Dicap Main Kasar Bak Tarkam, Timnas Indonesia Dapat Kecaman dari Komentator Vietnam
Ari Prayoga | 8 Juni 2021 16:16
Bola.net - Timnas Indonesia mendapat kecaman dari komentator Vietnam yang mengaggap pasukan Shin Tae-yong bermain keras menjurus kasar pada laga lanjutan penyisihan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022, Senin (7/6/2021) malam WIB.
Dalam laga ini, kedua tim memang sama-sama tampil ngeyel sejak menit awal. Timnas Indonesia yang mendapat tekanan beruntun berupaya untuk mengamankan gawang mereka dari kebobolan.
Masifnya serangan membuat para pemain Tim Garuda jatuh bangun menahan gempuran. Satu cara di antaranya dengan melakukan pelanggaran-pelanggaran membahayakan untuk meredam serangan Vietnam.
Contohnya adalah Pratama Arhan yang melakukan pelanggaran berbahaya terhadap Nguyen Tuan Anh pada menit ke-23. Andai Nguyen Tuan Anh telat sejenak saja, bisa dipastikan kakinya akan patah karena menerima tekel berbahaya Pratama Arhan.
"Para pemain Timnas Indonesia benar-benar tidak seperti bermain sepak bola, akan tetapi menendang orang. Sangat tidak sportif," kata pengamat sekaligus komentator sepak bola Vietnam, Ta Bien Cuong, seperti dikutip Zing.
"Wasit perlu memberi pelajaran untuk Timnas Indonesia. Jika Tuan Anh terlambat, saya tidak tahu apa yang akan terjadi," tegas Ta Bien Cuong.
Vietnam akhirnya berhasil meraih kemenangan 4-0 atas Timnas Indonesia. Gol kemenangan skuad Park Hang-seo itu dicetak Nguyen Tien Linh (51'), Nguyen Quang Hai (62'), Nguyen Cong Phuong (67'), Vu Van Thanh (74').
Dianggap Wajar
Sementara itu, mantan Sekjen Asosiasi Sepak Bola Vietnam (VFF), Phan Anh Tu, memaklumi permainan kasar yang dilakukan Timnas Indonesia. Menurut Phan Anh Tu, hal itu merupakan satu-satunya cara untuk menghentikan serangan Vietnam yang lebih mengandalkan strategi saat bermain.
"Mereha harus menendang seperti itu untuk membatasi kemampuan Vietnam dalam menguasai bola. Tendangan-tendangan seperti itu membuat lawan goyah dan memberi kesempatan untuk mencuri bola sehingga dengan cepat mengatur serangan balik," kata Phan Anh Tu.
Namun, Phan Anh Tu juga tak membenarkan permainan kasar yang dilakukan Timnas Indonesia. Menurut Phan Anh Tu, permainan seperti itu sangat berisiko kehilangan pemain karena kartu.
"Jika mereka menendang bolanya itu bagus. Jika tidak, mereka harus menerima kartu dan mungkin kehilangan pemain," tegas Phan Anh Tu.
Sumber: Zing
Disadur dari: Bola.com, Zulfirdaus Harahap, Benediktus Gerendo Pradigdo | Dipublikasi: 8 Juni 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





