Roma Masters: Kalahkan Li Na, Sharapova Juara
Editor Bolanet | 21 Mei 2012 14:08
- Maria Sharapova memenangi gelar kedua berurutan di Roma, Minggu (20/5), setelah mengalahkan petenis dari China, Li Na. 4-6, 6-4, 7-6 (7/5), pada pertandingan final yang dihiasi hujan lebat sehingga pertandingan harus dihentikan sedangkan penonton tenis dan sepak bola bercampur di jalanan menuju arena pertandingan.
Petenis nomor dua dunia itu meraih piala ke-26 dalam karirnya, tetapi harus berjuang keras melawan petenis Rusia yang sempat menekannya dengan angka 6-4, 4-0 sebelum pertandingan dihentikan hampir dua jam karena hujan dan laga akhirnya dilanjutkan dengan tiebreak.
Ini benar-benar pertandingan gila, kata Sharapova, Kami sama-sama memegang peranan dan rasanya tidak ada pemain yang kalah. Sharapova kini memimpin pertemua dengan Li 7-4 dan pemain China itu nyaris meraih gelar pertama di tempat itu setelah membuat catatan bersejarah memenangi turnamen Prancis Terbuka Juni lalu.
Sharapova menambahkan gelarnya yang kedua setelah sebelumnya meraih gelar juara pada turnamen lapangan tanah liar di Stuttgart, April lalu.
Pertandingan final di bagian putera antara penyandang gelar Novak Djokovic dan Rafael Nadal - ulangan permainan mereka pada final 2011 - diundur hingga Senin karena buruknya cuaca dengan hujan lebat itu.
Para ofisial dan polisi harus ekstra berjaga-jaga karena penonton tenis bercampur dengan penonton sepak bola di jalanan, menjelang laga final Piala Italia antara Juventus dan Napoli di Stadion Olympic, yang lokasinya hanya beberapa harus meter dari arena tenis.
Pada pertandiangan final, helikopter yang berputar-putar di atas kawasan pertandingan, untuk menjaga penonton, malah menjadi perhatian para pengunjung kedua pertandingan itu.
Pertandingan itu menjadi amat lucu, seperti bermain sepak bola di tengah hujan, kata Li. Kami berdua harus ekstra memusatkan perhatian, amat melelahkan, kata Li
Kita tidak dapat relaks. Amat menegangkan. Tapi saya mengambil beberapa manfaat. Waktu sudah dekat ke Roland Garros. Saya kira saya memukul bola dengan baik. Saya juga bisa membuat lawan saya harus bergerak terus di lapangannya. Sharapova dan Li keluar arena permainan ketika laga pada pertengahan permainan dihentikan sampai dua jam.
Ketika laga dimulai lagi, Li memimpin 4-0, tapi Sharapova bangkit lagi dan meraih delapan game untuk menekan lawan dan memenangi set kedua, kemudian memimpin 2-0 pada set ketiga di saat lawannya seperti mengalami kesulitan dengan permukaan lapangan permainan. (afp/lex)
Petenis nomor dua dunia itu meraih piala ke-26 dalam karirnya, tetapi harus berjuang keras melawan petenis Rusia yang sempat menekannya dengan angka 6-4, 4-0 sebelum pertandingan dihentikan hampir dua jam karena hujan dan laga akhirnya dilanjutkan dengan tiebreak.
Ini benar-benar pertandingan gila, kata Sharapova, Kami sama-sama memegang peranan dan rasanya tidak ada pemain yang kalah. Sharapova kini memimpin pertemua dengan Li 7-4 dan pemain China itu nyaris meraih gelar pertama di tempat itu setelah membuat catatan bersejarah memenangi turnamen Prancis Terbuka Juni lalu.
Sharapova menambahkan gelarnya yang kedua setelah sebelumnya meraih gelar juara pada turnamen lapangan tanah liar di Stuttgart, April lalu.
Pertandingan final di bagian putera antara penyandang gelar Novak Djokovic dan Rafael Nadal - ulangan permainan mereka pada final 2011 - diundur hingga Senin karena buruknya cuaca dengan hujan lebat itu.
Para ofisial dan polisi harus ekstra berjaga-jaga karena penonton tenis bercampur dengan penonton sepak bola di jalanan, menjelang laga final Piala Italia antara Juventus dan Napoli di Stadion Olympic, yang lokasinya hanya beberapa harus meter dari arena tenis.
Pada pertandiangan final, helikopter yang berputar-putar di atas kawasan pertandingan, untuk menjaga penonton, malah menjadi perhatian para pengunjung kedua pertandingan itu.
Pertandingan itu menjadi amat lucu, seperti bermain sepak bola di tengah hujan, kata Li. Kami berdua harus ekstra memusatkan perhatian, amat melelahkan, kata Li
Kita tidak dapat relaks. Amat menegangkan. Tapi saya mengambil beberapa manfaat. Waktu sudah dekat ke Roland Garros. Saya kira saya memukul bola dengan baik. Saya juga bisa membuat lawan saya harus bergerak terus di lapangannya. Sharapova dan Li keluar arena permainan ketika laga pada pertengahan permainan dihentikan sampai dua jam.
Ketika laga dimulai lagi, Li memimpin 4-0, tapi Sharapova bangkit lagi dan meraih delapan game untuk menekan lawan dan memenangi set kedua, kemudian memimpin 2-0 pada set ketiga di saat lawannya seperti mengalami kesulitan dengan permukaan lapangan permainan. (afp/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juara Chennai Open 2025, Janice Tjen Akhiri Puasa Gelar Indonesia di WTA Usai 23 Tahun
Tenis 2 November 2025, 21:58
-
Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Sukses Sabet Gelar Juara WTA 125 Suzhou 2025
Tenis 7 Oktober 2025, 11:05
-
Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Mantap ke Perempat Final WTA 125 Suzhou 2025
Tenis 30 September 2025, 10:22
-
Mantap! Janice Tjen Pastikan Langkah ke Babak Utama WTA 125 Suzhou 2025
Tenis 29 September 2025, 15:43
LATEST UPDATE
-
Gol Jeremy Doku Selamatkan Muka Man City, tapi Mungkin Sia-Sia
Liga Inggris 5 Mei 2026, 17:17
-
Ranking 5 Manajer Chelsea era BlueCo, Siapa Paling Buruk?
Liga Inggris 5 Mei 2026, 16:16
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52
















