Jelang Duel Hidup-Mati Kontra Indonesia, Timnas China Waspadai 'Neraka' SUGBK
Ari Prayoga | 4 Juni 2025 12:13
Bola.net - Suasana panas dan penuh tekanan diperkirakan akan menyelimuti Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, saat Timnas Indonesia menjamu China dalam laga penting Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Laga yang dijadwalkan berlangsung Kamis (5/6/2025) malam WIB ini menjadi penentu nasib kedua tim di putaran ketiga.
Media lokal China, Tianjin Daily menyebut bahwa timnas mereka diprediksi akan menghadapi tekanan luar biasa dari sekitar 80.000 pendukung Indonesia yang siap mengubah GBK menjadi 'kandang iblis'.
Suasana tersebut diperkirakan akan memberi keunggulan psikologis besar bagi tuan rumah, sekaligus menjadi tantangan mental tersendiri bagi tim tamu.
Adaptasi Timnas China

Mengantisipasi atmosfer yang membara itu, skuad asuhan pelatih Branko Ivankovic tiba di Jakarta pada malam 2 Juni dan langsung menggelar sesi latihan adaptasi keesokan harinya.
Mereka memilih menginap di hotel yang terletak sangat dekat dengan GBK — jarak yang memungkinkan pemain melihat stadion langsung dari jendela kamar mereka. Langkah ini diambil untuk meminimalkan risiko keterlambatan akibat lalu lintas Jakarta yang terkenal padat, serta membantu para pemain lebih cepat menyatu dengan atmosfer pertandingan.
“Kondisi tim sangat baik. Kami datang dengan semangat juang tinggi dan tekad kuat untuk menang,” ujar Ivankovic dalam sesi wawancara singkat usai latihan.
Pertandingan ini menjadi laga hidup-mati bagi China. Kekalahan akan membuat mereka tersingkir lebih awal dari kompetisi. Oleh karena itu, seluruh sumber daya dikerahkan agar persiapan berlangsung sempurna, termasuk dengan mengirim tim khusus untuk menyurvei jalur transportasi dan fasilitas latihan di Jakarta.
Masalah di Timnas Indonesia

Namun tekanan tak hanya dirasakan oleh tim tamu. Timnas Indonesia pun harus tampil tanpa beberapa pemain andalannya. Kiper utama Maarten Paes dan gelandang kreatif Marcelino Ferdinan harus absen karena akumulasi kartu kuning.
Dengan kedua tim sama-sama berada dalam tekanan, pertandingan ini diprediksi akan berlangsung sengit. Atmosfer stadion, absennya pemain kunci, serta tekanan publik membuat laga Indonesia vs China bukan hanya soal strategi, tetapi juga ketangguhan mental.
Satu hal yang pasti, mata para pecinta sepak bola Asia akan tertuju pada Jakarta — tempat di mana satu tim akan menjaga harapan mereka tetap hidup, dan satu lagi harus pulang dengan kepala tertunduk.
Sumber: Tianjin Daily
Jangan Lewatkan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












