Inilah Rahasia Kebangkitan Skuad Garuda
Editor Bolanet | 17 November 2012 21:16
- Penampilan Timnas Indonesia di babak kedua kala menjamu Timnas Kamerun berbeda 180 derajat dibanding penampilan mereka di babak pertama. Apa rahasianya?
Menurut Pelatih Timnas Indonesia, Nil Maizar, di jeda antar babak, dia tak banyak memberi instruksi pada anak asuhnya. Di ruang ganti, Nil mengaku hanya memperjelas apa yang harus dilakukan Irfan Bachdim dan kawan-kawan di lapangan.
Saya juga hanya memperjelas pembagian tugas antara Tonnie Cusell dan Taufiq di lini tengah. Siapa yang berada di tengah dan siapa yang agak ke depan. Itu saja, ungkap mantan pelatih Semen Padang ini.
Selebihnya, saya percaya para pemain, sambungnya.
Lebih lanjut, Nil menilai bahwa Kamerun merupakan lawan yang berat bagi anak asuhnya. The Indomitable Lions, julukan Kamerun, memiliki pemain berpostur tinggi besar. Selain itu, mereka punya kecepatan yang mampu merepotkan Timnas Indonesia.
Karena itu, di awal tadi saya instruksikan pemain untuk main dari kaki ke kaki. Kalaupun harus buru-buru melepas bola, saya instruksikan mereka untuk mengoper ke Jhonny van Beukering. Dia mampu menjaga bola dengan baik, tandasnya. (den/dzi)
Menurut Pelatih Timnas Indonesia, Nil Maizar, di jeda antar babak, dia tak banyak memberi instruksi pada anak asuhnya. Di ruang ganti, Nil mengaku hanya memperjelas apa yang harus dilakukan Irfan Bachdim dan kawan-kawan di lapangan.
Saya juga hanya memperjelas pembagian tugas antara Tonnie Cusell dan Taufiq di lini tengah. Siapa yang berada di tengah dan siapa yang agak ke depan. Itu saja, ungkap mantan pelatih Semen Padang ini.
Selebihnya, saya percaya para pemain, sambungnya.
Lebih lanjut, Nil menilai bahwa Kamerun merupakan lawan yang berat bagi anak asuhnya. The Indomitable Lions, julukan Kamerun, memiliki pemain berpostur tinggi besar. Selain itu, mereka punya kecepatan yang mampu merepotkan Timnas Indonesia.
Karena itu, di awal tadi saya instruksikan pemain untuk main dari kaki ke kaki. Kalaupun harus buru-buru melepas bola, saya instruksikan mereka untuk mengoper ke Jhonny van Beukering. Dia mampu menjaga bola dengan baik, tandasnya. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Pape Thiaw dan Timnas Senegal Resmi Berpisah
Piala Dunia 13 Juli 2026, 11:34
-
Inggris vs Argentina, Bellingham vs Messi
Piala Dunia 13 Juli 2026, 11:16
-
Serangan Cepat Prancis vs Kendali Permainan Spanyol
Piala Dunia 13 Juli 2026, 11:08
-
Argentina: Pemain Bintang dan Momen Terbaik dalam Perjalanan ke Semifinal
Piala Dunia 13 Juli 2026, 09:29
-
Inggris: Pemain Bintang dan Momen Terbaik dalam Perjalanan ke Semifinal
Piala Dunia 13 Juli 2026, 09:26
-
Spanyol: Pemain Bintang dan Momen Terbaik dalam Perjalanan ke Semifinal
Piala Dunia 13 Juli 2026, 09:21
-
Prancis: Pemain Bintang dan Momen Terbaik dalam Perjalanan ke Semifinal
Piala Dunia 13 Juli 2026, 09:11
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Spanyol 15 Juli 2026
Piala Dunia 13 Juli 2026, 08:29
-
Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
Piala Dunia 13 Juli 2026, 00:53
-
Kilas Balik Semifinal Piala Dunia: Kisah-kisah Unik yang Sulit Dilupakan
Piala Dunia 12 Juli 2026, 23:32
-
Ini Adalah DNA Argentina
Piala Dunia 12 Juli 2026, 22:56
-
Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
Piala Dunia 12 Juli 2026, 21:55
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









