Analisis Laga Timnas Indonesia U-23 vs Thailand: Menang Adu Penalti, Garuda Muda Belum Meyakinkan
Aga Deta | 26 Juli 2025 12:43
Bola.net - Timnas Indonesia U-23 berhasil melaju ke final Piala AFF U-23 2025. Mereka menyingkirkan Thailand melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan.
Laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta (25/7/2025), berlangsung sengit sesuai ekspektasi. Kedua tim memang layak disebut sebagai unggulan dalam turnamen ini.
Indonesia tidak turun dengan kekuatan penuh sejak awal pertandingan. Cedera yang menimpa Arkhan Fikri dan Toni Firmansyah membuat pelatih Gerald Vanenburg harus melakukan penyesuaian.
Sayangnya, strategi awal dari Vanenburg kurang berjalan efektif. Ia akhirnya membuat tiga pergantian pemain sekaligus untuk membalikkan keadaan.
Setelah perubahan itu, permainan Indonesia membaik secara drastis. Dominasi mereka makin terlihat setelah Jens Raven mencetak gol penyeimbang jelang akhir waktu normal.
Kiper M. Ardiansyah menjadi penentu dalam drama adu penalti. Satu penyelamatan pentingnya memastikan Garuda Muda lolos ke final untuk bertemu Vietnam.
Apa saja faktor yang membuat laga ini begitu sulit bagi Timnas Indonesia U-23? Berikut ini ulasan lengkap dari pertandingan tersebut.
Taktik Bertahan Thailand Bikin Frustrasi

Absennya dua gelandang kreatif membuat aliran bola Indonesia tak lancar. Hanya Rayhan Hannan yang tersisa untuk menyambung antar lini.
Meski unggul dalam penguasaan bola hingga 70 persen, sebagian besar terjadi di area pertahanan sendiri. Thailand menggunakan taktik low block yang membuat serangan Indonesia tumpul.
Ke depannya, menghadapi Vietnam yang lebih solid secara defensif akan jadi tantangan berat. Mereka juga punya kemampuan serangan balik yang lebih tajam.
M. Ardiansyah Jadi Pahlawan Garuda

Indonesia bermain solid sepanjang babak pertama. Thailand tak diberi banyak ruang untuk menciptakan ancaman berbahaya.
Namun babak kedua jadi cerita berbeda. Kelonggaran di lini belakang membuat Ardiansyah harus berjibaku menghadapi lima tembakan.
Meski akhirnya kebobolan untuk pertama kalinya, Ardiansyah tetap tenang. Ia menjadi pahlawan usai menepis penalti dari Yotsakon Burapha yang sebelumnya mencetak gol.
Penyelesaian Akhir Masih Kurang Tajam

Indonesia sebenarnya menciptakan banyak peluang selama laga. Tapi efektivitas mereka di depan gawang masih perlu dibenahi.
Dari enam tendangan sudut yang didapat, hanya satu yang berhasil dimaksimalkan. Untungnya, itu berbuah gol penting dari Jens Raven.
Secara statistik, akurasi umpan Garuda Muda mencapai 84 persen. Namun sebagian besar hanya berputar di tengah lapangan atau kembali ke belakang.
Disadur dari: Bola.com (Wahyu Pratama, hendry Wibowo) 26 Juli 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Austria vs Yordania 17 Juni 2026
Piala Dunia 15 Juni 2026, 16:00
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Belgia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Main Jam Berapa?
Piala Dunia 15 Juni 2026, 17:48
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Aljazair 17 Juni 2026
Piala Dunia 15 Juni 2026, 17:17
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Irak vs Norwegia 17 Juni 2026
Piala Dunia 15 Juni 2026, 16:45
-
Menjelang Belgia vs Mesir, Warisan Mohamed Salah yang Tak Tertandingi
Piala Dunia 15 Juni 2026, 16:30
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 15 Juni 2026, 16:06
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Senegal 17 Juni 2026
Piala Dunia 15 Juni 2026, 16:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











