberapa kesalahan dalam manajemen timnya.
Kepergian Sergio Busquets, misalnya, memaksa Xavi untuk mengubah gaya permainan Barcelona. Ia mencoba formasi dengan tiga gelandang serang, tetapi hasilnya tidak selalu optimal.
"Saya mengakui saya membuat beberapa kesalahan dalam manajemen. Kepergian Busquets memaksa kami untuk memikirkan kembali gaya permainan kami. Saya memilih untuk bermain dengan tiga pemain serang di lini tengah, tetapi itu tidak selalu menjadi pilihan terbaik," akunya.
Klasemen La Liga 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jordan Henderson Antusias Bermain di Bawah Asuhan Xabi Alonso
Liga Inggris 4 Agustus 2026, 07:05
-
Ferran Torres Buka Suara soal Masa Depannya di Barcelona, Isyaratkan Bisa Pergi
Liga Spanyol 4 Agustus 2026, 06:35
-
Nico Gonzalez Masuk Radar Inter Milan, Juventus Buka Peluang Transfer
Liga Italia 4 Agustus 2026, 05:35
-
Chelsea Sepakat Jual Trevoh Chalobah ke Como
Liga Inggris 4 Agustus 2026, 05:05
LATEST UPDATE
-
Pindah ke PSG atau Bertahan di Barcelona? Ini Kata Ferran Torres
Liga Spanyol 4 Agustus 2026, 21:00
-
Myles Lewis-Skelly Diminta Tolak MU dan Tetap Berjuang di Arsenal
Liga Inggris 4 Agustus 2026, 20:30
-
Arsenal Terus Pepet Newcastle untuk Transfer Bruno Guimaraes
Liga Inggris 4 Agustus 2026, 20:00
-
Manchester United Ngebet Lewis Hall, Newcastle: Gak Dulu!
Liga Inggris 4 Agustus 2026, 19:40
-
Pesan Moises Caicedo untuk Enzo Fernandez: Plis, Jangan Pergi!
Liga Inggris 4 Agustus 2026, 19:20
-
Manchester United Kepincut Gelandang Juventus ini?
Liga Inggris 4 Agustus 2026, 19:00
-
Girangnya Bernardo Silva Gabung Real Madrid: Ini Klub Terbaik di Dunia!
Liga Spanyol 4 Agustus 2026, 18:00
-
Persib ke Final Piala Presiden 2026, Maung Bandung Kini Bidik Gelar ke-2
Bola Indonesia 4 Agustus 2026, 17:42
-
Link Nonton Streaming Persebaya vs Arema FC - Semifinal Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 4 Agustus 2026, 17:33
-
Hasil Piala Presiden 2026: Menang 2-1 Atas Persija, Persib Lolos ke Final
Bola Indonesia 4 Agustus 2026, 17:32
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16





