Indra Sjafri: Skuat Garuda Jaya Alami Kejenuhan
Editor Bolanet | 21 Agustus 2014 18:44
- Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri mengungkapkan bahwa skuat asuhannya memang memiliki masalah teknis yang membuat mereka gagal total di turnamen terakhir.
Hasil tidak sesuai harapan di ajang Hassanal Bolkiah Trophy (HBT) 2014, membuat tim nasional Indonesia U-19 dievaluasi, di Jakarta, Kamis (21/8).
Garuda Jaya- julukan Timnas Indonesia U-19 tercatat hanya sekali meraih kemenangan. Yakni, dari Singapura U-21, yang diketahui menjadi tim terlemah di Grup B. Sedangkan sisanya, tiga kekalahan masing-masing lawan Brunei, Vietnam, dan Kamboja.
Satu laga lainnya, lawan Malaysia berakhir imbang tanpa gol. Hasil yang diperoleh membuat Indonesia terhenti di fase grup.
Pada intinya, kami sepakat secara teknik tidak ada masalah dengan tim. Tetapi, memang ada hal-hal yang perlu dibenahi. Secara teknis, tim ini lemah dalam penyelesaian akhir, kata Indra Sjafri.
Para pemain, mengalami kejenuhan sehingga tidak tampil memuaskan di HBT. Hal tersebut, itu juga dibahas. Tentu ada penyebab kenapa ada rasa jenuh. Itu akan menjadi pekerjaan rumah, bagaimana membangkitkan semangat mereka seperti dulu, merasa harus lolos ke Piala Dunia U-20, pungkasnya (esa/dzi)
Hasil tidak sesuai harapan di ajang Hassanal Bolkiah Trophy (HBT) 2014, membuat tim nasional Indonesia U-19 dievaluasi, di Jakarta, Kamis (21/8).
Garuda Jaya- julukan Timnas Indonesia U-19 tercatat hanya sekali meraih kemenangan. Yakni, dari Singapura U-21, yang diketahui menjadi tim terlemah di Grup B. Sedangkan sisanya, tiga kekalahan masing-masing lawan Brunei, Vietnam, dan Kamboja.
Satu laga lainnya, lawan Malaysia berakhir imbang tanpa gol. Hasil yang diperoleh membuat Indonesia terhenti di fase grup.
Pada intinya, kami sepakat secara teknik tidak ada masalah dengan tim. Tetapi, memang ada hal-hal yang perlu dibenahi. Secara teknis, tim ini lemah dalam penyelesaian akhir, kata Indra Sjafri.
Para pemain, mengalami kejenuhan sehingga tidak tampil memuaskan di HBT. Hal tersebut, itu juga dibahas. Tentu ada penyebab kenapa ada rasa jenuh. Itu akan menjadi pekerjaan rumah, bagaimana membangkitkan semangat mereka seperti dulu, merasa harus lolos ke Piala Dunia U-20, pungkasnya (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Lionel Messi Punya Jaya Atas Kemajuan Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 17:11
-
Saddil Ramdani Dapat Banyak Pelajaran Berharga dari Piala Dunia 2026
Bola Indonesia 19 Juni 2026, 16:45
-
Cristiano Ronaldo Diminta Mengalah, Portugal Butuh Energi Baru
Piala Dunia 19 Juni 2026, 16:32
-
Dani Olmo Beri Peringatan untuk Marc Cucurella usai Gabung Real Madrid
Liga Spanyol 19 Juni 2026, 16:02
-
Iran Protes ke FIFA: Merasa Dianaktirikan di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 15:57
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 15:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28













