Jacksen Tiago: Gairah Sepakbola Indonesia Tiada Duanya!
Editor Bolanet | 21 November 2013 18:29
- Setelah menghabiskan dua dekade terakhir di Indonesia, tak bakal ada yang meragukan pengetahuan seorang Jacksen F Tiago akan sepakbola Indonesia. Baik sebagai pemain maupun pelatih, pria Brasil tersebut telah khatam luar dalam sepakbola Indonesia.
Namun siapa sangka, awal-awal kedatangan Jacksen ke Indonesia ternyata tak sesuai dengan apa yang ia bayangkan saat meninggalkan Brasil. Terutama dalam permainan tendang-menendang si kulit bundar.
Saya orang Brasil. Jadi saya menganggap Indonesia sebagai negara antah berantah ketika pertama saya datang, ujar pelatih berusia 45 tahun tersebut.
Tapi saya langsung dibuat terkejut dengan atmosfer lokal di sini. Saya dapat memberitahu anda bahwa orang Indonesia tidak ada duanya dalam hal gairah di sepakbola. Pada pendukung di sini mungkin lebih bersungguh-sungguh dan lebih mendukung daripada tempat lain di dunia, tandasnya.
Karir pemain Jacksen Tiago sendiri dimulai pada musim 1994-1995 saat membela Petrokimia Putra. Hanya semusim di Petrokimia, Jacksen mencoba peruntungan di PSM Makassar sebelum meraih kesuksesan bersama Persebaya Surabaya yang dia bela selama dua musim.
Setelah itu, Jacksen memperkuat tim Singapura, Geylang United. Hanya semusim di Singapura, Jakcsen kembali ke Surabaya sebelum mengakhiri karirnya di klub pertamanya, Petrokimia Putra pada 2001.
Sementara sebagai pelatih, Jacksen mengawali karir kepelatihan saat membesut Assyabab Surabaya pada 2002-2003. Setelah itu, beberapa tim yang sempat mendapat sentuhan tangan dingin Jacksen antara lain, Persebaya Surabaya, Persita Tangerang, Persiter Ternate, Mitra Kukar, Persitara Jakarta Utara dan Persipura Jayapura yang ia latih sejak 2008 hingga saat ini.
Sedangkan karirnya di level tim nasional ia mulai saat ditunjuk PSSI sebagai asisten pelatih pada Maret 2013. Kemudian pada April 2013, dirinya resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala timnas Indonesia hingga kontraknya habis usai laga melawan Irak beberapa waktu lalu.[initial]
(fifa/dzi)
Namun siapa sangka, awal-awal kedatangan Jacksen ke Indonesia ternyata tak sesuai dengan apa yang ia bayangkan saat meninggalkan Brasil. Terutama dalam permainan tendang-menendang si kulit bundar.
Saya orang Brasil. Jadi saya menganggap Indonesia sebagai negara antah berantah ketika pertama saya datang, ujar pelatih berusia 45 tahun tersebut.
Tapi saya langsung dibuat terkejut dengan atmosfer lokal di sini. Saya dapat memberitahu anda bahwa orang Indonesia tidak ada duanya dalam hal gairah di sepakbola. Pada pendukung di sini mungkin lebih bersungguh-sungguh dan lebih mendukung daripada tempat lain di dunia, tandasnya.
Karir pemain Jacksen Tiago sendiri dimulai pada musim 1994-1995 saat membela Petrokimia Putra. Hanya semusim di Petrokimia, Jacksen mencoba peruntungan di PSM Makassar sebelum meraih kesuksesan bersama Persebaya Surabaya yang dia bela selama dua musim.
Setelah itu, Jacksen memperkuat tim Singapura, Geylang United. Hanya semusim di Singapura, Jakcsen kembali ke Surabaya sebelum mengakhiri karirnya di klub pertamanya, Petrokimia Putra pada 2001.
Sementara sebagai pelatih, Jacksen mengawali karir kepelatihan saat membesut Assyabab Surabaya pada 2002-2003. Setelah itu, beberapa tim yang sempat mendapat sentuhan tangan dingin Jacksen antara lain, Persebaya Surabaya, Persita Tangerang, Persiter Ternate, Mitra Kukar, Persitara Jakarta Utara dan Persipura Jayapura yang ia latih sejak 2008 hingga saat ini.
Sedangkan karirnya di level tim nasional ia mulai saat ditunjuk PSSI sebagai asisten pelatih pada Maret 2013. Kemudian pada April 2013, dirinya resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala timnas Indonesia hingga kontraknya habis usai laga melawan Irak beberapa waktu lalu.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48














