3 Hal Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia dari Bulgaria: Punya Duet Bek Liga Italia dan Belum 100 Persen Walau Menang 10-2
Asad Arifin | 29 Maret 2026 16:08
Bola.net - Timnas Bulgaria akan jadi lawan berat bagi Timnas Indonesia pada laga final FIFA Series, Senin (30/3) malam WIB. Duel yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno itu akan benar-benar menguji kemampuan para pemain dan tim pelatih.
Indonesia melaju ke final setelah menang 4-0 atas St. Kitts and Nevis pada babak semifinal. Tidak ada perlawanan yang berarti dari negara asal Kepulauan Karibia tersebut bagi skuad arahan pelatih John Herdman.
Namun, Bulgaria berada pada level berbeda jika dibanding St. Kitts and Nevis. Tolok ukurnya banyak, salah satunya ranking FIFA. Pasukan pelatih Aleksandar Dimitrov kini berada pada posisi ke-85 di ranking FIFA.
Bukan hanya lebih tinggi dari St. Kitts and Nevis, peringkat FIFA mereka juga di atas Indonesia. Berdasarkan pada rilis terakhir FIFA, Indonesia berada di peringkat ke-121. Tertinggal cukup jauh dibanding Bulgaria.
Selain ranking FIFA yang lebih tinggi, ada beberapa faktor teknis yang membuat Bulgaria akan jadi lawan berat bagi Indonesia. Faktor itu wajib diwaspadai jika Indonesia ingin menang. Faktor apa saja?
Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Duet Liga Italia di Lini Belakang

Bulgaria punya banyak pemain yang berlaga di liga-liga negara lain di Eropa. Bahkan, ada yang bermain di Arab Saudi untuk klub Al Taawoun. Ada juga Hristiyan Petrov yang bermain untuk klub Belanda, SC Heerenveen.
Di antara pemain abroad di skuad Bulgaria, ada dua yang kini bermain untuk klub Italia. Mereka adalah Rosen Bozhinov yang membela Pisa dan Petko Hriskov yang tercatat sebagai pemain Spezia. Keduanya berposisi bek tengah.
Seperti diketahui, karakter sepak bola Italia adalah keuletan dalam bertahan. Kondisi itu yang membuat Jay Idzes berkembang sebagai bek tangguh. Hal yang sama berlaku pada Rosen Bozhinov dan Petko Hriskov.
Kolektivitas jadi Kekuatan Utama

Bulgaria unggul segalanya pada duel lawan Kep. Solomon. Meskipun begitu, mereka tak terlihat meremehkan lawan sama sekali. Bulgaria bermain dengan kolektivitas tim yang solid.
Bulgaria bermain dengan sistem dan tidak mengandalkan aksi individu pemain. Sangat jarang pemain Bulgaria melakukan dribel untuk waktu yang lama dan mencoba melewati pemain Kep. Solomon.
Solidnya organisasi Bulgaria akan menjadi ujian bagi Indonesia. Bulgaria akan jadi lawan yang berbeda dibanding St. Kitts and Nevis yang menyerang lewat umpan jauh dan kualitas individu pemain depan yang mudah dipatahkan.
Belum 100 Persan saat Lawan Kep. Solomon

Bulgaria tampil sangat dominan pada laga lawan Kep. Solomon. Mereka mencetak 10 gol dan punya banyak peluang lain. Padahal, pada duel itu, Bulgaria belum tampil 100 persen.
Beberapa pemain utama masih disimpan oleh pelatih Aleksandar Dimitrov. Penyerang utama Vladimir Nikolov baru dimainkan pada babak kedua dan langsung mencetak tiga gol alias hattrick.
Gelandang berbakat Nikola Iliev juga baru dimainkan pada babak kedua. Bahkan, Petko Hristov tidak dimainkan sama sekali. Sementara, Rosen Bozhinov jadi pemain pengganti dan memberi dampak yang besar.
Baca Ini Juga:
4 Rotasi yang Bisa Dilakukan John Herdman pada Duel Indonesia vs Bulgaria: Mauro Zijlstra Main Sejak Menit Awal?
Menang Telak Tapi Belum Sempurna! Ini PR John Herdman Usai Debut Impresif Timnas Indonesia
Jangan Terlena Pesta Gol Lawan St. Kitts and Nevis! Bulgaria Jadi Ujian Sebenarnya Era John Herdman di Timnas Indonesia
Menerka Peran Ole Romeny di Laga Lawan Bulgaria: Berpeluang Jadi Otak Serangan Timnas Indonesia Lagi?
Dari Peter Withe ke John Herdman: Harapan Baru Pelatih Inggris Agar Timnas Indonesia Kembali Menyala
3 Sentuhan Eropa John Herdman yang Ubah Wajah Timnas Indonesia: Latihan Lebih Taktikal, Pakai TV
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Demi Instruksi Taktik, Erling Haaland Tak Bisa Jadi Kapten Manchester City!
Liga Inggris 11 Agustus 2026, 23:24
-
Dominasi Pelatih Asal Portugal di Super League 2026/2027
Bola Indonesia 11 Agustus 2026, 20:52
LATEST UPDATE
-
7 Pemain AC Milan yang Bisa Isi Berbagai Posisi dalam Skema 3-4-2-1 Amorim
Liga Italia 13 Agustus 2026, 09:14
-
Desire Doue Bidik Semua Trofi usai Bawa PSG Juara Piala Super Eropa
Liga Champions 13 Agustus 2026, 08:16
-
Arsenal vs Como, 3 Catatan Penting Jelang Community Shield
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 07:45
-
Manchester United Juara Boyle Sports Cup, Mbeumo dan Zirkzee Tampil Menjanjikan
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 07:07
-
PSG Jadi Tim Ketiga yang Mampu Pertahankan Gelar Piala Super Eropa
Liga Champions 13 Agustus 2026, 06:35
-
Real Madrid Menang Tipis atas Deportivo, Brahim Diaz Jadi Penentu
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 06:22
-
Tinggalkan Napoli, Romelu Lukaku Resmi Gabung Fenerbahce
Liga Eropa Lain 13 Agustus 2026, 05:35
-
Xavi Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030
Piala Dunia 13 Agustus 2026, 05:18
-
Selamat! PSG Juara Piala Super Eropa 2026
Liga Champions 13 Agustus 2026, 04:58
-
Man of the Match PSG vs Aston Villa: Desire Doue
Liga Champions 13 Agustus 2026, 04:29
-
Hasil Uji Coba: Manchester United Menang Adu Penalti atas Leeds United
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 04:07
-
Hasil PSG vs Aston Villa: Les Parisiens Pertahankan Gelar Piala Super Eropa
Liga Champions 13 Agustus 2026, 04:02
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59





