Hadapi Timnas Singapura di Lapangan Artifisial, Antoine Hey: Berbahaya Buat Pemain!
Editor Bolanet | 23 Desember 2022 20:35
Bola.net - Jelang pertandingan melawan tuan rumah Singapura, Antoine Hey mempertanyakan keputusan AFF untuk menggunakan Stadion Jalan Besar. Menurut pelatih timnas Myanmar itu, rumput yang digunakan pada stadion tersebut bisa membahayakan pemain.
Timnas Myanmar akan menghadapi Singapura pada pertandingan Grup B Piala AFF 2022, Sabtu (24/12/2022) petang WIB. Duel kedua tim direncanakan akan bermain di Stadion Jalan Besar yang menggunakan rumput artifisial atau biasa disebut dengan sintetis
Bermain di Stadion Jalan Besar, membuat waswas Antoine Hey yang ia utarakan dalam sesi konferensi pers. Menurutnya, duo pilar Singapura Ikhsan Fandi dan Adam Swandi mengalami cedera lutut parah akibat bermain di stadion tersebut saat melawan Maladewa di partai uji coba.
"Ini (cedera Ikhsan dan Adam) adalah bagian dari sepak bola dan inilah mengapa saya bukan penggemar rumput buatan. Untuk sepak bola junior, mungkin itu ide yang bagus tapi, untuk pertandingan internasional tingkat senior yang sangat intens, saya ragu ini adalah solusi," jelasnya.
Simak komentar Antoine Hey lebih lanjut di bawah ini.
Pilih Stadion Jalan Besar
Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) telah menunjuk Stadion Jalan Besar yang berkapasitas 6000 penonton untuk dua laga kandang melawan Myanmar (24/12/2022) dan Vietnam (30/12/2022).
Sebagaimana diketahui, timnas Singapura memiliki Stadion Nasional yang menggunakan rumput alami dan juga memiliki kapasitas lebih banyak yakni 55.000 penonton.
Sayangnya, FAS yang saat itu mengajukan tempat tersebut kepada AFF nyatanya sudah dipakai acara lain selama bulan Desember.
Namun jika The Lions sanggup lolos ke babak semifinal Piala AFF 2022, Stadion Nasional dikabarkan siap menjadi tuan rumah.
Bahayakan Pemain
Antoine Hey yang pernah melatih beberapa timnas Benua Afrika, termasuk Gambia, Liberia, dan Kenya, mengatakan bahwa memainkan pertandingan dengan intensitas tinggi di rumput sintetis sangat berisiko tinggi.
Serta, menimbulkan efek membahayakan bagi pemain dan menyarankan agar pertandingan diadakan di rumput alami ke depannya. Ia juga menanyakan jika rumput sintetis aman, mengapa tidak ada kejuaraan mayor yang memainkan pertandingan di rumput tersebut?
“Rumput buatan menjadi masalah selama 15 tahun terakhir. Jika itu ide yang bagus, mengapa tidak ada kompetisi internasional seperti Piala Dunia, Piala Asia, atau Liga Champions yang dimainkan di rumput sintetis?" ujar pelatih asal Jerman.
Respon Pelatih Timnas Singapura
Dalam beberapa tahun terakhir, pemain lain yang menderita cedera lutut serius saat bermain atau berlatih di rumput sintetis termasuk kapten Young Lions Jacob Mahler dan penyerang Hougang United Sahil Suhaimi.
Ketika ditanya tentang penggunaan lapangan buatan untuk pertandingan kandang timnya, pelatih timnas Singapura Takayuki Nishigaya mengatakan bahwa saat ini pihaknya tidak bisa melakukan apa-apa selain fokus bertanding.
"Kami tidak dapat mengubah apa pun sekarang. Kami harus fokus pada apa yang bisa kami lakukan dan setelah kami bisa mencapai semifinal, kami bisa menggunakan Stadion Nasional,” katanya.
Dukung terus perjuangan Timnas Indonesia dengan melihat jadwal lengkap Piala AFF 2022 dan memantau hasil, klasemen, dan top skor AFF Cup 2022 hanya di Bola.net.
Sumber: The Straits Times
Penulis: Yoga Radyan
Baca Juga:
- Shin Tae-yong Marah-marah Usai Timnas Indonesia Kalahkan Kamboja di Piala AFF 2022, Ada Apa?
- 5 Pelajaran dari Kemenangan Indonesia atas Kamboja: Jordi Amat Menjanjikan, Tapi Lini Serangnya Bany
- 5 Pemain Muda yang Bisa Jadi Tulang Punggung Timnas Indonesia di Piala AFF 2022
- 4 Fakta Menarik Jelang Duel Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2022
- Revolusi Keamanan Pertandingan, Iwan Bule: Tak Ada Polisi di Dalam Stadion pada Piala AFF 2022
- Jadwal Lengkap Piala AFF 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Piala AFF 2024: Vietnam vs Myanmar, Skor Telak 5-0
Tim Nasional 21 Desember 2024, 22:24
-
Jadwal Siaran Langsung Piala AFF 2024 di iNews Hari Ini, Rabu 18 Desember 2024
Tim Nasional 18 Desember 2024, 10:35
-
Link Live Streaming Singapura vs Thailand - Piala AFF 2024
Tim Nasional 17 Desember 2024, 17:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






