Hasil Timnas Indonesia vs Iran: Pasukan Garuda Gagal Juara Piala Asia Futsal 2026
Aga Deta | 7 Februari 2026 21:52
Bola.net - Timnas Futsal Indonesia gagal menjadi juara Piala Asia Futsal 2026. Mereka harus mengakui keunggulan Iran lewat adu penalti pada Sabtu (7/2/2026) malam WIB.
Bermain di Indonesia Arena, Iran membuka keunggulan di babak pertama lewat gol Hosein Tayebi. Indonesia kemudian berbalik memimpin melalui gol Reza Gunawan dan dua gol Israr Megantara.
Memasuki babak kedua, Iran menyamakan skor menjadi 3-3 melalui Ahmad Abbasi. Samuel Eko sempat membawa Indonesia kembali unggul sebelum kiper Iran, Mahdi Karimi, mencetak gol penyeimbang.
Pada babak perpanjangan waktu, Indonesia kembali mencetak gol melalui Israr Megantara. Namun Saed Abbasi membuat kedudukan menjadi 5-5 sehingga laga berlanjut ke adu penalti.
Pada babak adu penalti, Tim Garuda harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 4-5. Hasil itu membuat Indonesia gagal keluar sebagai pemenang.
Walau demikian, capaian tersebut tetap menorehkan catatan bersejarah. Untuk pertama kalinya Indonesia berhasil mencapai final Piala Asia Futsal.
Simak jalannya pertandingan di bawah ini.
Babak Pertama

Laga dibuka dengan upaya Indonesia mengambil inisiatif serangan sejak menit awal, sementara Iran membalas dengan tekanan tinggi. Iran mencatat tembakan pertama yang melebar, lalu peluang matang Indonesia digagalkan kiper Bagher Mohammadi.
Iran unggul lebih dulu pada menit ketiga lewat sepakan kaki kiri Hosein Tayebi dari skema kick-in. Indonesia segera menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol Reza Gunawan pada menit ketujuh.
Tim tuan rumah kemudian membalikkan keadaan pada menit kedelapan setelah Israr Megantara mencetak gol dari dalam kotak penalti. Satu menit berselang, Israr kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan lemparan jauh menjadi situasi satu lawan satu, mengubah skor menjadi 3-1.
Dukungan suporter membuat suasana Indonesia Arena semakin riuh saat Indonesia memimpin dua gol. Firman Ardiansyah sempat memperoleh dua kesempatan, tetapi satu tembakannya ditepis kiper dan lainnya mengenai tiang.
Iran sempat mencetak gol pada menit ke-16, namun dianulir VAR karena bola telah keluar lapangan. Tim tamu lalu membuang peluang penalti sebelum akhirnya memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 lewat gol Mahdi Karimi pada menit ke-18.
Babak Kedua

Duel-duel keras langsung tersaji pada awal babak kedua dengan tempo tinggi dari kedua tim. Indonesia beberapa kali melakukan pelanggaran untuk meredam agresivitas serangan Iran.
Iran menyamakan kedudukan 3-3 pada menit ke-23 lewat tendangan bebas. Sepakan mendatar Ahmad Abbasi menembus pagar hidup dan membuat skor kembali imbang.
Indonesia merespons cepat satu menit kemudian untuk merebut kembali keunggulan. Tembakan keras Samuel Eko pada menit ke-24 menjebol gawang Iran dan mengubah skor menjadi 4-3.
Iran meningkatkan tekanan dengan tembakan jarak jauh dan kombinasi cepat di area depan. Ahmad Habiebie tampil jatuh bangun melakukan penyelamatan penting hingga memasuki menit ke-30.
Peluang Iran sempat membentur mistar pada menit ke-35 sebelum mereka memainkan skema power play. Strategi itu berbuah gol Mahdi Karimi pada menit ke-37 yang membuat skor menjadi 4-4.
Babak Extra Time dan Penalti

Perpanjangan waktu diawali dengan tekanan agresif Iran ke lini belakang Indonesia. Ahmad Habiebie mampu menepis tembakan keras lawan pada menit pertama extra time.
Babak pertama perpanjangan waktu berakhir tanpa gol walau Iran lebih sering menguasai permainan. Indonesia beberapa kali salah umpan karena kondisi fisik mulai menurun.
Kebuntuan pecah pada menit ke-48 saat Indonesia mencetak gol lewat sentuhan di depan gawang setelah menerima umpan panjang. Gol tersebut membuat Indonesia memimpin 5-4 di babak kedua perpanjangan waktu.
Iran segera memberikan balasan dan menyamakan skor 5-5 pada menit ke-49. Gol itu tercipta melalui sundulan Saed Abbasi sehingga laga harus ditentukan lewat adu penalti.
Dalam adu penalti, dua penendang Indonesia, Dewa Rizki dan Israr Megantara, gagal menuntaskan tugasnya. Tim Garuda akhirnya kalah dengan skor 4-5.
Susunan Pemain

Indonesia: Ahmad Habibie; Muhammad Rizki Xavier, Mochammad Iqbal Rahmatullah, Israr Megantara, Firman Adriansyah.
Pelatih: Hector Souto
Iran: Bagher Mohammadi; Mohammadhossein Derakhshani, Mahdi Karimi, Salar Aghapour, dan Behrooz Azimihematabadi
Pelatih: Vahid Shamsaee
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Timnas Indonesia vs Iran: Pasukan Garuda Gagal Juara Piala Asia Futsal 2026
Tim Nasional 7 Februari 2026, 21:52
-
Man of the Match Man United vs Tottenham: Bruno Fernandes
Liga Inggris 7 Februari 2026, 21:50
LATEST UPDATE
-
Prediksi Sassuolo vs Inter 9 Februari 2026
Liga Italia 8 Februari 2026, 00:00
-
Kenan Yildiz Resmi Perpanjang Kontrak di Juventus hingga 2030
Liga Italia 7 Februari 2026, 23:39
-
Prediksi Bayern vs Hoffenheim 8 Februari 2026
Bundesliga 7 Februari 2026, 23:30
-
Prediksi Liverpool vs Man City 8 Februari 2026
Liga Inggris 7 Februari 2026, 23:30
-
Catatan Menarik Man Utd vs Tottenham: Mbeumo Rajin Bobol Gawang Spurs
Liga Inggris 7 Februari 2026, 23:03
-
Hasil Timnas Indonesia vs Iran: Pasukan Garuda Gagal Juara Piala Asia Futsal 2026
Tim Nasional 7 Februari 2026, 21:52
-
Man of the Match Man United vs Tottenham: Bruno Fernandes
Liga Inggris 7 Februari 2026, 21:50
-
Kenan Yildiz Sepakati Kontrak Baru, Juventus Amankan Bintang Masa Depan
Liga Italia 7 Februari 2026, 19:25
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42





