3 Kunci Sukses Timnas Indonesia Hajar Laos di Piala AFF 2020, Apa Saja Ya?
Ari Prayoga | 13 Desember 2021 09:12
Bola.net - Timnas Indonesia sukses meraih kemenangan kedua di pentas Piala AFF 2020 usai menghajar Laos dengan skor telak 5-1 di Bishan Stadium, Singapura, Minggu (12/12/2021).
Pada laga ini, pelatih Shin Tae-yong melakukan sejumlah perubahan dari pertandingan versus Kamboja. Ernando Ari, Rizky Ridho, Edo Febriansyah, Kushedya Hari Yudo, dan Dedik Setiawan diberi kesempatan bermain sejak awal.
Mereka menggantikan Syahrul Trisna, Ryuji Utomo, Pratama Arhan, Witan Sulaeman, dan Ezra Walian. Perjudian tersebut berbuah hasil setelah Timnas Indonesia unggul dua gol lebih dulu melalui penalti Asnawi Mangkualam (23') dan Irfan Jaya (34').
Namun, Kamboja berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-41 melalui Kydavone Souvanny. Pada babak kedua, Shin Tae-yong melakukan sejumlah pergantian di semua lini.
Hasilnya membuat Timnas Indonesia bermain makin agresif dan berhasil menambah tiga gol melalui Witan Sulaeman (56'), Ezra Walian (77'), dan Evan Dimas (84'). Hingga laga usai tak ada gol tambahan.
Statistik mencatat Timnas Indonesia unggul segalanya atas Laos pada laga tersebut. Pasukan Shin Tae-yong memiliki penguasaan bola mencapai 74 persen.
Timnas Indonesia juga melepaskan 14 tembakan yang sembilan di antaranya akurat. Adapun Laos memiliki 26 persen penguasaan bola dengan dua tembakan yang hanya satu akurat.
Lantas, apa kunci kesuksesan Timnas Indonesia bisa menang telak atas Kamboja? Berikut ulasan selengkapnya.
Persiapan Matang
Timnas Indonesia memiliki persiapan yang tidak banyak, yakni hanya tiga hari untuk menghadapi Laos. Namun, pelatih Shin Tae-yong tak harus mengeluarkan tenaga lebih karena persiapan sebenarnya sudah dilakukan sejak November 2021.
Timnas Indonesia melakukan pemusatan latihan dan melakoni uji coba di Turki. Adapun Laos sudah lama tidak bermain dalam laga uji coba.
Persiapan menuju Piala AFF 2020 pun dikebut dalam dua pekan sebelum turnamen. Situasi itu secara langsung memengaruhi gaya permainan Tim Garuda di lapangan.
Bermain Efektif
Timnas Indonesia memang sempat kewalahan menembus lini pertahanan Laos dalam 20 menit awal pertandingan. Namun, setelah gol tendangan penalti Asnawi Mangkualam, kepercayaan diri skuad Garuda melambung.
Para pemain berhasil memainkan gaya permainan agresif yang efektif. Artinya minim peluang yang disia-siakan karena memaksimalkan seluruh sisi lapangan.
Para pemain sayap seperti Irfan Jaya tampil efektif dengan memberikan tusukan yang membuat lini pertahanan Laos frustrasi. Adapun Evan Dimas menjadi motor serangan sekaligus mengatur ritme permainan skuad Merah-Putih.
Beda Kualitas
Perbedaan kualitas juga menjadi alasan Timnas Indonesia bisa menang mudah melawan Laos. Timnas Indonesia secara materi memiliki pemain berkualitas di semua lini.
Adapun Laos kesulitan mengembangkan permainan karena kualitas pemain seadanya. Pelatih V. Selvaraj tak memiliki pilihan dengan memainkan pemain muda yang minim pengalaman.
Selain itu, Timnas Indonesia juga punya catatan apik melawan Laos, yakni belum pernah kalah. Statistik itu menjadi modal kepercayaan diri bagi para pemain di lapangan.
Disadur dari: Bola.com (Zulfirdaus Harahap, Benediktus Gerendo Pradigdo) 13 Desember 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







