3 Kelemahan Timnas Indonesia Jelang Kualifikasi Piala Asia 2023: Rawan Dieksploitasi Lawan!
Ari Prayoga | 7 Juni 2022 10:55
Bola.net - Timnas Indonesia memiliki sejumlah kelemahan yang rawan dieksploitasi lawan dalam kiprah mereka di putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2023 yang dimulai pekan depan.
Performa Timnas Indonesia diragukan karena hanya mampu bermain imbang melawan Bangladesh dalam partai uji coba. Mereka ditahan 0-0 dalam FIFA Matchday di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (1/6/2022) malam WIB.
Kali ini, skuat Garuda malah bergabung dengan lawan-lawan yang cukup berat pada Kualifikasi Piala Asia 2023, yakni Nepal, Kuwait, dan Yordania.
Timnas Indonesia akan lebih dulu melawan Kuwait pada 8 Juni 2022, disusul kontra Yordania pada 11 Juni 2022, dan menghadapi Nepal tiga hari berselang.
Peluang Skuad Garuda untuk lolos ke putaran final Piala Asia 2023 terkesan semakin kecil. Sebab, di atas kertas, kekuatan Yordania dan Kuwait masih berada di atas Timnas Indonesia.
Tanpa Evan Dimas dan Egy Maulana Vikri
Pelatih Shin Tae-yong hanya membawa 23 pemain untuk Kualifikasi Piala Asia 2023 yang akan dimulai 8 Juni di Kuwait.
Menariknya dua pemain yang ikut tercoret berstatus pemain reguler masuk Timnas Indonesia, Evan Dimas dan Egy Maulana Vikri. Dua nama ini sebenarnya punya peran sentral di Timnas Indonesia.
Kali ini, tantangan tidak mudah harus mereka hadapi demi menembus Piala Asia 2023. Apalagi tiga tim lawan tersebut memiliki skuat yang cukup mumpuni untuk bisa mendapat hasil terbaik di kualifikasi ini.
Dari hasil pertandingan kontra Bangladesh, Bola.com mencatat terdapat tiga kelemahan Timnas Indonesia yang harus diperbaiki untuk kualifikasi Piala Asia 2023 nanti. Simak ulasan berikut ini:
Kurang Berani Menekan

Timnas Indonesia mampu unggul penguasaan bola mencapai lebih dari 70 persen melawan Bangladesh. Sayangnya, kebanyakan penguasaan itu mereka lakukan bukan di area yang mengancam lawan, melainkan pertahanan sendiri.
Bek Fachruddin Aryanto cukup banyak memegang bola di babak pertama. Namun, Marc Klok malah lebih banyak menjemput bola ke belakang, meski pemain depan lawan sebenarnya tidak berani memberi tekanan.
Dari sini terlihat bahwa upaya Timnas Indonesia berani menekan ke pertahanan lawan masih belum kentara. Mereka masih ragu untuk memberi ancaman. Di sisi lain, Bangladesh menaruh garis pertahanan rendah dan bermain bertahan.
Alur Serangan Tidak Lancar

Dengan permainan yang cenderung monoton di babak pertama, nyaris tak ada peluang membahayakan ke gawang Bangladesh. Upaya membangun serangan juga kerap gagal karena mudah dibaca lawan.
Hal ini sempat jadi lebih baik dengan masuknya bek Elkan Baggott. Dengan kaki kirinya, dia kerpa mengirim umpan lambung ke depan. Elkan Baggot seperti paham bahwa penumpukan pemain lawan harus diatasi dengan bola atas.
Namun, hal ini kurang berjalan efektif. Banyak long ball yang kemudian gagal diterima dengan baik oleh rekan-rekannya. Pemain depan juga kerap gagal menemukan ruang yang tepat di depan gawang lawan.
Penyelesaian Akhir Buruk

Total, Timnas Indonesia membukukan 12 peluang dan tak ada satu pun yang menghasilkan gol. Hal ini menunjukkan bahwa penyelesaian akhir para pemain masih buruk, selain antisipasi pemain lawan yang memang ciamik.
Saat sudah mencapai pertahanan lawan, pengambilan keputusan menjadi masalah. Ada yang lebih memilih menembak daripada mengumpan. Namun, mendapat peluang emas pun masih gagal menggetarkan jala Bangladesh.
Jadwal Timnas Indonesia
8 Juni 2022
Kuwait vs Timnas Indonesia
Jaber Al-Ahmad International Stadium
Kick-off: 23.15 WIB
12 Juni 2022
Timnas Indonesia vs Yordania
Jaber Al-Ahmad International Stadium
Kick-off: 02.15 WIB
15 Juni 2022
Timnas Indonesia vs Nepal
Jaber Al-Ahmad International Stadium
Kick-off: 02.15 WIB
Disadur dari: Bola.com (Aditya Wany, Gregah Nurikhsani) 7 Juni 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Lirik Manuel Locatelli Usai Gagal Dapatkan Rodri
Liga Spanyol 8 Agustus 2026, 23:00
-
Thailand dan Malaysia Melaju ke Semifinal Piala AFF 2026
Tim Nasional 8 Agustus 2026, 22:01
-
PSG Naikkan Tawaran untuk Rekrut Kiper Incaran Juventus
Liga Eropa Lain 8 Agustus 2026, 22:00
-
Hasil Uji Coba: Chelsea Hajar AC Milan 3-0 di SUGBK
Liga Inggris 8 Agustus 2026, 21:16
-
Bruno Guimaraes Siap Jadi Pejuang Arsenal dan Bantu Raih Banyak Trofi
Liga Inggris 8 Agustus 2026, 21:00
LATEST UPDATE
-
Detail Kesepakatan Transfer Ronald Araujo ke Liverpool
Liga Inggris 9 Agustus 2026, 22:11
-
Hasil MotoGP Silverstone 2026: Raul Fernandez Dominan, Marc Marquez Posisi Ke-7
Otomotif 9 Agustus 2026, 19:57
-
Endrick Mulai Mencari Jalan ke Premier League, Berpeluang Gabung MU?
Liga Inggris 9 Agustus 2026, 16:35
-
Mason Mount Buka Suara soal Cedera di Laga MU vs PSG
Liga Inggris 9 Agustus 2026, 15:23
-
Jadi Asisten Jose Mourinho, Apa Peran Sami Khedira di Real Madrid?
Liga Spanyol 9 Agustus 2026, 13:28
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59










