Bek PSIS Semarang Analisis Kekalahan 0-4 Timnas Indonesia Lawan Jepang: Transisi Bagus, Build-up Jelek!
Asad Arifin | 16 November 2024 10:38
Bola.net - Sebuah analisis diberikan bek asing PSIS Semarang, Roger Bonet, tentang permainan Timnas Indonesia pada duel lawan Jepang. Dia melihat Indonesia menunjukkan aspek positif pada transisi ofensif.
Indonesia dan Jepang berhadapan pada matchday ke-5 Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pada laga di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (15/11) malam WIB, Indonesia kalah dengan skor 0-4.
Hasil ini memperpanjang catatan belum pernah menang Indonesia dalam persaingan Grup C. Indonesia untuk sementara berada di dasar klasemen Grup C, dengan tiga poin dari lima laga yang sudah dimainkan.
Di atas kertas, tidak ada yang mengejutkan dari kemenangan Jepang. Secara kualitas teknis, Jepang di atas Indonesia. Lantas, seperti apa ulasan dari Roger Bonet? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Aspek Positif Timnas Indonesia

Roget Bonet atau Ruxi sudah punya lisensi melatih UEFA. Pemain 29 tahun itu acap kali membagikan ulasannya di media sosial, khususnya X. Salah satunya ulasan soal laga Indonesia lawan Jepang.
Ruxi menilai ada aspek positif yang telah ditunjukkan Indonesia walau kalah dengan skor telak.
"Beberapa hal positif yang dapat dikembangkan. Mereka tampak berbahaya dalam beberapa transisi ofensif, serangan langsung, dan bola mati," tulis pemain asal Spanyol tersebut di akun X miliknya.
Ya, proses transisi positif Indonesia memang cukup bagus. Terutama pada 20 menit awal babak pertama. Indonesia beberapa kali mampu menembus pertahanan Jepang, bahkan Ragnar Oratmangoen punya peluang satu lawan satu.
Build-up Indonesia Menyisakan Ruang Kosong di Lini Tengah

Ruxi lantas menyebut proses build-up yang dilakukan Indonesia jadi titik lemah. Kombinasi formasi 5-4-1 blok rendah dan jarak antarpemain yang jauh membuat ada ruang kosong di area tengah dan diendus Jepang.
"Mungkin akan lebih efektif untuk mempertahankan bentuk pasif dan kompak dengan garis pertahanan yang sedikit lebih tinggi," tulis Ruxi.
"Pendekatan ini dapat membantu menutup ruang tengah dengan lebih efektif. Misalnya, penyerang dapat mundur untuk menjaga gelandang bertahan lawan, sehingga kedua gelandang tengah dapat melindungi ruang antarlini dengan lebih baik," tegas Ruxi.
Hasil dan Klasemen Grup C
5 September 2024
- Jepang 7-0 China
- Australia 0-1 Bahrain
- Arab Saudi 1-1 Timnas Indonesia
10 September 2024
- China 1-2 Arab Saudi
- Timnas Indonesia 0-0 Australia
- Bahrain 0-5 Jepang
10 Oktober 2024
- Australia 3-1 China
- Bahrain 2-2 Timnas Indonesia
- Arab Saudi 0-2 Jepang
15 Oktober 2024
- Jepang 1-1 Australia
- China 2-1 Timnas Indonesia
- Arab Saudi 0-0 Bahrain
14 November 2024
- Australia 0-0 Arab Saudi
- Bahrain 0-1 China
15 November 2024
- Timnas Indonesia 0-4 Jepang
19 November 2024
- Bahrain vs Australia
- China vs Jepang
- Timnas Indonesia vs Arab Saudi
20 Maret 2025
- Jepang vs Bahrain
- Australia vs Timnas Indonesia
- Arab Saudi vs China
25 Maret 2025
- Jepang vs Arab Saudi
- China vs Australia
- Timnas Indonesia vs Bahrain
5 Juni 2025
- Australia vs Jepang
- Bahrain vs Arab Saudi
- Timnas Indonesia vs China
10 Juni 2025
- Jepang vs Timnas Indonesia
- Arab Saudi vs Australia
- China vs Bahrain
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41

















