3 Strategi Shin Tae-yong Dinilai Mirip Luis Milla
Gia Yuda Pradana | 15 Februari 2020 09:05
Bola.net - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mulai membangun skuad. Total 34 pemain sudah dipanggil untuk pemusatan latihan, sebagai persiapan untuk Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.
Harapan pencinta sepak bola Indonesia tinggi terhadap mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu. Fans berharap Shin bisa membawa Timnas Indonesia menjadi tim yang cukup diperhitungkan.
Sayangnya, Timnas Indonesia U-19 di bawah Shin Tae-yong belum menunjukkan tajinya. Mereka kalah dalam tiga laga uji coba terakhir, yakni melawan Busan IPark, Kyung Hee University, dan Seongnam FC.
Namun, itu masih laga uji coba. Hasil tersebut tak begitu membebani Shin Tae-yong. Menurut mantan pelatih Korea Selatan itu, hasil bukan tujuan utamanya saat ini.
Mengacu pada hal tersebut, Shin Tae-yong tidak tinggal diam. Beberapa manuver dan keputusannya membuat performa Timnas Indonesia meningkat.
Seperti dilansir Bola.com, ada fakta menarik tentang rencana Shin Tae-yong yang mulai terbaca. Ada setidaknya tiga strategi Shin Tae-yong yang hampir mirip dengan milik Luis Milla. Berikut rangkumannya.
Regenerasi Pemain

Sama seperti Luis Milla, Shin Tae-yong juga menerapkasn regenerasi pemain dalam skuatnya. Buktinya, dalam daftar 34 nama pemain yang dipanggil buat pelatnas persiapan laga Kualifikasi Piala Dunia 2022, banyak pemain belia usia 20 tahun.
Pada 2017, Luis Milla juga sempat menerapkan strategi yang sama. Namun hal itu berubah setelah kedatangan Simon McMenemy.
Pelatih asal Inggris itu lebih mempercayakan pemain kaya pengalaman dalam skuatnya. Sebelum dirombak Shin Tae-yong, ada sembilan pemain di atas 30 tahun yang dipanggil Simon McMenemy untuk Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Penguasaan Bola

Pada 2017, Luis Milla pernah membeberkan filosofi gaya permainan yang akan diterapkannya untuk Timnas Indonesia U-22. Filosofi gaya permainan ala Luis Milla kala itu adalah menyerang.
Namun penyerangan yang dilakukan bukan asal-asalan. Milla mengklaim gaya menyerang itu bakal dikombinasikan dengan penguasaan bola.
Ya, poinnya ada di penguasaan bola. Itu mirip dengan strategi Shin Tae-yong saat ini bukan? Shin juga berusaha agar pemainnya bisa berlama-lama dengan bola.
Itu sebabnya, Shin menyuruh pemain Timnas Indonesia U-19 berlatih teknik-teknik dasar terlebih dahulu ketimbang muluk-muluk berlatih skill kelas bintang.
Sedikit Striker Lebih Baik

Masih pada tahun yang sama, Luis Milla hanya memanggil empat pemain yang berposisi sebagai striker, yakni Dendy Sulistyawan (Bhayangkara FC), Ahmad Nur Hardianto (Persela Lamongan), Muhammad Dimas Drajad (PS TNI), dan Marinus Mariyanto Wanewar (Persipura Jayapura) dalam skuatnya.
Luis Milla memang tak ingin punya banyak striker di skuat racikannya saat itu. Menurut Milla, tak seharusnya kewajban mencetak gol hanya dibebankan kepada penyerang.
Masih ada pemain di posisi lain yang juga bisa diandalkan, seperti pemain sayap atau geladang. "Jadi menyerang untuk mencetak gol itu bisa melalui penyerang dan sayap kanan serta kiri," ucap Milla.
Lagi-lagi, hal itu mirip dengan strategi Shin Tae-yong. Saat ini, pelatih asal Korea Selatan itu juga hanya merekrut empat striker yakni Ilija Spasojevic, Lerby Eliandry, Irfan Jauhari Bali, dan Muhammad Rafli untuk skuatnya.
Untuk posisi sayap dan gelandang, Shin Tae-yong memanggil setidaknya 14 nama.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Hesti Puji Lestari/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 14 Februari 2020
Baca juga artikel-artikel lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Shin Tae-yong Latih 40 Talenta Muda, Didampingi Dua Eks Pemain Persija
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 10:37
-
Nasib Mees Hilgers di Heerenveen: Belum Pernah Dimainkan, Apa Alasan Sang Pelatih?
Tim Nasional 24 Oktober 2026, 18:04
LATEST UPDATE
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







