Batal Berlaga Karena Sanksi FIFA, Pelatih Timnas Indonesia Kecewa
Editor Bolanet | 1 Juni 2015 21:41
- Pelatih timnas Indonesia, Pieter Huistra mengaku kecewa dengan adanya keputusan dari FIFA menjatuhkan sanksi kepada Indonesia. Akibat sanksi itu, timnas Indonesia pun tak bisa tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2018.
Seperti diketahui, FIFA akhirnya memutuskan untuk menjatuhkan sanksi kepada PSSI pada 30 Mei 2015 lalu. Keputusan FIFA tersebut diterima pihak PSSI lewat surat yang ditandatangani Sekjen FIFA, Jerome Valcke.
Akibat sanksi tersebut, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) kehilangan hak sebagai anggota dan seluruh wakil Indonesia tidak bisa mengikuti kompetisi FIFA dan AFC.
Terkecuali, sejauh ini yakni Timnas Indonesia U-23 yang masih diperbolehkan ikut SEA Games 2015 di Singapura. sedangkan nasib malang, menimpa Timnas Indonesia senior yang sebelumnya direncanakan mengikuti Kualifikasi bersama Piala Dunia 2018 dan Piala Asia 2019.
Padahal jika sesuai rencana, skuad Garuda- julukan Timnas Indonesia senior- memulai kiprah pada 11 Juni melawan Taiwan.
Sayangnya, hal tersebut kini telah pupus dan berantakan. Tak ayal, Pelatih Kepala Timnas Indonesia senior, Pieter Huistra, meminta maaf kepada pemain, yang sebelumnya akan dipanggil
Sayang sekali, TC (training centre/pemusatan) latihan tidak bisa digelar. Lantaran situasi seperti ini, saya hanya bisa mengatakan maaf kepada semua pemain, terang mantan Asisten Pelatih Ajax tersebut. (esa/dzi)
Seperti diketahui, FIFA akhirnya memutuskan untuk menjatuhkan sanksi kepada PSSI pada 30 Mei 2015 lalu. Keputusan FIFA tersebut diterima pihak PSSI lewat surat yang ditandatangani Sekjen FIFA, Jerome Valcke.
Akibat sanksi tersebut, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) kehilangan hak sebagai anggota dan seluruh wakil Indonesia tidak bisa mengikuti kompetisi FIFA dan AFC.
Terkecuali, sejauh ini yakni Timnas Indonesia U-23 yang masih diperbolehkan ikut SEA Games 2015 di Singapura. sedangkan nasib malang, menimpa Timnas Indonesia senior yang sebelumnya direncanakan mengikuti Kualifikasi bersama Piala Dunia 2018 dan Piala Asia 2019.
Padahal jika sesuai rencana, skuad Garuda- julukan Timnas Indonesia senior- memulai kiprah pada 11 Juni melawan Taiwan.
Sayangnya, hal tersebut kini telah pupus dan berantakan. Tak ayal, Pelatih Kepala Timnas Indonesia senior, Pieter Huistra, meminta maaf kepada pemain, yang sebelumnya akan dipanggil
Sayang sekali, TC (training centre/pemusatan) latihan tidak bisa digelar. Lantaran situasi seperti ini, saya hanya bisa mengatakan maaf kepada semua pemain, terang mantan Asisten Pelatih Ajax tersebut. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jude Bellingham ke Liverpool? Legenda The Reds Beri Isyarat Menarik
Liga Inggris 4 Juni 2026, 18:29
-
Ketika 'Godzilla' Mengancam Serang Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juni 2026, 17:53
-
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026
Piala Dunia 4 Juni 2026, 17:02
-
Prediksi Paraguay vs Nikaragua 6 Juni 2026
Piala Dunia 4 Juni 2026, 17:01
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47











