6 Pemain Indonesia yang Pernah Cetak Gol di Piala Asia: Bukti Kehebatan Talenta dari Tanah Papua
Serafin Unus Pasi | 22 Desember 2023 22:21Bola.net - Timnas Indonesia memang belum mampu berbuat banyak dalam ajang Piala Asia. Dalam empat penampilan mereka pada ajang ini, perjalanan Skuad Garuda selalu terhenti pada fase grup.
Indonesia memang sempat empat kali mengikuti ajang ini, pada edisi 1996, 2000, 2004, dan 2007. Piala Asia 2023 akan menjadi keikutsertaan kelima bagi Skuad Garuda pada ajang ini.
Kendati harus terus terhenti di fase grup, pada empat kesempatan Piala Asia yang telah berlalu, Indonesia bukannya tanpa kesan apa pun. Ada sejumlah capaian apik yang dicatatkan Indonesia.
Salah satu capaian tersebut adalah gol-gol Skuad Garuda ke gawang lawan pada ajang tersebut. Total, ada 10 gol yang dicetak Timnas Indonesia sepanjang keikutsertaan mereka pada Piala Asia.
Sepuluh gol tersebut dicetak oleh enam pemain Indonesia. Kecuali pada edisi 2000, penggawa Indonesia selalu mencetak gol pada ajang ini.
Berikut enam pemain Indonesia yang sempat mencetak gol pada Piala Asia:
Bagaimana kisah para pencetak gol Skuad Garuda tersebut? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Widodo Cahyono Putro
Dua gol Widodo Cahyono Putro dicetak pada ajang Piala Asia 1996. Ia mencetak masing-masing satu gol pada laga kontra Kuwait dan Korea Selatan.
Namun, dua gol Widodo ini tak mampu membawa Indonesia meraih kemenangan pada dua laga tersebut. Indonesia hanya mampu bermain imbang 2-2 kala menghadapi Kuwait. Sementara, ketika menghadapi Korea Selatan, Indonesia harus menelan kekalahan 2-4.
Kendati gagal membawa Indonesia menang pada dua laga ini, Widodo mencatatkan sejarah. Gol saltonya pada laga kontra Kuwait dinobatkan sebagai gol terbaik Piala Asia versi AFC.
Saat ini, Widodo meneruskan kariernya di sepak bola dengan terjun ke dunia kepelatihan. Pria yang kini berusia 53 tahun tersebut terakhir menangani Deltras Sidoarjo.
Ronny Wabia
Sama seperti Widodo, pada Piala Asia 1996, Ronny Wabia juga tampil bersinar. Ia terlibat langsung dalam tiga dari empat gol Indonesia pada ajang tersebut.
Pada laga kontra Kuwait, ia mencatatkan satu gol dan satu assist. Selain mengirim assist bagi Widodo untuk mencetak gol spektakulernya, Wabia juga mencetak gol yang tak kalah mencengangkan. Pemain kelahiran Manokwari itu melepas sepakan keras dari luar kotak penalti untuk membobol gawang Kuwait.
Gol kedua Wabia pada ajang ini, pada laga kontra Korea Selatan, tak kalah ciamik. Sepak pojoknya dari sisi kiri pertahanan Korea Selatan langsung membobol gawang Korea Selatan.
Saat ini, Wabia sudah mentas dari lapangan hijau dan jadi pekerja kantoran. Terakhir, ia adalah salah satu kepala kantor cabang Bank Papua.
Budi Sudarsono
Sepanjang memperkuat Timnas Indonesia di Piala Asia, Budi Sudarsono mencetak dua gol. Dua gol ini dicetaknya dalam dua edisi Piala Asia berbeda, 2004 dan 2007.
Pada edisi 2004, gol Budi dicetaknya ke gawang Qatar. Ia mencetak gol pertama dari kemenangan 2-1 Indonesia. Gol yang dicetaknya pada menit 26 laga tersebut menunjukkan kelebihan Budi dalam menyusup di belakang barisan pertahanan dan ketenangannya menaklukkan kiper.
