11 Hari 5 Pertandingan Piala AFF 2020, Bagaimana Timnas Indonesia Menghindari Kelelahan?
Editor Bolanet | 22 Desember 2021 21:20
Bola.net - Jadwal pada selama Piala AFF 2020 menjadi salah satu tantangan lain bagi semua kontestan, tak terkecuali Timnas Indonesia. Meskipun melaju mulus di penyisihan grup, jadwal padat jelas menjadi penghambat bagi Skuad Garuda di sana.
Perjalanan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 dimulai dengan melawan Kamboja pada 9 Desember 2021. Dilanjutkan melawan Laos pada 12 Desember 2021, di mana masing-masing pertandingan dimenangi dengan skor 4-2 dan 5-1.
Kemudian tiga hari berselang, tepatnya 15 Desember 2021, giliran Vietnam yang mengadang. Sang lawan terbilang beruntung karena sempat beristirahat sepekan sebelum berjumpa Malaysia dan Timnas Indonesia.
Laga pemungkas Timnas Indonesia digelar 19 Desember 2021 kontra Malaysia. Dengan sisa-sisa tenaga yang ada, Evan Dimas dkk. sukses mengatasi perlawanan Harimau Malaya dengan kemenangan meyakinkan 4-1.
Pada semifinal Piala AFF 2020, dengan waktu yang lebih singkat satu hari ketimbang Singapura, Timnas Indonesia kini melakoni lima pertandingan dalam 11 hari saja. Bagaimana Shin Tae-yong mengatasi padatnya jadwal tersebut?
Rotasi Pemain

Di sinilah Shin Tae-yong mengambil perannya. Sebagai pelatih, dengan segala pertimbangannya, ia memutar otak dengan melakukan rotasi pemain signifikan.
Mulai dari kiper hingga striker, Shin Tae-yong 'tidak memiliki pakem inti'. Seringkali Shin Tae-yong mengubah starting XI pada tiap laga.
Alhasil, formasi pun juga tak ajeg, di mana ia selalu mengubah pola dari 4-1-4-1, 4-4-1-1, bahkan memainkan lima bek dalam skema 5-4-1.
Dengan cara begini, Timnas Indonesia bisa menghindari kendornya stamina. Apalagi semifinal dan final bakal digelar dua leg.
Evan Dimas sebagai kapten saja tidak melulu menjadi starter. Pada laga kontra Vietnam dan Malaysia, gelandang Bhayangkara FC itu baru masuk pada babak kedua.
Hanya ada beberapa pemain saja yang selalu tampil sebagai starter dalam empat pertandingan fase grup, di antaranya Rachmat Irianto, Pratama Arhan, Asnawi Mangkualam, dan Ricky Kambuaya. Sementara pemain lain bermain secara bergiliran.
Kedalaman Rotasi Mumpuni
Melakukan rotasi pemain dalam suatu turnamen tentu sangat berisiko. Sebab kualitas dan visi bermain tiap individu niscaya berbeda walau hanya sedikit.
Beruntung, Shin Tae-yong dibekali kedalaman skuad (squad depth) yang mumpuni. Selain itu, para pemain juga benar-benar memahami keinginan dan kebutuhan pelatih, sehingga walaupun berbeda gaya bermain, mereka tetap mengikuti instruksi.
Tidak jarang sejumlah pemain melakukan perubahan peran dalam satu pertandingan. Contohnya Alfeandra Dewangga, bek tangguh Timnas Indonesia, yang pada babak pertama bermain sebagai bek tengah, namun bergeser sedikit ke depan menjadi gelandang jangkar.
Dengan aspek veratile seperti ini, tidak sulit bagi Shin Tae-yong untuk mengutak-atik gaya permainan yang ia inginkan. Sebab, ia tak perlu khawatir rotasi pemain demi menjaga stamina membuat tim asuhannya boncos.
Disadur dari: Bola.com (Gregah N; 22/12/21)
Dukung Indonesia di Piala AFF 2020
- Piala AFF 2020: Babak Pertama, Gol Cantik Witan Bawa Indonesia Ungguli Singapura
- Piala AFF 2020: Tanpa Elkan Baggott dan Evan Dimas, Inilah Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura
- Siapa Pemain Timnas Indonesia dengan Rapor Terbaik di Fase Grup Piala AFF 2020?
- Shin Tae-yong Batal Naturalisasi Kevin Diks, Malah Kesengsem Winger Liga Belanda
- Nonton Live Streaming Gratis Singapura vs Timnas Indonesia di Vidio, Rabu 22 Desember 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
Tim Nasional 18 Januari 2026, 07:30
LATEST UPDATE
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
-
Alfeandra Dewangga Siap Bawa Persib Cetak Sejarah Juara 3 Kali Berturut-turut
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 12:30
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
-
Ingat 2 Trofi UCL! Arbeloa Semprot Fans Madrid yang Hobi Cemooh Vinicius Jr
Liga Champions 20 Januari 2026, 11:17
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
LATEST EDITORIAL
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19












