Ferrer Pertahankan Gelar Meksiko Terbuka
Editor Bolanet | 5 Maret 2012 20:45
- Petenis David Ferrer yang diunggulkan berhasil kembali membawa pulang gelar juara yang ketiga dalam turnamen Meksiko Terbuka, setelah mengalahkan sesama petenis Spanyol, Fernando Verdasco 6-1, 6-2 pada partai final. Ferrer berhasil mengalahkan Verdasco dalam dua set dan menyelesaikan pertandingan hanya dalam waktu satu jam.
Ferrer menerangkan bahwa dirinya harus bermain sebaik mungkin karena pukulan-pukulan Verdasco yang cukup keras cukup sulit untuk dikembalikan, terutama pada set pertama, Saya merasa harus lebih solid dalam bermain dan mengembalikan pukulannya. Saya tahu bahwa Fernando tidak menunjukkan permainan terbaiknya hari ini, tapi itulah tenis.
Ferrer meraih gelar juara yang kedua setelah dirinya juga menang pekan lalu pada turnamen Copa Claro di Buenos Aires. Ferrer juga memenangkan turnamen Heineken Terbuka di Auckland pada awal musim kompetisi. Ferrer memiliki rekor 18 kali menang dan 1 kali kalah tahun ini. Kekalahan satu-satunya hanya dialami saat menghadapi Novak Djokovic pada babak perempat final Australia Terbuka.
Verdasco yang menargetkan untuk meraih gelar juara pertamanya di Meksiko Terbuka saat dirinya menang di Barcelona 2010 merasa sangat kecewa dengan kekalahan ini. Dirinya merasa tidak dapat memberikan perlawanan yang seharusnya seperti yang diharapkan, Saya tidak dapat menjaga bola agar tetap berada di dalam lapangan. Memang berat rasanya kalah dalam final, kalah dengan cara seperti itu lebih menyakitkan.
Sementara itu pada kategori wanita, Sara Errani mengalahkan rekan senegaranya Flavia Penetta 5-7, 7-6(2), 6-0 dan berhasil meraih gelar WTA yang ketiga. Penetta berhasil memimpin dalam set pertama walau dipenuhi kesalahan. Kedua pemain pun sama-sama mencoba menahan serve pada permainan pertama , dan Errani mampu menahan serve sekali pada set pertama. Errani membangkitkan permainan pada set kedua dan menang lewat tie-break, dan tetap mempertahankan momentum tersebut untuk memenangkan set ketiga 6-0. Pertandingan itu sendiri berlangsung dalam durasi dua setengah jam.
Pertandingan yang berat saat melawan Flavia. Tidak pernah mudah bermain dengan sesama orang Italia tapi saya bermain dengan cukup baik, terutama pada set ketiga, ujar Errani.
Errani juga berhasil memenangkan kategori ganda bersama rekannya, Roberta Vinci, dan menjadi pemain pertama dalam hampir dua tahun yang berhasil memenangkan gelar juara tunggal dan ganda di dalam turnamen WTA yang sama.
(ary/kny)
Ferrer menerangkan bahwa dirinya harus bermain sebaik mungkin karena pukulan-pukulan Verdasco yang cukup keras cukup sulit untuk dikembalikan, terutama pada set pertama, Saya merasa harus lebih solid dalam bermain dan mengembalikan pukulannya. Saya tahu bahwa Fernando tidak menunjukkan permainan terbaiknya hari ini, tapi itulah tenis.
Ferrer meraih gelar juara yang kedua setelah dirinya juga menang pekan lalu pada turnamen Copa Claro di Buenos Aires. Ferrer juga memenangkan turnamen Heineken Terbuka di Auckland pada awal musim kompetisi. Ferrer memiliki rekor 18 kali menang dan 1 kali kalah tahun ini. Kekalahan satu-satunya hanya dialami saat menghadapi Novak Djokovic pada babak perempat final Australia Terbuka.
Verdasco yang menargetkan untuk meraih gelar juara pertamanya di Meksiko Terbuka saat dirinya menang di Barcelona 2010 merasa sangat kecewa dengan kekalahan ini. Dirinya merasa tidak dapat memberikan perlawanan yang seharusnya seperti yang diharapkan, Saya tidak dapat menjaga bola agar tetap berada di dalam lapangan. Memang berat rasanya kalah dalam final, kalah dengan cara seperti itu lebih menyakitkan.
Sementara itu pada kategori wanita, Sara Errani mengalahkan rekan senegaranya Flavia Penetta 5-7, 7-6(2), 6-0 dan berhasil meraih gelar WTA yang ketiga. Penetta berhasil memimpin dalam set pertama walau dipenuhi kesalahan. Kedua pemain pun sama-sama mencoba menahan serve pada permainan pertama , dan Errani mampu menahan serve sekali pada set pertama. Errani membangkitkan permainan pada set kedua dan menang lewat tie-break, dan tetap mempertahankan momentum tersebut untuk memenangkan set ketiga 6-0. Pertandingan itu sendiri berlangsung dalam durasi dua setengah jam.
Pertandingan yang berat saat melawan Flavia. Tidak pernah mudah bermain dengan sesama orang Italia tapi saya bermain dengan cukup baik, terutama pada set ketiga, ujar Errani.
Errani juga berhasil memenangkan kategori ganda bersama rekannya, Roberta Vinci, dan menjadi pemain pertama dalam hampir dua tahun yang berhasil memenangkan gelar juara tunggal dan ganda di dalam turnamen WTA yang sama.
(ary/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
-
Wonderkid MU Ini Kaget Tiba-tiba Diminta Main di Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 05:20
-
Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026, 04:55
-
Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
Liga Inggris 7 Juni 2026, 04:16
-
Prediksi Prancis vs Irlandia Utara 9 Juni 2026
Piala Dunia 7 Juni 2026, 03:54
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47






