Dipermak Australia, Patrick Kluivert: Andai Penalti Kevin Diks Masuk....
Serafin Unus Pasi | 20 Maret 2025 21:31
Bola.net - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert mengungkapkan penyesalannya terkait laga Timnas Australia vs Timnas Indonesia. Ia menyebut andai Kevin Diks mampu mencetak gol dari penalti, maka segalanya akan berbeda.
Timnas Indonesia baru saja memainkan pertandingan ketujuh grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Skuad Garuda bertamu ke Allianz Stadium Sydney untuk menantang Timnas Australia.
Di laga ini, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Socceroos. Skuad Garuda dihajar dengan skor telak 5-1 di laga ini.
Kluivert sendiri mengaku ada penyesalan terkait hasil ini. Ia berandai-andai jika Kevin Diks mampu mengeksekusi penalti dengan baik, maka segalanya akan berbeda.
Simak komentar lengkap sang pelatih di bawah ini.
Dapat Penalti

Di laga ini, Timnas Indonesia sebenarnya punya peluang yang sangat bagus.
Di awal babak pertama, Rafael Struick dijatuhkan di kotak terlarang oleh bek Australia. Sehingga wasit menunjuk titik putih bagi Indonesia.
Kevin Diks dipercaya menjadi algojo untuk situasi ini. Namun sayang tendangannya terlalu keras sehingga bola melambung ke angkasa.
Andai Saja Masuk

Dalam konferensi persnya seusai laga, Kluivert sangat menyayangkan kegagalan eksekusi penalti Diks.
Ia menyebut andai bek FC Copenhagen itu mampu mengeksekusi penalti dengan baik, maka Indonesia mungkin bisa mendapatkan hasil yang berbeda di laga ini.
"Andai penalti itu berhasil, maka saya rasa pertandingan tadi bakal sangat berbeda," keluh Kluivert.
Move On

Timnas Indonesia akan segera bertolak ke Jakarta dalam waktu dekat ini.
Skuad Garuda akan mempersiapkan diri untuk menghadapi Timnas Bahrain di SUGBK pada awal pekan depan.
Baca Juga:
Patrick Kluivert Usai Timnas Indonesia Dibantai Australia 1-5: Kita Bertarung Seperti Singa
3 Pemain yang Tampil Memikat di Balik Hasil Buruk 1-5 Indonesia Lawan Australia: Ole Romeny Pemberi Harapan
2 Janji yang Langsung Diingkari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia: Katanya Menang, tapi Kalah Telak!
Statistik Timnas Indonesia Lawan Australia: Buat Apa Unggul Penguasaan Bola Kalau Dibantai?
Mereka yang Tampil Mengecewakan Saat Timnas Indonesia Dibabat Habis Australia: Jay Idzes Hadeeh, Nathan Paling Parah!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MU PHP, Sandro Tonali Bakal Gabung Klub EPL Ini?
Liga Inggris 16 Juni 2026, 17:20
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Ghana vs Panama 18 Juni 2026
Piala Dunia 16 Juni 2026, 17:00
-
Resmi! Antonio Rudiger Perpanjang Kontrak di Real Madrid
Liga Spanyol 16 Juni 2026, 16:55
-
Bukayo Saka Siap Ambil Risiko demi Bela Inggris pada Laga Kontra Kroasia
Piala Dunia 16 Juni 2026, 16:54
LATEST UPDATE
-
Manchester United Intip Peluang Bajak Gelandang Barcelona Ini
Liga Inggris 16 Juni 2026, 20:40
-
Kalau Arsenal Saja Bisa, Kenapa MU Tidak Bisa Juara Premier League Lagi?
Liga Inggris 16 Juni 2026, 20:20
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Swiss vs Bosnia dan Herzegovina 19 Juni 2026
Liga Inggris 16 Juni 2026, 20:06
-
Kabar Terkini Transfer Mateus Fernandes ke MU: Sudah Sejauh Mana?
Liga Inggris 16 Juni 2026, 19:40
-
Bersinar di Piala Dunia 2026, MU Kesengsem Pemain Timnas Belanda Ini?
Liga Inggris 16 Juni 2026, 19:20
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Ceko vs Afrika Selatan 18 Juni 2026
Piala Dunia 16 Juni 2026, 19:00
-
Seriusan? Liverpool Tertarik Boyong Marcus Rashford?
Liga Inggris 16 Juni 2026, 18:20
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Uzbekistan vs Kolombia Kamis 18 Juni 2026
Piala Dunia 16 Juni 2026, 18:00
-
MU PHP, Sandro Tonali Bakal Gabung Klub EPL Ini?
Liga Inggris 16 Juni 2026, 17:20
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Ghana vs Panama 18 Juni 2026
Piala Dunia 16 Juni 2026, 17:00
-
Resmi! Antonio Rudiger Perpanjang Kontrak di Real Madrid
Liga Spanyol 16 Juni 2026, 16:55
-
Bukayo Saka Siap Ambil Risiko demi Bela Inggris pada Laga Kontra Kroasia
Piala Dunia 16 Juni 2026, 16:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28