Kemudian, gol kedua Budi dicetaknya pada Piala Asia 2007. Waktu itu, ia sukses membobol gawang Bahrain. Menerima umpan di belakang garis pertahanan Bahrain, Budi Sudarsono lolos dari kawalan lawan dan menaklukkan kiper Bahrain, Abdul Rahman Ahmed. Pada laga tersebut, ia membantu Indonesia menang 2-1. Ini merupakan kemenangan pertama pada Piala Asia.
Saat ini, Budi Sudarsono masih berkiprah di kancah sepak bola sebagai pelatih. Ia menangani klub Liga 3 asal Kulon Progo, Raga Putra Menoreh.
Ponaryo Astaman
Ponaryo Astaman juga ikut dalam daftar pencetak gol Timnas Indonesia di Piala Asia. Ia mencetak satu dari sepuluh gol Skuad Garuda pada ajang tersebut.
Gol Ponaryo ini dicetaknya pada Piala Asia 2004. Ia mencetak gol kedua Indonesia dalam kemenangan 2-1 timnya kala menghadapi Qatar. Gol tersebut dicetak Ponaryo melalui sepakan keras dari luar kotak penalti.
Saat ini, Ponaryo masih berkecimpung di kancah sepak bola. Ia menjadi Direktur Utama Borneo FC.
Elie Aiboy
Sepanjang keikutsertaannya pada Piala Asia, Elie Aiboy mencetak dua gol. Sama seperti Budi Sudarsono, Elie juga mencetak dua gol tersebut dalam dua edisi Piala Asia berbeda, 2004 dan 2007.
Pada Piala Dunia 2004, Elie mencetak gol ke gawang Bahrain. Namun, gol tersebut tak mampu membawa Indonesia meraih poin pada laga tersebut. Skuad Garuda menelan kekalahan pada laga yang dihelat pada 25 Juli 2004 tersebut.
Sementara, gol kedua pemain kelahiran Jayapura tersebut dicetaknya pada laga Piala Asia 2004, kontra Arab Saudi. Satu gol Elie tersebut tak mampu membawa Indonesia mencuri poin pada laga tersebut. Skuad Garuda harus mengakhiri laga dengan kekalahan 1-3.
Elie saat ini masih berkecimpung di kancah sepak bola. Ia terjun ke dunia kepelatihan. Salah satu tim yang sempat ditanganinya adalah Persewar Waropen.
Bambang Pamungkas
Bambang Pamungkas juga masuk dalam daftar pencetak gol Indonesia pada ajang Piala Asia. Sepanjang keikutsertaannya pada ajang ini, Bepe -sapaan karibnya- mencetak satu gol.
Gol Bepe dicetaknya pada Piala Asia 2007. Ia mencetak gol kedua Indonesia ke gawang Bahrain. Pada laga tersebut, Bepe sukses membawa Skuad Garuda menang dengan skor 2-1.
Gol ini merupakan bukti naluri gol Bepe sebagai predator di kotak penalti. Ia memanfaatkan bola muntah usai sepakan keras salah seorang penggawa Indonesia membentur tiang gawang Bahrain. Sementara, kiper Bahrain, Abdul Rahman Ahmed, sudah mati langkah.
Bepe sendiri sempat berkiprah di kancah sepak bola sebagai manajer Persija Jakarta. Saat ini, ia menjabat sebagai CEO PSJ TV.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
- Rizki Ridho Siap Banting Tulang di TC Timnas Indonesia Agar Terpilih Bermain di Piala Asia 2023
- Pemanggilan Elkan Baggott ke TC Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2023 Disorot Media Inggris
- Dijagokan Masuk Tetapi Tidak Dipanggil ke Timnas Indonesia, Dedik Setiawan: Sejak Awal Tidak Percaya
- 6 Pemain Belum Bergabung dengan Timnas Indonesia di Turki, Siapa Saja?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







