Beda dengan Stadion Gelora Bung Karno, Begini Kondisi Rumput Stadion Gelora Bung Tomo Jelang Piala AFF U-19 2024
Asad Arifin | 16 Juli 2024 11:21
Bola.net - Kondisi rumput Stadion Gelora Karno dapat sorotan tajam saat dipakai laga Timnas Indonesia pada Juni 2024 lalu. Lantas, jelang Piala AFF U-19 2024, seperti apa kondisi Stadion Gelora Bung Tomo?
Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) akan dipakai untuk laga-laga Piala AFF U-19 2024, yang digelar di Surabaya. Selain Stadion GBT, ada juga Stadion 10 November yang jadi venue pertandingan.
Stadion GBT akan memainkan laga-laga di Grup A, yang dihuni Timnas Indonesia. Selain itu, stadion yang jadi markas Persebaya di Liga 1 itu juga memainkan laga fase gugur.
Piala AFF U-19 2024 akan dimulai pada hari Rabu, 17 Juli 2024. Sehari sebelum laga pertama, kondisi Stadion GBT terlihat rapi. Lapangan juga terpantau dalam kondisi bagus.
Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Kondisi Terkini Stadion GBT Jelang Piala AFF U-19 2024
KLY Sports mendapat kesempatan melihat langsung kondisi Stadion GBT sehari jelang Piala AFF U-19 2024. Dari pandangan mata, stadion terlihat sudah sangat siap untuk dipakai.
Tidak ada masalah dengan kondisi lapangan, termasuk rumput. Ketika KYL Sports berada di Stadion GBT, ada petugas yang sedang melakukan perawatan rutin.
Lapangan terlihat rata dan bagus. Begitu juga rumput yang hijau. Terlihat jika lapangan dan rumput dirawat dengan bagus dan siap dipakai untuk laga internasional.
Stadion GBT Bakal Dipakai Markas Timnas Indonesia

Stadion GBT bakal cukup sibuk beberapa waktu ke depan. Sebab, setelah dipakai untuk laga Piala AFF U-19 2024, Stadion GBT juga akan jadi markas Timnas Indonesia level senior.
Timnas Indonesia akan bermain di Stadion GBT ketika menjamu Australia pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Sesuai jadwal yang ada, laga ini akan dimainkan pada 10 September 2024.
"Jadi Timnas Indonesia bakal bermain di Surabaya. Saya sudah meminta kepada tim PSSI untuk mengecek rumput Stadion GBT dan persiapannya," tutur Erick Thohir beberapa waktu lalu.
Stadion Gelora Bung Karno Dikritik Shin Tae-yong

Biasanya, Timnas Indonesia memainkan laga kandang di Stadion Gelora Bung Karno. Namun, pada dua kesempatan FIFA Matchday terakhir, kondisi lapangan di Stadion Gelora Bung Karno tidak cukup ideal dan sempat dikritik pelatih Shin Tae-yong.
"Seperti apa yang kita lihat, kondisi rumput kurang baik. Saya berharap di lapangan sepak bola tidak diadakan konser tetapi lebih banyak pertandingan sepak bola," ujar Shin Tae-yong dalam konferensi pers setelah laga lawan Timnas Filipina, 10 Juni lalu.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Shin Guards Bikin Kagok Pemain Bola Tapi Perlu, Coba Takar Risikonya
Bola Indonesia 18 Februari 2026, 18:46
LATEST UPDATE
-
Mantan Tangan Kanan Shin Tae-yong Gabung Persijap Jepara di BRI Super League
Bola Indonesia 27 Februari 2026, 08:13
-
Ambisi Besar di HUT ke-71 PBVSI: Tembus Olimpiade 2032
Voli 27 Februari 2026, 08:01
-
Senne Lammens Selalu Siap Hadapi 'Royal Rumble' di Kotak Penalti Man United
Liga Inggris 27 Februari 2026, 06:32
-
Rekap Playoff Liga Europa Tadi Malam: Calvin Verdonk Bakal Main di Babak 16 Besar!
Liga Eropa UEFA 27 Februari 2026, 05:45
-
Diperingatkan Soal Tekanan di Manchester United, Senne Lammens Justru Tampil Tanpa Beban
Liga Inggris 27 Februari 2026, 05:30
-
Respek! Kiper Nantes Pura-pura Cedera demi Bantu Rekan Setim Buka Puasa Ramadan
Liga Eropa Lain 27 Februari 2026, 05:15
-
Ole Romeny Masih Mencari Gol Pertama di Oxford United Jelang Agenda Timnas Indonesia
Tim Nasional 27 Februari 2026, 01:12
-
Update Timnas Indonesia: 6 Pilar Absen di FIFA Series, Skuad Garuda Harus Putar Otak
Tim Nasional 27 Februari 2026, 00:43
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58











