Tekuk Tomic, Federer Menyusul ke Perempat Final Australia
Editor Bolanet | 23 Januari 2012 03:15
- Roger Federer mengajari petenis muda yang sedang menanjak, Bernard Tomic, sebuah pelajaran menyakitkan, Minggu, mengalahkan petenis asal Australia itu untuk mencapai perempat final Australia Terbuka.
Juara 16 kali Grand Slam asal Swiss itu memperlihatkan semua pengalamannya dalam merebut kemenangan 6-4, 6-2, 6-2 atas petenis berusia 19 tahun itu dan maju ke perempat final untuk melawan Juan Martin del Potro.
Ini pertandingan menarik di Rod Laver Arena, dengan Federer berhadapan dengan petenis yang memiliki kemampuan yang tidak biasa, Tomic, yang memuji petenis Swiss itu sebagai petenis hebat sepanjang masa dan mengidolakan dia saat tumbuh besar.
Federer mengambil kendali permainan setelah set pertama yang berlansung kompetitif dan hanya memerlukan waktu satu jam 44 menit untuk merebut kemenangan atas petenis muda peringkat 38 dunia.
Saya tahu bahwa angka-angka akan dimainkan dengan berbeda dibanding pertandingan terakhir dengan Alexandr Dolgopolov, kata Federer.
Jadi saya memperkirakan dia akan bermain dengan lebih agresif, itu akan menjadi pertandingan ketat, yang memang terjadi.
Mungkin skor terasa berbeda, tapi saya pikir, kami banyak memainkan game-game panjang, poin-poin ketat, dan saya pikir dia sebenarnya sangat bagus, kata Federer.
Petenis legenda asal Swiss itu mematahkan servis Tomic enam kali dan kehilangan satu servisnya satu kali dalam pertandingan yang dia dominasi pada sore tersebut.
Saya memiliki sedikit peluang di set pertama, dan bagus bermain melawan pemain seperti itu dan pemain sebagus dia, dan bagi saya ini merupakan salah satu pertandingan terbaik yang pernah saya hadapi, kata Tomic.
Anda belajar banyak saat anda melawan dia, dan Anda bertambah baik dan melihat apa yang dia lakukan, dan meningkatkan permainan Anda.
Bagi saya, ini sangat menyenangkan dan sebuah kehormatan bermain melawan dia. Saya pikir Anda banyak belajar selama bermain melawan para petenis papan atas ini. Anda hanya dapat lebih baik lagi jika Anda kalah melawannya.
Federer, yang sedang memburu gelar kelimanya di Australia, kini akan menghadapi unggulan ke-11 asal Argentina del Potro, yang pernah mengalahkannya pada final AS Terbuka 2009, yang memberi gelar Grand Slam satu-satunya. (afp/row)
Juara 16 kali Grand Slam asal Swiss itu memperlihatkan semua pengalamannya dalam merebut kemenangan 6-4, 6-2, 6-2 atas petenis berusia 19 tahun itu dan maju ke perempat final untuk melawan Juan Martin del Potro.
Ini pertandingan menarik di Rod Laver Arena, dengan Federer berhadapan dengan petenis yang memiliki kemampuan yang tidak biasa, Tomic, yang memuji petenis Swiss itu sebagai petenis hebat sepanjang masa dan mengidolakan dia saat tumbuh besar.
Federer mengambil kendali permainan setelah set pertama yang berlansung kompetitif dan hanya memerlukan waktu satu jam 44 menit untuk merebut kemenangan atas petenis muda peringkat 38 dunia.
Saya tahu bahwa angka-angka akan dimainkan dengan berbeda dibanding pertandingan terakhir dengan Alexandr Dolgopolov, kata Federer.
Jadi saya memperkirakan dia akan bermain dengan lebih agresif, itu akan menjadi pertandingan ketat, yang memang terjadi.
Mungkin skor terasa berbeda, tapi saya pikir, kami banyak memainkan game-game panjang, poin-poin ketat, dan saya pikir dia sebenarnya sangat bagus, kata Federer.
Petenis legenda asal Swiss itu mematahkan servis Tomic enam kali dan kehilangan satu servisnya satu kali dalam pertandingan yang dia dominasi pada sore tersebut.
Saya memiliki sedikit peluang di set pertama, dan bagus bermain melawan pemain seperti itu dan pemain sebagus dia, dan bagi saya ini merupakan salah satu pertandingan terbaik yang pernah saya hadapi, kata Tomic.
Anda belajar banyak saat anda melawan dia, dan Anda bertambah baik dan melihat apa yang dia lakukan, dan meningkatkan permainan Anda.
Bagi saya, ini sangat menyenangkan dan sebuah kehormatan bermain melawan dia. Saya pikir Anda banyak belajar selama bermain melawan para petenis papan atas ini. Anda hanya dapat lebih baik lagi jika Anda kalah melawannya.
Federer, yang sedang memburu gelar kelimanya di Australia, kini akan menghadapi unggulan ke-11 asal Argentina del Potro, yang pernah mengalahkannya pada final AS Terbuka 2009, yang memberi gelar Grand Slam satu-satunya. (afp/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Susunan Pemain Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juni 2026, 01:10
-
Achraf Hakimi Main di Posisi Apa? Bek Kanan Maroko dengan Peran Tak Biasa
Piala Dunia 14 Juni 2026, 00:49
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss
Piala Dunia 13 Juni 2026, 23:55
-
Tempat Menonton Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 23:45
-
Ghana Protes Keras Kanada Usai Tolak Visa Thomas Partey
Piala Dunia 13 Juni 2026, 23:12
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28







