4 Aspek Positif Ketika Timnas Indonesia Dipermalukan 0-4 dari Libya: Ivar Jenner Memberi Harapan
Asad Arifin | 3 Januari 2024 11:56
Bola.net - Timnas Indonesia memang kalah telak saat berhadapan dengan Timnas Libya pada laga uji coba jelang Piala Asia 2023. Akan tetapi, ada beberapa aspek positif yang ditunjukkan anak asuh Shin Tae-yong pada laga itu.
Pada duel yang dimainkan di Stadion Mardan, Selasa (2/1/2024) malam WIB, Skuad Garuda kalah telak 0-4. Empat gol di gawang Indonesia dicetak Ahmed Ekrawa, Omar Al Khouja, Nouradin Elgelaib, dan Alaa Alqijdar.
Hasil ini menunjukkan ada banyak bopeng di Timnas Indonesia. Secara khusus di lini belakang. Banyak kesalahan individu terjadi di lini belakang, mulai salah umpan hingga salah koordinasi antarpemain.
Namun, di balik kekalahan dengan skor telak tersebut, beberapa aspek positif juga ditunjukkan Timnas Indonesia. Lantas, apa saja hal positif yang ditampilkan pasukan Shin Tae-yong?
Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Kualitas Ivar Jenner

Ivar Jenner dimainkan pada babak kedua. Bersama Marselino Ferdinan, Ivar Jenner menggantikan peran Marc Klok dan Ricky Kambuaya di lini tengah.
Ivar Jenner mengalirkan bola dengan cukup tenang. Salah satu aksi terbaik Ivar Jenner terjadi pada menit ke-61. Dia melepas umpan terobosan pada Egy Maulana Vikri. Momen itu berujung gol, akan tetapi dianulir karena Egy dalam posisi offside.
Nah, melihat performa pada duel lawan Libya, Ivar Jenner tentu menjadi harapan baru bagi Timnas Indonesia. Jika mampu mendapatkan level fisik dan teknik terbaiknya usai cedera, Jenner bisa jadi pemain kunci Indonesia.
Witan Sulaeman Multifungsi

Musim 2023/2024 menjadi fase penting dalam karier Witan Sulaeman. Di Persija Jakarta, Witan Sulaeman mengalami transformasi posisi dari winger menjadi wingback.
Transformasi itu berlanjut ketika Witan Sulaeman bermain lawan Libya. Bukan lagi sebagai wingback, kali ini pemain 22 tahun itu bermain sebagai bek sayap. Lebih tepatnya sebagai bek kanan.
Sebelumnya, Witan Sulaeman juga bisa bermain untuk beberapa peran. Posisi utama Witan Sulaeman adalah winger kanan dan kiri. Namun, dia juga pernah dimainkan sebagai gelandang serang.
Persaingan di Bawah Mistar

Keputusan Shin Tae-yong memainkan Syahrul Trisna bisa dibilang menarik. Padahal, Ernando Ari awalnya diprediksi bakal jadi pilihan utama.
Syahrul Trisna kebobolan empat kali. Akan tetapi, mayoritas gol tercipta karena kesalahan pemain belakang. Syahrul bikin empat penyelamatan. Syahrul juga mampu melakukan build-up dengan apik dengan 33 umpan sukses yang dilakukan.
Kini, persaingan di bawah mistar gawang Timnas Indonesia bakal makin panas. Hal ini sangat bagus untuk Timnas Indonesia karena setiap kiper akan berusaha untuk memberikan yang terbaik.
Keberanian Pegang Bola

Dibanding ketika kalah lawan Irak, Timnas Indonesia lebih berani memainkan bola saat keok lawan Libya. Para pemain Indonesia terlihat lebih percaya diri saat memegang bola. Penguasaan bola Timnas Indonesia mencapai 61 persen.
Pemain belakang tidak terburu-buru melepas bola saat memulai serangan atau build-up. Itu terlihat bahkan sejak babak pertama.
Duet Rizky Ridho dan Wahyu Prasetyo mampu melakukan build-up dengan cukup baik. Ridho tercatat sebagai pemain paling banyak melepas umpan sukses (39). Lalu, Wahyu Prasetyo mampu melepas 32 umpan sukses selama 45 menit.
Baca ini juga ya Bolaneters:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Adem dan Segar! Kelme Rilis Jersey Ketiga Timnas Indonesia
Tim Nasional 17 September 2026, 18:50
-
Shin Tae-yong Bicara soal Persija Jadi Musafir di Bali: Fokus Macan Kemayoran Tak Goyah
Bola Indonesia 17 September 2026, 14:13
-
Kyohei Yoshino, Senjata Serbabisa Persija Jakarta
Bola Indonesia 16 September 2026, 19:19
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Terancam Sanksi Usai Derbi Madrid, Telat 5 Menit dari Jadwal Masuk Lapangan
Liga Spanyol 21 September 2026, 20:22
-
Erling Haaland Cetak Sejarah di Premier League, Lengkapi Korban Golnya
Liga Inggris 21 September 2026, 20:01
-
Benjamin Sesko Cedera, Berapa Laga Man United yang Bisa Dilewatkan?
Liga Inggris 21 September 2026, 19:26
-
Jorge Martin Batal Operasi Usai MotoGP Austria, Ada Risiko Besar yang Ingin Dihindari
Voli 21 September 2026, 19:24
-
Luis de la Fuente Perpanjang Kontrak usai Antar Spanyol Sukses di Piala Dunia
Piala Eropa 21 September 2026, 18:56
-
Manchester United Imbang Lawan Fulham, Michael Carrick Samai Rekor Buruk 12 Tahun Lalu
Liga Inggris 21 September 2026, 18:51
-
Marc Marquez Sempat Ingin Mundur dari MotoGP Austria: Rem Depan Bermasalah, Beruntung Bisa Finis
Otomotif 21 September 2026, 18:23
-
Fulham Gagal Menang atas MU, Arbeloa: Wasit Tak Bakal Biarkan Mereka Kalah
Liga Inggris 21 September 2026, 18:16
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




