Belum Dimulai, Timnas Irak U-23 Mundur dari Sepak Bola Asian Games 2018
Richard Andreas | 2 Agustus 2018 11:31
Bola.net - - Jelang Asian Games 2018, kabar buruk mendatangi cabang olahraga sepak bola putra. Rabu (1/8) kemarin, Irak memutuskan untuk mengundurkan diri dari cabor yang paling bergengsi itu.
Menurut satu sumber di lingkar dalam di Baghdad, Komite Olimpiade Irak sudah menarik keikutsertaan Timnas Irak U-23 dari cabor sepak bola putra.
Namun, kabar itu dibantah Asosiasi Sepak Bola (IFA). IFA menyebut saat ini Timnas Irak U-23 sedang menyelesaikan TC tahap akhir yang digelar di Irak bagian utara, tepatnya di Kota Erbil.
Penarikan Timnas Irak U-23 dari keikutsertaan di cabor sepak bola putra Asian Games 2018 disinyalir sebagai imbas insiden besar yang terkuak pada awal pekan ini.
Laporan menyebutkan IFA dalam sorotan panas menyusul terbongkarnya pencurian umur yang terjadi di Timnas U-16. Kasus itu terkuak saat pemain menjalani pemeriksaan paspor sebelum keberangkatan ke Yordania untuk mengikuti turnamen kelompok umur Federasi Sepakbola Asia Barat (WAFF).
Petugas terpaksa mencekal pemain karena menaruh kecurigaan adanya ketidakcocokan antara penampilan dengan data-data yang tercantum pada paspor mereka.
Pengunduran diri Timnas Irak U-23 ini seolah mengikuti jejak timnas basket Filipina, yang menyatakan mundur pada akhir pekan lalu karena bermasalah dengan FIBA.
Di sisi lain, keputusan mundur Irak dari menjadi pukulan tak hanya buat OCA melainkan juga Panpel Asian Games 2018 (INASGOC) karena kick-off sepak bola putra Asian Games 2018 kurang dari dua pekan lagi, tepatnya pada 10 Agustus 2018.
Dengan pengunduran diri Irak, Grup C yang semula dihuni empat negara, berkurang menjadi tiga dengan diisi China, Timor Leste, dan Suriah.
Hingga berita ini diunggah, OCA belum memberikan respons atas pengunduran diri Irak. Belum juga diketahui apakah OCA dan INASGOC melakukan pengundian ulang lagi untuk kembali membagi grup di cabor sepak bola putra Asian Games 2018.
Sebagaimana diketahui, Rabu (25/7) beberapa waktu lalu, OCA dan INASGOC meminta bantuan AFC untuk melakukan pengundian ulang di Kuala Lumpur. Hal ini lantaran Uni Emirat Arab dan Palestina tidak diikutkan dalam pengundian pertama.
bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Irak: Arab Saudi Nanti Dulu, Sekarang Fokus Kalahkan Timnas Indonesia
Open Play 11 Oktober 2025, 09:58
-
Request Khusus Sumardji kepada Netizen: Jangan Bully Pemain Timnas Indonesia
Tim Nasional 11 Oktober 2025, 09:27
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








