Gawat! Pilar Lini Tengah Timnas Indonesia Absen Lawan Jepang
Richard Andreas | 7 Juni 2025 20:21
Bola.net - Timnas Indonesia akan menghadapi ujian berat di pertandingan terakhir Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melawan Jepang. Salah satu tulang punggung di sektor tengah, Ivar Jenner, dipastikan tidak bisa bermain karena akumulasi kartu kuning. Absennya pemain dari FC Utrecht ini menjadi pukulan telak bagi skuad Garuda.
Beruntung, Pelatih Patrick Kluivert memiliki beberapa opsi untuk mengisi kekosongan di lini tengah. Kehadiran Jenner sebagai pemain pengganti yang mampu menjaga keseimbangan tim sangat krusial dan akan memengaruhi hasil akhir pertandingan.
Di sisi lain, kembalinya Marselino Ferdinan dan Maarten Paes setelah menjalani sanksi skorsing membawa sedikit kelegaan bagi tim. Kendati demikian, tantangan yang dihadapi tetap besar, mengingat Jepang adalah tim yang sudah mengamankan tiket ke babak berikutnya dan tentu berambisi menutup fase grup dengan kemenangan.
Absennya Ivar Jenner: Kekosongan di Lini Tengah
Ivar Jenner, gelandang muda berbakat yang membela Jong Utrecht, telah menjadi tumpuan di lini tengah Timnas Indonesia. Kehadirannya memberikan kestabilan serta kreativitas dalam membangun serangan dan memperkuat pertahanan. Namun, larangan bermain akibat akumulasi kartu kuning mengharuskannya absen dalam pertandingan melawan Jepang.
Ketidakhadiran Jenner memaksa pelatih Patrick Kluivert untuk mencari alternatif yang dapat mengisi peran vital tersebut. Meskipun Joey Pelupessy saat ini bermain sebagai starter, Jenner merupakan salah satu opsi pelapis penting dalam tim.
Kehilangan Jenner juga berarti hilangnya pilihan pemain yang dapat menghubungkan lini belakang dengan lini serang.
Strategi Kluivert dalam Mengatasi Ketiadaan Pemain
Patrick Kluivert dikenal sebagai pelatih yang adaptif dalam strategi. Dalam situasi ini, ia kemungkinan akan mengandalkan pemain seperti Ricky Kambuaya yang menunjukkan performa impresif pada pertandingan sebelumnya. Kambuaya dikenal dengan semangat juang yang tinggi dan kemampuannya dalam mengganggu ritme permainan lawan.
Selain itu, kembalinya Marselino Ferdinan setelah menjalani skorsing menambah pilihan di sektor tengah. Marselino memiliki kapabilitas dalam mengatur tempo permainan dan memberikan umpan-umpat akurat yang bisa membongkar pertahanan lawan.
Kluivert juga bisa mempertimbangkan perubahan formasi untuk menyesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan tim saat ini. Misalnya, dengan memperkuat lini belakang dan mengandalkan serangan balik cepat untuk mengejutkan Jepang.
Tantangan Menghadapi Jepang
Jepang merupakan tim dengan kedalaman skuad dan pengalaman internasional yang mumpuni. Mereka dikenal dengan gaya bermain cepat, teknik individual yang tinggi, dan disiplin taktik yang solid. Menghadapi tim semacam ini tanpa kekuatan penuh di lini tengah tentu menjadi tantangan besar bagi Indonesia.
Namun, Jepang juga sempat menelan kekalahan tak terduga dari Australia pada pertandingan sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa mereka tidak sepenuhnya tanpa celah. Indonesia dapat memanfaatkan momentum ini untuk mengeksploitasi kelemahan yang ada dan mencoba mencuri poin di kandang lawan.
Perlu dicatat, pertandingan ini tidak lagi mempertaruhkan apa pun secara langsung. Jepang sudah dipastikan lolos ke putaran final Piala Dunia 2026, dan Timnas Indonesia juga sudah memastikan diri melaju ke ronde 4 kualifikasi.
Jangan Lewatkan!
- Jadwal Siaran Langsung Indonesia vs Jepang: Demi Harga Diri di Kualifikasi Piala Dunia!
- Eks Real Madrid Jadi Alasan Qatar Lawan Berat Timnas Indonesia di Putaran ke-4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
- Rekor Tandang Timnas Indonesia di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Jelang Lawan Jepang
- Shayne Pattynama yang Mulai Terpinggirkan dari Tim Inti Timnas Indonesia
- Wukuf Sang Ayah di Tanah Suci Iringi Debut Beckham Putra di Timnas Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Final Piala Asia Futsal 2026: Indonesia Tantang Iran di Indonesia Arena
Tim Nasional 5 Februari 2026, 21:39
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho, Harga 40 Juta Euro, dan Ujian Kesabaran di Chelsea
Liga Inggris 6 Februari 2026, 21:26
-
Hasil Persib vs Malut United: Menang 2-0, Maung Bandung Masih Sempurna di Kandang
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 21:01
-
3 Laga, 3 Kemenangan: Bagaimana Michael Carrick Membalik Nasib Manchester United
Liga Inggris 6 Februari 2026, 20:53
-
TULUS Ramaikan Ramadan di KLBB Festival 2026, Siap Hadirkan Malam Penuh Rasa di GBK
Lain Lain 6 Februari 2026, 20:33
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Persebaya 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 20:27
-
Endrick Meledak di Lyon: Cetak Gol Spektakuler, Jadi Ancaman Baru di Ligue 1
Liga Eropa Lain 6 Februari 2026, 20:27
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Madura United 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 20:22
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Dewa United 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 19:29
-
Liam Rosenior Marah-Marah di Laga Chelsea vs Arsenal, Apa yang Terjadi?
Liga Inggris 6 Februari 2026, 19:29
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Borneo FC 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 19:23
-
Musim Barcelona Memuaskan: Konsisten, Kompetitif, dan Berani Bidik UCL!
Liga Spanyol 6 Februari 2026, 18:58
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42






