5 Pelajaran dari Laga Timnas Indonesia vs Timnas Palestina: Mainnya Makin Cakep, Tapi Penyakit Lamanya Gak Sembuh-sembuh!
Serafin Unus Pasi | 15 Juni 2023 06:30
Bola.net - Timnas Indonesia menyudahi pertandingan pertama di FIFA Matchday Juni 2023 dengan apik. Skuat Garuda berhasil menahan imbang Timnas Palestina dengan skor 0-0.
Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Utama Bung Tomo ini menjadi laga yang penting bagi Skuat Garuda. Shin Tae-yong ingin menjadikan laga ini sebagai tolak ukur untuk melihat bagaimana performa timnya menghadapi tim yang rangkingnya jauh di atas timnas Indonesia.
Sempat diprediksi bakal kewalahan, ternyata Asnawi dkk memberikan perlawanan yang bagus kepada timnas Palestina. Alhasil pertandingan yang digelar di stadion Gelora Bung Tomo itu berakhir dengan hasil imbang 0-0.
Dari hasil imbang 0-0 itu ada beberapa pelajaran yang bisa dipetik dari penampilan Timnas Indonesia. Apa saja itu? Simak selengkapnya di bawah ini.
Mampu Tampil Dominan

Pelajaran pertama dari hasil imbang antara Timnas Indonesia vs timnas Palestina adalah ada perkembangan yang signifikan dalam permainan timnas Indonesia.
Di babak pertama, timnas Indonesia mampu tampil dominan atas Palestina. Skuat Garuda mendominasi penguasaan bola dan mampu mengalirkan bola dengan baik.
Selain itu timnas Indonesia aktif membuat peluang. Kedua sektor sayap Indonesia benar-benar membuat kewalahan lini pertahanan Palestina dan mampu membuat sejumlah peluang yang bagus.
Bingung di Kotak Penalti

Pelajarna kedua dari hasil Timnas Indonesia vs Palestina kemarin adalah timnas Indonesia masih terlihat kebingungan saat berada di kotak penalti.
Di babak pertama, timnas Indonesia banyak masuk ke kotak penalti. Namun koordinasi antara para penyerang Skuat Garuda nampaknya masih kurang oke, dan itu terlihat dari pengambilan keputusan yang lambat dari para penyerang Indonesia.
Sejumlah peluang bagus yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol karena penyelesaian akhir yang kurang bagus. Jadi Shin Tae-yong perlu mengasah lagi ketajaman para penyerangnya.
Fisik Masih Kedodoran

Pelajaran berikutnya dari hasil imbang antara timnas Indonesia vs Palestina kemarin adalah kekhawatiran Shin Tae-yong terbukti.
Sebelum pertandingan, pelatih timnas Korea Selatan itu mengeluhkan kondisi fisik timnya. Ia menilai kondisi fisik timnya jauh dari kata ideal setelah berlibur sekitar satu bulan.
Kekhawatiran Shin Tae-yong itu terbukti. Performa timnas Indonesia di babak kedua mulai menurun sehingga Palestina mampu tampil dominan terutama di 20 menit terakhir pertandingan saat para pemain Indonesia mulai kelelahan.
Pertahanan Semakin Rapi

Namun satu hal yang patut diapresiasi dari Skuat Garuda adalah pertahanan Timnas Indonesia di laga ini sudah semakin rapi.
Menurunkan skema empat bek dengan komposisi: Pratama Arhan, Rizky Ridho, Elkan Baggott, dan Asnawi Mangkualam, keempat bek ini mampu tampil dengan baik. Koordinasi mereka sudah semakin matang karean keempat bek ini selalu jadi andalan Shin Tae-yong dalam dua tahun terakhir.
Alhasil Palestina kesulitan untuk menciptakan peluang berbahaya di laga ini. Karena lini pertahanan Indonesia mampu mengantisipasi serangan-serangan mereka dengan baik.
Rafael Struick Menjanjikan

Satu hal yang layak untuk diulas lebih dari laga timnas Indonesia vs Palestina adalah kehadiran Rafael Struick di lini serang Skuat Garuda.
Pemain yang baru selesai dinaturalisasi beberapa bulan yang lalu itu dipercaya sebagai starter oleh Shin Tae-yong di laga ini. Ia diduetkan dengan Dimas Drajad di lini serang Skuat Garuda.
Selama 45 menit, penyerang ADO Den Haag itu menunjukkan performa yang ciamik. Ia memiliki kecepatan dan mampu membuka ruang dengan baik.
Memang terlihat chemistry Struick dan para pemain timnas Indonesia lainnya masih belum tercipta, karena ada beberapa miskoordinasi. Namun seiring berjalannya waktu, striker 20 tahun ini bakal jadi pemain yang krusial bagi timnas Indonesia.
Baca Juga:
- Gokil! Lagu 'Lionel Messi' Karya Aldi Taher Viral hingga Diunggah Akun Resmi Piala Dunia FIFA
- Pelatih Palestina Mengaku Kewalahan Hadapi Timnas Indonesia, Singgung Faktor Cuaca dan Naturalisasi
- Statistik Timnas Indonesia vs Timnas Palestina: Dominan tapi Gagal Menang
- Menilai Performa Dua Debutan Timnas Indonesia vs Palestina: Rafael Struick dan Ivar Jenner
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23










