4 Fakta Menarik John Herdman, Sosok yang Dijagokan Jadi Pelatih Timnas Indonesia: Kualitasnya Sudah Terbukti
Ari Prayoga | 23 Desember 2025 14:34
Bola.net - Posisi pelatih Timnas Indonesia kini kian kuat dikaitkan dengan nama John Herdman. Pelatih tersebut dianggap layak menjadi figur yang memimpin Timnas Indonesia pada era berikutnya.
Sejumlah kelebihan yang dimiliki juru taktik asal Inggris itu dinilai sejalan dengan kebutuhan Tim Garuda saat ini.
Meski PSSI belum mengumumkan secara resmi, besar kemungkinan jabatan pelatih Timnas Indonesia yang saat ini lowong akan diserahkan kepada John Herdman.
Setelah dibocorkan oleh media Inggris, Sky Sports pada awal bulan ini, rumor kedatangannya untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia semakin bertambah kuat.
Menurut media asal Honduras, Diez, John Herdman telah menolak sejumlah tawaran dari negara-negara asal Amerika Utara karena lebih memilih Timnas Indonesia. Sebelumnya, dia sempat didekati oleh beberapa negara seperti Honduras hingga Jamaika.
John Herdman, yang saat ini berusia 50 tahun, terbilang cukup moncer sebagai pelatih. Juru taktik berpaspor Inggris itu pernah memimpin Timnas Kanada di Piala Dunia 2022.
Sebenarnya siapa John Herdman? Bagaimana rekam jejaknya sebagai pelatih? Yuk simak beberapa fakta menarik dari sosok John Herdman selengkapnya.
Herdman Bersinar di Timnas Kanada

John Herdman lahir di Consett, Inggris, pada 19 Juli 1975. Usianya kini telah menginjak 50 tahun, dengan pengalaman pernah membesut Timnas Kanada.
Herdman tidak pernah menjadi pesepak bola profesional. Transfermarkt merangkum, ia membangun karier kepelatihannya dengan menangani Timnas Putro Selandia Baru selama lima tahun pada 2006-2011.
Setelah itu, Herdman dipercaya untuk menjadi juru taktik Timnas Putri Kanada pada 2011-2018 sebelum terpilih menjadi pelatih Timnas Putra Kanada pada 2018-2023.
Selama lima tahun, Herdman meloloskan Kanada ke Piala Dunia 2022, namun tersingkir di penyisihan grup setelah selalu kalah dari tiga pertandingan. Herdman mencatatkan 36 kemenangan, tujuh imbang, dan 15 kekalahan dalam periode itu.
Pengalaman Herdman di MLS
John Herdman pernah mengenyam pengalaman melatih dalam persaingan Major League Soccer (MLS) atau kompetisi sepak bola profesional Amerika Serikat.
Herdman melatih Toronto FC yang diperkuat dua pemain Italia, Federico Bernardeschi dan Lorenzo Insigne, pada periode musim 2023-2024.
Dari 46 penampilan Toronto FC di berbagai kejuaraan, Herdman mempersembahkan 17 kemenangan, empat imbang, dan 25 kekalahan.
Fleksibilitas Taktik Permainan Herdman
Masa kepelatihan Herdman ditandai dengan pemahaman taktik yang fleksibel dan kemampuan mengoptimalkan pemain sesuai kebutuhan pertandingan. Ia tidak terpaku pada satu formasi baku, melainkan menyesuaikan pendekatan berdasarkan lawan.
Timnas Kanada sedang naik daun dalam beberapa tahun terakhir. Di era John Herdman, Kanada dalam generasi emas dengan memiliki pemain sekaliber Jonathan David (Juventus), Alphonso Davies (Bayern Munchen), Tajon Buchanan (Inter Milan).
Saat membesut Timnas Kanada, sistem 3-4-3 (3-4-2-1) menjadi struktur yang paling banyak digunakan, menempatkan Alphonso Davies, Cyle Larin, dan Jonathan David untuk membentuk trio eksplosif di lini depan.
Ketika dibutuhkan pendekatan lebih solid, Herdman dengan cepat beralih ke pola empat bek seperti 4-4-2 atau 4-2-3-1. Adaptasi ini memberikan stabilitas pertahanan sekaligus memudahkan transisi serangan.
Herdman Tebar Pesona di Piala Dunia
Kiprah Herdman bersama Kanada menjadi salah satu alasan namanya mencuat. Ia tidak hanya mengubah identitas permainan, tetapi juga membangun budaya kompetitif yang membuat Kanada kembali disegani di zona CONCACAF.
Salah satu pencapaiannya yang bisa dibanggakan adalah membawa Timnas Kanada tampil di putaran final Piala Dunia 2022 Qatar, turnamen yang akhirnya dijuarai oleh Argentina berkat kebintangan Lionel Messi.
Dalam tiga pertandingan di Piala Dunia 2022, John Herdman dan pasukannya memang selalu menelan kekalahan. Masing-masing adalah kalah kalah 1-2 dari Maroko, 1-4 dari Kroasia, dan 0-1 dari Belgia.
Tentu tiga pertandingan itu sangat berkesan dan menambah pengalamannya. Khususnya hanya kalah tipis dari Maroko dan Belgia, dua tim dengan kekuatan besar. Menariknya, Maroko dan Kroasia menjadi semifinalis di Piala Dunia saat itu.
Disadur dari Bola.com (Vincentius Atmaja, Yus Mei Sawitri) 23 Desember 2025
Jangan Lewatkan!
- Update Ranking FIFA Negara ASEAN Desember 2025: Thailand Masih Tak Tergoyahkan, Malaysia Terpukul, Kalau Timnas Indonesia?
- Musim Depan, Bek Timnas Indonesia Jay Idzes dan Rekan Setimnya di Sassuolo Berpeluang Besar Pindah ke AC Milan!
- Performa Gemilang Emil Audero di Laga Lazio vs Cremonese: Sukses Tahan Imbang Tuan Rumah, Terpilih jadi Pemain Terbaik
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Timnas Indonesia vs Iran: Pasukan Garuda Gagal Juara Piala Asia Futsal 2026
Tim Nasional 7 Februari 2026, 21:52
-
Man of the Match Man United vs Tottenham: Bruno Fernandes
Liga Inggris 7 Februari 2026, 21:50
LATEST UPDATE
-
Prediksi Valencia vs Real Madrid 9 Februari 2026
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 03:00
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Februari 2026
Liga Eropa Lain 8 Februari 2026, 02:45
-
Prediksi Juventus vs Lazio 9 Februari 2026
Liga Italia 8 Februari 2026, 02:45
-
Man Utd vs Tottenham: Magis Mainoo dan 4 Kemenangan Beruntun Setan Merah
Liga Inggris 8 Februari 2026, 02:37
-
Hasil Genoa vs Napoli: Hojlund Jadi Pahlawan Kemenangan Dramatis 10 Pemain Partenopei
Liga Italia 8 Februari 2026, 02:24
-
Catatan Menarik Arsenal vs Sunderland: Gyokeres Gemar Cetak Gol ke Tim Promosi
Liga Inggris 8 Februari 2026, 01:08
-
Barcelona vs Mallorca: 1 Jam yang Brilian
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 01:03
-
Rating Pemain Barcelona vs Mallorca: Dominasi Total Blaugrana
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 00:49
-
Rapor Pemain Chelsea saat Gilas Wolves: Palmer Gemilang, Neto dan Garnacho Kesulitan
Liga Inggris 8 Februari 2026, 00:47
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42



