5 Pelajaran Laga Timnas Indonesia U-23 0-0 Laos: Taktik 'Shin Tae-yong 2.0' Sukses Bikin Gerald Vanenburg Frustrasi
Asad Arifin | 4 September 2025 03:34
Bola.net - Timnas Indonesia U-23 gagal mengamankan tiga poin pada matchday pertama Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026, Sabtu (3/9) malam WIB. Bermain di Stadion Gelora Delta, skuat Garuda Muda harus puas berbagi angka usai ditahan imbang Laos 0-0.
Sepanjang pertandingan, Indonesia tampak kesulitan membongkar pertahanan rapat Laos. Lawan tampil disiplin di lini belakang, menutup rapat setiap ruang di kotak penalti. Kiper Kop Lokphathip juga bermain gemilang dengan beberapa penyelamatan krusial.
Pelatih Gerald Vanenburg mencoba segala cara untuk mengubah jalannya laga. Ia melakukan pergantian pemain, menambah opsi di lini serang, hingga mengubah strategi permainan. Namun, hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap bertahan tanpa gol.
Sementara itu, di laga lain Grup J, Korea Selatan tampil perkasa dengan menghantam Makau 5-0. Hasil tersebut membuat Taeguk Warriors memimpin klasemen sementara dan menjadi satu-satunya tim yang meraih kemenangan pada matchday pertama.
Dominasi Tanpa Hasil

Indonesia memang tampil dominan kala berhadapan dengan Laos. Menurut statistik LapangBola, penguasaan bola Garuda Muda mencapai 83 persen. Namun dominasi itu tak berbuah manis karena kurangnya efektivitas di lini depan.
Dari total 25 percobaan tembakan, hanya lima yang mengarah tepat ke gawang. Laos tampil sangat disiplin menjaga area pertahanannya, sementara Indonesia seringkali terburu-buru dalam mengambil keputusan di area sepertiga akhir. Tim ini perlu lebih sabar dalam mengalirkan bola untuk merusak struktur pertahanan lawan.
Masalah Lama yang Terulang

Indonesia menguasai penuh jalannya pertandingan, tetapi gagal mencetak gol. Kondisi ini bukanlah hal baru. Masalah efektivitas di lini serang juga terlihat jelas pada ajang Piala AFF U-23 2025, di mana Garuda Muda hanya tampil tajam ketika menghadapi tim lemah seperti Brunei Darussalam.
Vanenburg tentu menyadari persoalan tersebut. Ia bahkan memanggil Rafael Struick untuk mempertajam lini depan. Sayangnya, hingga kini masalah belum sepenuhnya teratasi, sementara waktu perbaikan semakin terbatas.
Pentingnya Skema Bola Mati

Gol tak hanya bisa lahir dari permainan terbuka, melainkan juga situasi bola mati. Indonesia sebenarnya memiliki banyak kesempatan dari situasi ini. Berdasarkan catatan LapangBola, Garuda Muda memperoleh sembilan sepak pojok. Jika ditambah dengan lemparan ke dalam Robi Darwis, jumlah peluang makin bertambah.
Sayangnya, eksekusi bola mati tersebut jauh dari kata efektif. Indonesia gagal memaksimalkan keunggulan postur beberapa pemainnya untuk mengonversi sepak pojok menjadi gol.
Laos Tiru Gaya Shin Tae-yong

Pendekatan taktik Laos di bawah Ha Hyeok-jun membuat banyak fans Indonesia teringat pada sosok Shin Tae-yong. Selain sama-sama berasal dari Korea Selatan, gaya permainan mereka pun mirip.
Laos menggunakan formasi 5-4-1, bertahan dengan rapat, lalu sesekali mencoba mencuri peluang lewat transisi cepat. Para pemain Laos juga menunjukkan daya juang tinggi dengan tetap berlari hingga menit 90+4. Pola permainan ini persis seperti yang kerap diterapkan Shin Tae-yong ketika Indonesia menghadapi lawan yang lebih kuat.
Jalan Sulit Menuju Arab Saudi

