Analisis Timnas Indonesia vs Arab Saudi: Apa yang Perlu Ditingkatkan dari Pertemuan Sebelumnya?
Gia Yuda Pradana | 18 November 2024 15:09
Bola.net - Timnas Indonesia akan menjamu Timnas Arab Saudi pada partai ke-6 Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran ke-3. Laga Indonesia vs Arab Saudi di SUGBK ini dijadwalkan kick-off Selasa, 19 November 2024, jam 19.00 WIB.
Indonesia sekarang menempati peringkat enam, alias posisi juru kunci, dengan perolehan tiga poin (M0 S3 K2). Akan tetapi, selisih dengan para pesaing tidak jauh. Indonesia cuma terpaut dua poin dari Bahrain, serta masing-masing tiga poin dari Australia, Arab Saudi, dan China. Di tempat teratas, Jepang perkasa dengan koleksi 13 poinnya.
Pada laga sebelumnya, juga di SUGBK, Indonesia kalah dari Jepang. Pasukan Shin Tae-yong kalah 0-4. Sementara itu, Arab Saudi, yang sekarang ditangani Herve Renard, bermain imbang 0-0 dengan tuan rumah Australia.
Pada pertemuan sebelumnya, pada matchday 1 di Jeddah, Indonesia meraih hasil imbang 1-1. Waktu itu, Arab Saudi masih dilatih Roberto Mancini. Kala itu, Indonesia unggul terlebih dulu melalui gol yang tercatat atas nama Ragnar Oratmangoen di menit 19. Tuan rumah membalasnya lewat gol Musab Fahz Aljuwayr pada menit 45+3.
Menurut statistik pertandingan, Arab Saudi mencatatkan 18 tembakan, yang empat di antaranya tepat sasaran. Namun, hanya satu yang bersarang di gawang Indonesia. Peluang-peluang lainnya dimentahkan oleh kiper Maarten Paes, yang tampil fantastis dalam debutnya bersama TImnas Indonesia. Salah satunya adalah tendangan penalti Salem Al Dawsari, yang diawali oleh kecerobohannya sendiri.
Dari pertemuan di Jeddah itu, ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan. Harapannya, Skuad Garuda mampu tampil lebih baik, terutama setelah dikalahkan Jepang, dan mengalahkan Arab Saudi di Jakarta.
Simak analisisnya di bawah ini.
Sekilas Pertemuan Sebelumnya

Pada pertandingan di Jeddah, Arab Saudi mendominasi jalannya pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 66%, dibandingkan dengan 34% yang dimiliki Indonesia. Hal ini juga terlihat dari jumlah operan yang signifikan, di mana Arab Saudi mencatatkan 593 umpan dengan tingkat akurasi 85%, sementara Indonesia hanya membukukan 313 umpan dengan akurasi 73%.
Statistik pertandingan di Jeddah:
- Jumlah Tembakan: 18 - 8
- Tembakan Tepat Sasaran: 4 - 2
- Penguasaan Bola: 66% - 34%
- Jumlah Umpan: 593 - 313
- Akurasi Umpan: 85% - 73%
- Jumlah Pelanggaran: 6 - 15
- Kartu Kuning: 2 - 3
- Kartu Merah: 0 - 0
- Offside: 4 - 2
- Tendangan Sudut: 6 - 1.
Dari pertemuan waktu itu, ada beberapa aspek yang perlu ditingkatkan oleh Skuad Garuda jika ingin meraih hasil lebih baik berupa kemenangan saat ganti menjamu Arab Saudi di Jakarta nanti. Apa saja?
Penguasaan Bola dan Umpan

Arab Saudi menunjukkan kemampuan mengontrol permainan dengan akurasi umpan tinggi dan jumlah operan yang jauh lebih banyak. Untuk menghadapi mereka di Jakarta, Indonesia perlu meningkatkan kemampuan menguasai bola dan menjaga aliran umpan agar lebih efektif. Penguasaan bola yang lebih baik dapat membantu mengurangi tekanan dari lawan dan menciptakan peluang lebih banyak.
Efektivitas Serangan

Meskipun Indonesia hanya memiliki 2 tembakan tepat sasaran dari 8 upaya, peluang tersebut harus ditingkatkan menjadi serangan yang lebih berbahaya. Pemain depan harus lebih tajam dalam memanfaatkan peluang yang ada, dan lini tengah perlu lebih aktif dalam mendukung serangan dengan umpan-umpan kunci.
Disiplin Pertahanan

Dengan 15 pelanggaran dan 3 kartu kuning yang diterima, Indonesia harus bermain lebih disiplin agar tidak terlalu banyak memberikan bola mati yang bisa dimanfaatkan oleh Arab Saudi. Selain itu, memperkuat koordinasi pertahanan dan meminimalkan kesalahan yang bisa berujung pada peluang lawan sangat penting.
Tendangan Sudut dan Bola Mati

Hanya satu tendangan sudut yang didapatkan Indonesia pada laga di Jeddah, menunjukkan minimnya tekanan di area pertahanan Arab Saudi. Pemanfaatan situasi bola mati seperti tendangan sudut dan tendangan bebas harus dioptimalkan sebagai alternatif mencetak gol.
Dengan perbaikan di aspek-aspek tersebut, Timnas Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk mengamankan kemenangan di kandang. Dukungan penuh dari suporter di SUGBK juga diharapkan dapat menambah semangat para pemain dan memberi tekanan kepada tim lawan.
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kenan Yildiz Resmi Perpanjang Kontrak di Juventus hingga 2030
Liga Italia 7 Februari 2026, 23:39
-
Catatan Menarik Man Utd vs Tottenham: Mbeumo Rajin Bobol Gawang Spurs
Liga Inggris 7 Februari 2026, 23:03
-
Hasil Timnas Indonesia vs Iran: Pasukan Garuda Gagal Juara Piala Asia Futsal 2026
Tim Nasional 7 Februari 2026, 21:52
-
Man of the Match Man United vs Tottenham: Bruno Fernandes
Liga Inggris 7 Februari 2026, 21:50
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Sassuolo vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Februari 2026, 17:00
-
Erick Thohir Buka Peluang Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028
Tim Nasional 8 Februari 2026, 12:13
-
Israr Megantara Seperti Kylian Mbappe: Bikin Hattrick di Final, tapi Gagal Juara
Tim Nasional 8 Februari 2026, 12:04
-
Melihat Bryan Mbeumo Sebagai 'Big Game Player' Manchester United
Liga Inggris 8 Februari 2026, 09:46
-
Kembalinya Kai Havertz Sebagai Puzzle Penting Arsenal
Liga Inggris 8 Februari 2026, 09:30
-
Prediksi Persija vs Arema FC 8 Februari 2026
Bola Indonesia 8 Februari 2026, 07:57
-
Ketajaman Lewandowski, Konsistensi Rashford, Mentalitas Kolektif Barcelona
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42







