5 Gelandang Langganan Timnas Indonesia yang Diabaikan Shin Tae-yong
Gia Yuda Pradana | 5 Agustus 2020 09:08
Bola.net - Pelatih Shin Tae-yong melakukan eksperimen dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia kali ini. Shin Tae-yong mengabaikan sejumlah pemain langganan yang biasa dipanggil ke Tim Garuda.
Dalam daftar 29 pemain yang dipanggil, Shin Tae-yong hanya mempertahankan 12 nama lama yang mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia sebelumnya pada Februari 2020. Sisanya adalah wajah-wajah baru.
Pemain-pemain yang berperan di lini tengah menarik perhatian. Seperti diketahui, Indonesia memang memiliki banyak pilihan pemain di area tersebut.
Pada pemusatan latihan kali ini, Shin Tae-yong memanggil Hendro Siswanto, Adam Alis, Egy Maulana Vikri, Asep Berlian, Zulfiandi, Febri Hariyadi, Yakob Sayuri, Muhammad Arfan, Kadek Agung Widnyana, Evan Dimas, Osvaldo Haay, dan Irfan Bachdim. Adapun beberapa nama gelandang berkualitas terpinggirkan.
Belum diketahui maksud Shin Tae-yong dalam mengabaikan nama-nama gelandang lainnya yang biasa jadi langganan. Melihat daftar tersebut, Shin Tae-yong diyakini mau bereksperimen dengan pemain-pemain yang kali ini dipilihnya.
Lantas, siapa saja gelandang berkualitas yang terpinggirkan? Berikut ini lima gelandang yang biasa jadi langganan di Timnas Indonesia, namun diabaikan oleh Shin Tae-yong.
Bayu Pradana

Bayu Pradana kehilangan kesempatan dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia. Padahal, pemain Barito Putera itu merupakan sosok gelandang bertahan yang tangguh.
Bayu Pradana hampir tak melewatkan pemanggilan Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Sejak 2016, Bayu Prandana sudah mengemas 24 pertandingan untuk Tim Merah Putih.
Kemampuan apik sebagai gelandang bertahan dan berani berduel untuk mematahkan serangan lawan menjadi alasan Bayu Pradana sering dipanggil di Timnas Indonesia. Akan tetapi, pelatih Shin Tae-yong tampaknya punya penilaian lain terhadap sosok Bayu.
Riko Simanjuntak

Riko Simanjuntak juga tak masuk dalam daftar pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan. Padahal, Riko merupakan gelandang lokal yang berkualitas saat ini.
Riko merupakan gelandang sayap kanan yang punya kecepatan. Riko juga sering membantu membangun serangan dari sektor sayap dan melepaskan umpan-umpan indah untuk rekannya di lini depan.
Namun, hal itu ternyata tidak mampu mencuri perhatian dari pelatih Shin Tae-yong. Sejauh ini, Riko sudah mengemas sembilan laga sejak memulai debut pada 2018 di Timnas Indonesia.
Saddil Ramdani

Saddil Ramdani juga tak dipanggil oleh Shin Tae-yong. Padahal, nama pemain 21 tahun itu biasanya selalu langganan di Timnas Indonesia senior dan kelompok umur.
Saddil adalah gelandang yang memiliki kecepatan dan lincah. Pemain asal Raha, Sulawesi Selatan, itu juga sering membantu serangan dengan umpan-umpan matang yang dilepaskannya.
Besar kemungkinan Saddil tak dipanggil Shin Tae-yong dengan alasan sikap sang pemain. Saddil sudah dua kali harus berurusan dengan kepolisian karena tak mampu menahan emosinya dan juga punya sikap tempramental.
Andik Vermansah

Andik Vermansah juga tak mendapatkan pemanggilan pemusatan latihan Timnas Indonesia. Sebuah keputusan yang mengejutkan dilakukan pelatih Shin Tae-yong.
Padahal, Andik adalah gelandang serang dengan kualitas yang baik. Andik memiliki kecepatan dan bisa diandalkan dalam membangun serangan.
Andik juga dikenal sebagai gelandang serbabisa karena mampu diandalkan dalam mencetak gol. Selain itu, Andik merupakan tipikal gelandang lincah yang sering membuat lini belakang lawan frustrasi.
Stefano Lilipaly

Keputusan Shin Tae-yong untuk tidak memanggil Stefano Lilipaly sangat mengejutkan. Padahal, pada pemusatan latihan Februari 2020 nama Lilipaly masih tertera.
Stefano Lilipaly juga merupakan gelandang berkualitas yang dimiliki Indonesia. Selain sebagai motor serangan, Stefano Lilipaly dikenal memiliki tembakan yang akurat dan sering mencetak gol.
Lilipaly biasanya selalu menjadi langganan di Timnas Indonesia. Sejak 2013, pemain naturalisasi itu sudah mengemas 24 caps dan mencetak tiga gol untuk Tim Merah Putih.
Disadur dari: Bola.com/Zulfirdaus Harahap/Benediktus Gerendo Pradigdo
Published: 5 Agustus 2020
Baca juga artikel-artikel lainnya:
- Otavio Dutra Berbesar Hati Tak Dipilih oleh Shin Tae-Yong
- Mantan Pelatih Timnas Wanita Indonesia Berpulang, PSSI Sampaikan Duka Cita
- Latihan Timnas Indonesia dan U-19 Kembali Ditunda, Ketum PSSI Jelaskan Alasannya
- Soal Iwan Bule Jadi Manajer Timnas Indonesia U-19, Menpora: Itu Kewenangan PSSI
- Bek Timnas Indonesia Siap Adaptasi Gaya Latihan Shin Tae-yong
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Serba-Serbi ASEAN Hyundai Cup 2026: Hasil Undian Sampai Jadwal Timnas Indonesia
Tim Nasional 16 Januari 2026, 10:57
-
Jadwal Lengkap, Hasil, Klasemen, dan Top Skor Piala AFF 2026
Tim Nasional 15 Januari 2026, 20:56
LATEST UPDATE
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26