Hasil imbang melawan Laos praktis menjadi kerugian besar bagi Indonesia, yang sejatinya diharapkan bisa meraih kemenangan. Situasi ini membuat peluang Garuda Muda lolos ke putaran final Piala Asia U-23 semakin berat.
Jika Indonesia gagal meraih kemenangan atas Makau di laga berikutnya sementara Korea Selatan kembali menang atas Laos, maka kans menjadi juara Grup J otomatis tertutup.
Dalam kondisi itu, Indonesia hanya bisa berharap pada jalur runner-up terbaik. Artinya, nasib Garuda Muda akan sangat bergantung pada hasil dari grup-grup lain yang juga memperebutkan tiket ke putaran final.
Baca Ini Juga:
Skenario Timnas Indonesia Lolos Piala Asia U-23 2026 Usai 0-0 Lawan Laos: Imbang Lawan Makau, Bisa Gagal Juara Grup
Hasil Timnas Indonesia U-23 vs Laos: Gagal Bongkar Pertahanan Lawan, Garuda Muda Harus Puas Raih Hasil Imbang
Kabar Gembira untuk Timnas Indonesia, Arab Saudi Hadapi Krisis Kebugaran Pemain, Bintang Al Hilal Jadi Korban Terbaru
Perbandingan Ranking FIFA Timnas Indonesia, Chinese Taipei, dan Lebanon: Siapa Lebih Kuat Jelang FIFA Matchday September 2025
Nonton Siaran Langsung Indosiar SCTV Timnas Indonesia U-23 vs Laos U-23: Live Streaming di Vidio
Mengapa Mees Hilgers Mundur dari Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday September 2025?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Lengkap 16 Negara Peserta Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 7 September 2026, 18:56
-
Debut Memukau Dion Markx Bersama Persita: Langsung Jadi Man of the Match
Bola Indonesia 7 September 2026, 18:50
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Garudayaksa 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:33
LATEST UPDATE
-
Hansi Flick Bidik Gelar Liga Champions Bersama Barcelona
Liga Champions 9 September 2026, 00:05
-
Bradley Barcola Berpeluang Jadi Starter Liverpool vs Atletico Madrid
Liga Champions 8 September 2026, 23:42
-
Lamine Yamal Tanggapi Keluhan Real Madrid soal Wasit
Liga Spanyol 8 September 2026, 23:02
-
Link Streaming Liga Champions: Porto vs Man City 9 September 2026
Liga Champions 8 September 2026, 22:58
-
Link Streaming Liga Champions: Real Madrid vs Inter Milan 9 September 2026
Liga Champions 8 September 2026, 22:56
-
Link Streaming Liga Champions: Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 8 September 2026, 22:52
-
Link Streaming Liga Champions: Dortmund vs Villarreal 9 September 2026
Liga Champions 8 September 2026, 22:48
-
Balsa Sekulic Bawa Modal Kemenangan Persib atas PSM untuk Hadapi Persija
Bola Indonesia 8 September 2026, 22:23
-
Daftar Lengkap Nominasi Ballon dOr 2026: Ada Messi, Mbappe, hingga Yamal
Liga Champions 8 September 2026, 22:04
-
Alexis Mac Allister Kecewa Liverpool Belum Menawarkan Kontrak Baru
Liga Inggris 8 September 2026, 22:02
-
Lamine Yamal Tegaskan Ambisi Barcelona Menangkan Liga Champions
Liga Champions 8 September 2026, 21:27
-
Lille vs Betis: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
Liga Champions 8 September 2026, 21:12
-
Link Streaming Liga Champions: AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 8 September 2026, 20:56
-
Jose Mourinho Buka Alasan Pertahankan Endrick di Real Madrid
Liga Spanyol 8 September 2026, 20:47
-
Link Streaming Liga Champions: Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 8 September 2026, 20:44
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

